Share

Kedatangan Samuel

last update Dernière mise à jour: 2025-10-15 14:07:57

Rapat pemegang saham akhirnya selesai, diputuskan jika pria bernama Jordan akan mengambil alih posisi Dimas.

Samuel tak menerima keputusan itu, tetapi posisinya di perusahaan tak kuat karena hanya memiliki beberapa persen saham dan sebagian besar pemegang saham setuju untuk mengangkat Jordan sebagai direktur utama perusahaan Ardhana yang baru.

Saat semua orang mulai meninggalkan ruang rapat, Samuel berdiri dan menatap pada Jordan yang baru saja bangkit dari kursi.

“Aku tahu kalau Papa tidak pernah menjual surat saham miliknya, lebih baik kamu jujur, siapa yang sebenarnya menjual saham itu? Kamu beli saham itu dari mana?” tanya Samuel mencoba mengorek informasi dari Jordan.

Jordan hanya tersenyum tipis. Dia merapikan tepian jasnya, lalu menatap Samuel dan berkata, “Sebagai putra Pak Dimas, kamu pasti sangat berat mengetahui fakta ini. Tapi, memang beginilah faktanya, Pak Dimas memang menjual sahamnya padaku. Jika dia tak menjualnya, lalu bagaimana aku bisa memilikinya?”

Samuel diam sam
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé
Commentaires (12)
goodnovel comment avatar
Ernhyy Ahza❤️‍🩹
pasti makin syok kmu sam, semua fakta soal Fiona perlahan terkuak
goodnovel comment avatar
wardah
Samuel aja g tau dimna si biang kerok ,, Samuel bingung ditanya tentang fiona
goodnovel comment avatar
Wida
kesempatan bgi Samuel mengungkap kejahatan fio,, trus keluarga ardhana dan Radjasa bersatu menangkap fio
VOIR TOUS LES COMMENTAIRES

Latest chapter

  • Menjadi Istri Kesayangan Presdir Tampan   Tanda Terima Kasih

    Kakak, terima kasih sudah mengikuti kisah Arlo dan Ayudhia. Dan ... setiap awal pasti ada akhir. Seperti kisah mereka yang harus sampai di sini. Tapi ... kalian jangan cemas, meski kisah mereka berhenti di sini, tapi aku sudah nyiapin cerita baru, cerita El dengan kisah uniknya sendiri. Dan, tentunya akan ada si kecil Leya yang nanti akan ikut menghibur kalian semua. Kapan tayang? Tunggu notifikasi buku baru dariku, ya. Terima kasih banyak, salam hangat dari aku. (⁠ʘ⁠ᴗ⁠ʘ⁠✿⁠)

  • Menjadi Istri Kesayangan Presdir Tampan   Akhir

    Setelah dua hari dirawat di rumah sakit, dan kondisi Leya yang bagus. Ayudhia akhirnya sudah pulang. Di rumah Arlo. Semua keluarga berkumpul bersama, membagi kebahagiaan satu sama lain. “Dia sudah selesai menyusu?” tanya Andreas ketika melihat Ayudhia merapikan pakaiannya. Tatapan Ayudhia tertuju pada Andreas, dia mengangguk pelan ketika berkata, “Sudah, Pa.” Andreas segera menghampiri, dengan gerakan lincah dia mengambil Leya dari gendongan Ayudhia. “Lihat cucuku yang cantik, pipimu sudah lebih berisi dari sebelumnya, hm ….” Andreas mengambil tisu basah, dengan pelan membersihkan sisa susu yang menempel di bibir cucunya ini. “Kalau besar nanti, dia pasti akan sangat cantik dan menggemaskan,” balas William, menatap ke arah Ayudhia dan Arlo, William kembali berucap, “Apa aku bisa tinggal di sini lebih lama? Jika masa visaku habis, aku ingin terus memperpanjangnya agar bisa melihat pertumbuhan Leya?” Ayudhia terkesiap. Dia tidak menyangka William sampai akan melakukan itu d

  • Menjadi Istri Kesayangan Presdir Tampan   Kebahagiaan Untuk Semua

    Di rumah Arlo.William baru saja membaca pesan yang Alina kirimkan. Pria tua ini sangat senang mengetahui Ayudhia mau melahirkan.“Kenapa Andreas malah belum datang, padahal cucunya baru saja lahir.”William mencoba menghubungi Andreas untuk memberitahukan kabar bahagia ini, sayangnya Andreas tidak bisa dihubungi, sampai membuat William kesal.“Dasar, sudahlah. Biarkan saja dia terlambat tahu kalau Ayudhia sudah melahirkan.”William begitu bersemangat. Dia melangkah cepat mencari sopir yang diperintah Arlo untuk mengantar ke mana pun William ingin pergi.“Anda mau ke mana, Tuan?” tanya sopir.“Ke rumah sakit, cucuku akhirnya melahirkan,” jawab William dengan suara penuh semangat.Sopir sangat senang mendengar kabar bahagia itu. Dia membuka pintu mobil untuk William.William siap masuk ke mobil, tetapi tatapannya lebih dulu tertuju ke mobil yang baru memasuki gerbang.Mobil itu milik Andreas.“Aku pergi dengan mereka saja.” William berubah haluan. Dia melangkah untuk menghadang mobil A

  • Menjadi Istri Kesayangan Presdir Tampan   Melahirkan Lancar

    Bola mata Arlo membulat lebar mendengar apa yang Ayudhia katakan. Saat pintu lift terbuka di lobby, Arlo segera menggendong istrinya. Dia melangkah cepat menuju mobil yang sudah menunggu di depan. “Ke rumah sakit, cepat!” perintah Arlo pada sopir yang baru saja membukakan pintu untuknya. Begitu Arlo masuk ke dalam mobil bersama Ayudhia, sopir langsung memacu mobil meninggalkan Atelier, menuju rumah sakit yang untungnya tidak jauh dari perusahaan. Arlo merasakan cengkraman tangan Ayudhia begitu kuat di lengannya. Ditatapnya wajah Ayudhia yang meringis menahan sakit. “Bertahan, kita hampir sampai di rumah sakit,” lirih Arlo dengan suara tertahan. Tidak tega melihat Ayudhia kesakitan seperti ini. Ayudhia meringis dengan mata terpejam saat merasakan kontraksi yang terus menerus terjadi. Bahkan dia berulang kali mengambil napas dan mengembuskan perlahan seperti yang diajarkan saat di kelas senam ibu hamil. Wajah Arlo ikut memucat. Dia benar-benar panik karena cairan bening t

  • Menjadi Istri Kesayangan Presdir Tampan   Kontraksi, Lagi?

    “Ayu, ada apa?” tanya Maya langsung meletakkan cangkir di meja, dia melangkah memutari meja untuk mencapai di sisi Ayudhia.Memegangi lengan Ayudhia, Maya menatap panik karena Ayudhia tidak menjawab.Sedangkan Ayudhia, dia kembali duduk sambil mencoba mengatur napasnya.Dengan wajah panik, Maya mencoba memastikan. “Ayu, kamu belum mau melahirkan, ‘kan? Usia kandunganmu baru tujuh bulan, ‘kan?” “Ada apa, May?” Maya masih menatap panik saat melihat Della datang bertanya.“Ayudhia tiba-tiba merintih sambil pegang perut,” jawab Maya.Della membulatkan bola mata lebar. “Ayu, kamu baik-baik saja? Apa mau ke rumah sakit buat periksa?” tanya Della.Maya mengangguk-angguk mengiyakan.Ayudhia masih tak membalas. Dia mencoba mengatur napasnya, saat merasakan mulas di perutnya perlahan menghilang, barulah Ayudhia menatap ke Maya dan Della.“Sepertinya hanya kontraksi palsu,” jawab Ayudhia masih dengan wajah lesu.“Kamu yakin? Bukan benar-benar mau melahirkan?” tanya Maya memastikan.Ayudhia men

  • Menjadi Istri Kesayangan Presdir Tampan   Tetap Bekerja

    Ayudhia duduk di ruang keluarga sambil meluruskan kedua kakinya. Mereka sudah pulang ke rumah sejak beberapa hari lalu, setelah mengurus masalah panti hingga selesai.Ayahnya akan menjadi donatur tetap panti bahkan merencanakan pembangunan panti yang lebih layak dan besar untuk anak-anak.“Kenapa? Kakimu pegal?”Suara Arlo membuat Ayudhia menoleh, bibirnya terulas senyum tipis menatap kedatangan suaminya.“Agak pegal, tapi tidak apa-apa, kok,” balas Ayudia.Duduk di dekat kaki Ayudhia. Arlo sedikit mengangkat kedua kaki Ayudhia sebelum diletakkan ke atas pangkuannya.“Ar, mau apa?” tanya Ayudhia terkejut dengan yang dilakukan suaminya.“Memijat kakimu,” balas Arlo.Ayudhia sangat terkejut, dia ingin mencegah tetapi suaminya sudah memijat kakinya lebih dulu.Menatap suaminya yang menekan-nekan kakinya dengan lembut, Ayudhia mengembuskan napas pelan dengan senyum bahagia karena Arlo selalu memberikan yang terbaik untuknya. “Aku baik-baik saja, Ar.”“Kamu bilang baik, tapi kedua kakimu a

Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status