Share

17.

Author: Al_Fazza
last update publish date: 2026-03-18 21:45:21

Suasana di meja makan hotel bintang lima itu semakin menekan, layaknya udara sebelum badai petir pecah. Irma tertegun mendengar ucapan Erina yang begitu lugas dan protektif. Namun, sebelum Irma sempat membalas, sebuah cahaya biru transparan yang hanya bisa dilihat oleh mata Fang Zhe mendadak berkedip di sudut penglihatannya.

*

[TING! SISTEM AKTIF]

ANALISIS TARGET: DOKTER IRMA

STATUS EMOSI: KEKAGUMAN MENDALAM / TERTARIK

TINGKAT KESUKAAN: 65% (KATEGORI: MENYUKAI)

CATATAN SISTEM: TARGET MERASA TER
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   55.

    Butiran keringat dingin mulai membasahi pelipis Fang Zhe saat ia mengendalikan fluktuasi energi di ujung jemarinya. Di mata orang awam, ia hanya menggerakkan tangan di udara, namun di mata batin mereka yang memiliki insting tajam seperti Bimo, udara di sekitar Fang Zhe memang bergetar hebat.Satu per satu, jarum-jarum transparan berwarna perak kebiruan terbentuk. Jarum itu tidak terbuat dari logam, melainkan kompresi Qi murni yang diringkas hingga mencapai kepadatan materi fisik."Jarum ini terbentuk dari energi Qi..." ucap Fang Zhe tenang, suaranya bergema dengan wibawa yang tak tergoyahkan."Ia tidak akan melukai kulit secara fisik, melainkan langsung menembus ke inti meridian untuk menghancurkan sumbatan racun logam berat."Wush!Dengan gerakan yang hampir tidak tertangkap mata, Fang Zhe melepaskan tujuh jarum Qi tersebut. Jarum-jarum itu melesat dan tertancap tepat di tujuh titik vital wanita tua itu titik yang dikenal dalam kitab alkemis purba sebagai Tujuh Gerbang Kehidupan.Tub

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   54.

    Kini tuan Muda Zhao menatap jari Fang Zhe yang menunjuk ke lantai dengan mata yang memerah karena kebencian yang mendalam. Nafasnya menderu, setiap tarikan oksigen terasa seperti api di paru-parunya. Permintaan Fang Zhe bukan sekadar negosiasi itu adalah eksekusi terhadap martabat keluarga Zhao."Membawa kembali bibimu?" Tuan Muda Zhao meludah ke samping, tawanya terdengar parau dan gila."Kau pikir kau siapa, Fang Zhe?! Seorang pelayan tetaplah pelayan! Kau ingin aku berlutut dan membawa gadis sialan itu?"Ia menyentakkan tangannya dari cengkeraman Bimo dengan sisa kekuatannya. Bimo melirik Fang Zhe, menunggu perintah untuk mematahkan lengan pemuda itu, namun Fang Zhe hanya memberikan gelengan kecil yang samar."Kurang dari sehari, jantung kakekmu akan berhenti berdenyut secara permanen," ucap Fang Zhe datar sembari kembali duduk di kursi kayunya."Pilihan ada di tanganmu. Berlutut dan bawa bibiku, atau bersiaplah memesan peti mati terbaik dari Swiss."Tuan Muda Zhao mengepalkan tinj

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   53. Sumpah Tuan Muda Zhao.

    Wajah Tuan Muda Zhao memerah padam, urat-urat di lehernya menonjol saat ia berusaha menahan amarah yang meledak-ledak. Kata-kata Fang Zhe barusan adalah tamparan keras tepat di depan wajahnya, apalagi kini ratusan pasang mata pengunjung toko yang biasanya menunduk ketakutan padanya, kini malah mulai berbisik-bisik dan beberapa bahkan berani menyeringai sinis melihat kehancurannya."Fang Zhe! Jangan berlagak sok suci!" raung Tuan Muda Zhao, langkahnya maju satu tindak namun segera tertahan oleh tatapan dingin Bimo yang tak tergoyahkan."Kakekku... kondisinya memburuk bukan karena pil sampahmu, tapi karena kau memberikan energi jahat yang merusak sistem tubuhnya! Dokter Swiss kami bilang ada anomali energi yang tidak masuk akal! Kau harus bertanggung jawab, atau aku bersumpah akan meratakan toko kumuh ini menjadi debu dalam satu malam!"Fang Zhe sama sekali tidak tergerak. Ia justru berjalan santai menuju sebuah kursi kayu tua di belakang meja kasir, duduk dengan menyilangkan kaki, seol

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   52.. Pilar Kesehatan Naga!

    Malam semakin larut, namun cahaya di dalam toko "Alkemis Dewa" justru semakin terang. Setelah Paman Lu naik ke lantai atas untuk beristirahat dan mulai merasakan getaran Qi dari buku teknik yang diberikan, Fang Zhe kembali berdiri di depan tungku Awan mendungnya.Ia tidak ingin membuang waktu. Stok pil untuk esok hari harus tersedia, terutama setelah keajaiban di aula Grand Assembly, pasti akan memicu gelombang pembeli yang haus akan kesehatan dan umur panjang.DIIIING![SISTEM: MEMULAI PROSES PEMURNIAN MASSAL][BAHAN: GINSENG LIAR, JAMUR LINGZHI, AKAR TAPAK DEWA (KUALITAS TINGGI)][KONSUMSI QI: 150 POIN]Fang Zhe menggerakkan tangannya secara melingkar di atas tungku. Api transparan yang dihasilkan dari Qi-nya menjilat bahan-bahan herbal pilihan Paman Lu. Dalam hitungan menit, aroma harum yang menenangkan mulai memenuhi setiap sudut ruangan.Sring! Sring! Sring!Puluhan butir pil berwarna hijau zamrud dan kuning keemasan meluncur keluar dari tungku, mendarat dengan rapi di dalam boto

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   51. Paman Lu menjadi rekan Alkemist

    Setelah Liana dan Dokter Irma meninggalkan toko dengan perasaan yang berkecamuk, suasana di dalam toko "Alkemist Dewa" menjadi lebih tenang. Tuan Bramasta juga pamit setelah melihat putrinya tak sabar untuk pulang, menyisakan Fang Zhe sendirian di tengah tumpukan cek bernilai jutaan dolar.Namun tak lama setelah kepergian mereka, Fang Zhe mengerutkan kening. Ia membuka layar Sistem yang masih melayang di udara.*[MISI AKTIF: Membangun Perusahaan Baru][STATUS: BELUM SELESAI]*"Aneh," gumam Fang Zhe. "Aku sudah memiliki toko, aku punya likuiditas yang gila, dan satu karyawan. Kenapa misinya belum dianggap selesai?"Belum sempat ia merenungkan jawaban Sistem, suara derit pintu kayu tua yang berat terdengar. Seorang pria paruh baya dengan pakaian kain rami yang bersih namun penuh tambalan masuk dengan terengah-engah. Di punggungnya, ia menggendong keranjang bambu raksasa yang penuh dengan tanaman herbal segar yang aromanya memenuhi ruangan."Guru Besar! Saya datang!" seru Paman Lu. N

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   50.

    Suara hiruk-pikuk tawar-menawar di dalam toko "Alkemist Dewa" akhirnya mereda setelah butir terakhir dari Pil Sembilan Langit berpindah tangan ke seorang taipan real estate yang rela merogoh kocek sebesar $1.500.000 hanya untuk satu butir terakhir. Liana juga mulai terduduk lemas di kursi kayu tua, tangannya gemetar memegang tablet yang menampilkan deretan angka nol yang seolah tak masuk akal. Di sampingnya, Dokter Irma sibuk merapikan tumpukan cek yang berserakan di atas meja seperti tumpukan kertas brosur tak berharga."Fang Zhe... ini gila," bisik Liana dengan suara serak. "Hanya dalam lima jam, total pemasukan bersih kita menembus angka $25.000.000. Toko obat kecil ini... sekarang memiliki likuiditas lebih besar dari beberapa bank cabang di kota Shange!"Dokter Irma mengangguk, menyeka keringat di dahinya namun matanya tetap tertuju pada Fang Zhe dengan binar pemujaan. "Bukan hanya uang, Liana. Pengaruh sosial yang didapat Fang Zhe malam ini tidak ternilai. Lihatlah daftar tun

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status