Se connecter"Ipar adalah maut." Harusnya Hana sadar dengan pepatah itu. Namun, karena rasa sayangnya kepada Kalila, sang Adik kandung. Akhirnya Hana malah menggali kuburan sendiri, mengundang musuh dalam selimut di mahligai rumah tangganya bersama Aji. Pernikahan yang berjalan harmonis bertahun-tahun, akhirnya harus hancur karena pengkhianatan Aji dengan Kalila. Hana yang dinyatakan sakit karena TBC membuat perubahan dalam rumah tangga dirinya dan Aji. Siapa sangka, semua yang terjadi padanya karena ulah Kalila. “Aku bisa mengambil Mas Aji, dan kehidupan Kakak yang sempurna." Kalila adalah musuh dalam selimut untuk Hana. Seorang penjahat yang sesungguhnya.
Voir plusSementara Aji masih disekap di gudang, Hana memilih untuk pergi ke kampus Kalila tanpa memberitahu adiknya. Dia sekarang sudah mulai bisa membaca apa saja yang dipikirkan oleh wanita itu. Cara yang tepat adalah langsung mengambil bukti yang disebutkan oleh Kalila di loker kampusnya. Hana bisa saja datang dengan berbagai alasan, salah satunya mengambil barang adiknya yang sudah di-DO dari kampus. Hal itu sangat mudah dilakukan karena dia adalah wali dari Kalila. Sementara ini, dia harus benar-benar hati-hati terhadap adiknya. Meskipun Aji sudah tertangkap basah dan mungkin untuk sementara waktu tidak bisa melawan, Hana tidak boleh lengah terhadap orang-orang yang dikira lemah. Sepeninggal Hana, Kalila berusaha untuk keluar dari kamar. Sayangnya, pintunya terkunci dari luar. Kalau dia keluar dari jendela pun percuma; jendelanya dihalangi oleh teralis. Jadi, yang bisa dia lakukan hanyalah menunggu sampai Hana datang. Dia akan berusaha untuk kabur dari tempat ini setelah berhasil menga
Hana melangkahkan kaki menjauh dari gudang itu, tapi Bi Asih langsung menghentikannya. "Nyonya ... apa Nyonya yakin ingin melakukan semua ini?" tanya wanita paruh baya itu berusaha bertanya baik-baik. Dia tahu penderitaan Hana sangat dalam, bertahun-tahun ditipu oleh adik dan suaminya sendiri. Tetapi masalahnya, jika balas dendam dilakukan seperti ini, apakah semuanya akan impas? Lalu, bagaimana kalau perlakuan Hana terendus oleh polisi? Masa depan Hana akan lebih hancur dari sebelumnya jika melakukan semua ini tanpa pertimbangan yang matang.Hana terdiam. Tubuhnya masih membelakangi dua orang tersebut. Dia tersenyum kecil. Sebenarnya hatinya merasa berat melakukan ini semua—bukan karena dia masih cinta kepada Aji, tapi dia takut kalau semua kejahatannya akan berbalik menjadi karma untuk anaknya sendiri. Hanya saja, jika dia tidak berbuat seperti ini, bukan hanya Kalila yang akan kehilangan nyawa, tetapi dia dan anaknya pun akan terancam. Bukankah lebih baik mencegah daripada mengo
Aji benar-benar syok. Dia sama sekali tidak menyangka kalau istrinya bisa berbuat seperti ini, apalagi reaksi Hana yang di luar dugaan. Selama bertahun-tahun menikah, ini kali pertama dia melihat wajah Hana yang sama sekali berbeda dari biasanya. Pria itu berusaha memberontak, meminta agar dilepaskan. Suara-suara rintihan keluar dari mulutnya, memberikan sinyal kalau dirinya ingin berbicara."Kenapa, Mas? Kamu ingin menjelaskan sesuatu? Atau kamu ingin bertanya kenapa aku seperti ini?" tanya Hana dingin. "Sayangnya, aku tidak akan membuka sumpalan di mulutmu. Kamu cukup dengarkan saja semua yang ingin aku katakan.""Pertama, aku tahu kamu sudah memasukkan obat yang salah kepadaku sampai sakitku berlarut-larut. Tapi untunglah, Allah Maha Pengasih dan Penyayang. Dia menolongku dengan membuka semua kebohonganmu, Mas. Aku bisa sembuh, dan aku bisa membalaskan semua dendamku padamu!"Tubuh Aji seketika menegang, rasa dingin mulai menjalar di sekujur tubuhnya. Dia benar-benar tidak menyangk
Setelah itu, Hana pun benar-benar menutup pintu. Bahkan, sang wanita menguncinya dari luar. Kalila hanya bisa terduduk dengan tangisan tanpa suara. Hidupnya sudah benar-benar hancur kali ini. Dia tidak punya pilihan lain. Meskipun dia memberikan kesaksian, tetap saja pada akhirnya akan dipenjara juga.Wanita itu hanya bisa terdiam dan menunggu kapan dirinya bisa mengambil bukti yang ada di kampus. Kalila tahu saat ini Aji masih ada di rumah, jadi tidak mungkin kalau dia tiba-tiba saja keluar. Siapa tahu mereka bertemu, yang ada semua rencana akan gagal total.Setelah mengamankan Kalila, Hana kembali ke gudang. Dia melihat Bi Asih dan Rendy masih berjaga di sana."Bagaimana? Dia sudah sadar?" tanya Hana yang langsung dijawab dengan gelengan kepala."Belum, Non. Tapi, Non, apakah saya harus tetap di sini?" tanya Bi Asih. Hana melihat kekhawatiran di wajah Bi Asih, sepertinya dia takut kalau dirinya juga terlibat dalam masalah ini."Bi, tidak boleh ada yang terlibat, termasuk Rendy. Kali
Hana tidak memedulikan tangisan adiknya. Hatinya sudah kebal dengan semua drama yang dilakukan oleh sang adik. Lagipula, Hana menyangsikan ketulusan hati Kalila, apalagi dengan tangisan itu yang mungkin saja hanya kepalsuan.Bagi Hana, sekarang dia tidak mau lagi memedulikan orang yang tak penting,
Hana akhirnya membalikkan badan sembari melipat tangan di depan dada. Tatapannya datar, tidak ada ketakutan, kesedihan, ataupun kekecewaan. Sudah terlalu banyak hal yang membuat Hana merasa sakit, bahkan mungkin saat ini perasaannya hambar kepada adiknya sendiri.Kasih sayangnya kini hanya tersisa
Hana terdiam. Dia menatap lurus ke depan. Sudah diduga kalau adiknya itu pasti akan cuci tangan dengan cara menyerahkan bukti-bukti kejahatan Aji, agar dirinya bersih dari tuduhan apa pun.Mungkin kalau saja kasus ini tidak melibatkan perselingkuhan, tentu Hana akan memihak kepada Kalila. Tetapi, r
Setelah Aji diikat dengan kuat dan rapi di gudang, Rendy dan Bi Asih pun membantu Hana untuk mencari bukti-bukti yang sekiranya bisa dijadikan alat untuk menghancurkan Aji, terutama perselingkuhan suaminya dan adiknya. Namun sebelum itu, Hana pun menemui Kalila yang sedari tadi ada di kamar. Seja






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
commentaires