Share

Gue sumpahin, lo!

#Sepupu _dari_Kampung

Bab 9

5000

Malam itu, di keluarga Hendri Susilo sedang makan malam. Hendri, istrinya Anya dan putra tunggalnya Zian.

"Gimana tadi kamu meninjau proyek dengan Pak Anwar, Zi?" Hendri bertanya pada Zian yang sedari tadi diam. Biasanya anak itu cerewet menggoda Mamanya. Semenjak akan dinikahkan, Zian jadi rada pendiam. Mungkin dia tak suka.

"Bagus."jawab Zian singkat.

"Bagus gimana, ngerti nggak, kamu?" Kembali Hendri bertanya.

"Proyeknya lancar, nggak ada kendala. Kualitas bangunan juga bagus," tangan Zian mengambil paha ayam goreng lalu menggigitnya. Anya melirik.

"Mengerti kan kamu?"

"Kecik lah, Zian ini Sarjana Tehnik Sipil, Pah. Harusnya langsung jadi Direktur." Zian tertawa. Hendri tersenyum kecil. Biar pun bengal, Zian ini berhasil meraih gelar sarjananya. Hanya saja, sampai saat ini belum pernah mengamalkan ilmunya.

"Sudah, Pah, kita lihat hasilnya saja nanti." Anya berdiri, dan berjalan ke dapur.

"Kalau kamu sudah menikah nanti, Papa akan kasih kamu proyek.
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status