Compartilhar

Menikah Denganku!

Autor: icher
last update Data de publicação: 2023-12-15 11:53:20

“No! Jangan lakukan itu di sini! Aku tidak mau membuat yang lain menjadi iri,” tolak Vero dan langsung mendorong pelan dada bidang Rayhan darinya.

Rayhan tersenyum simpul saat mendengar yang baru saja dikatakan oleh Vero padanya. Dia mengerti bahwa Vero adalah wanita yang pemalu pada dasarnya. Wanita itu tidak akan suka mengumbar kemesraan di depan semua orang.

“Surprise!” teriak semua orang yang tadi ada di luar dan kini masuk ke dalam ruangan itu.

“Ya Tuhan! Apa yang kalian lakukan?” tanya Ve
Continue a ler este livro gratuitamente
Escaneie o código para baixar o App
Capítulo bloqueado
Comentários (3)
goodnovel comment avatar
May_maya🌸
iya... langsung nikah deh.. cepat!! jgn sampe Ramon kumat gilaknya trus kalian ga jdi nikah
goodnovel comment avatar
kwonnyonya
yaaa langsung menikah aja sebelum si Ramon sadar......
goodnovel comment avatar
N.A.W
senangnyaaa... lanjut donk thorr.. ......
VER TODOS OS COMENTÁRIOS

Último capítulo

  • Skandal Panas Sang CEO   S2 - Kepergian Vero

    William dan Petrus berlari sekencang yang mereka bisa agar bisa secepatnya sampai di kamar Vero. Detak jantung mereka tidak perlu dipertanyakan lagi saat ini. Entah apa yang ada dalam pikiran William dan Petrus ketika mereka sampai di depan pintu kamar Vero. Melihat Alesha meraung sambil memeluk tubuh Vero yang sepertinya sudah tidak sadarkan diri.“Apa yang terjadi, Sayang?” tanya Petrus dengan nada khawatir pada Alesha dengan nada panik.“Sayang, cepat bawa Vero ke rumah sakit. Dia tidak bernapas lagi, Sayang. Aku sangat takut. Apa yang terjadi pada sahabatku?”Alesha tidak menjawab, justru membalas dengan pertanyaan beruntun yang semakin membuat kedua pria itu dalam ketakutan. William dengan tidak sabar langsung memeriksa keadaan ibunya dan beberapa detik kemudian tubuhnya terhempas ke lantai dengan tak berdaya.“Ada apa? Apa yang terjadi sebenarnya? Cepat bawa Vero ke rumah sakit. Kenapa kalian diam saja di sini? Rayhan juga tidak bergerak dari tadi, aku sudah memintanya untuk per

  • Skandal Panas Sang CEO   S2 - Teriakan Alesha

    “Tidak perlu melakukan apa-apa. Cukup tetap di sini dan jangan pernah pergi lagi dari hidupku,” jawab Vero dengan suara yang nyaris tak terdengar.“Aku tidak akan pergi ke mana-mana lagi, Sayang. Aku akan tetap di sini bersamamu dan anak kita – William. Bersama Petrus dan Alesha, orang-orang yang selama ini setia menjaga kalian berdua selama aku tidak ada di sini.”“Benarkah? Kau tidak akan pernah pergi lagi? Apa kau bisa berjanji?”“Tentu saja aku berjanji padamu, Sayang. Aku tidak akan pernah lagi meninggalkanmu kecuali saat aku dipanggil Tuhan. Saat aku tiada pun, aku akan tetap di sisimu meski kau tidak bisa melihatku lagi,” ungkap Rayhan dengan penuh keharuan pada Vero.Alesha dan Petrus yang mendengarkannya merasa sangat terharu dan sedih. Apalagi, bagi Petrus itu adalah kali pertama dia mendengar Rayhan bicara sangat puitis dan menyentuh hati. Selama ini, Rayhan yang Petrus dan semua orang kenal adalah pria kejam tanpa rasa belas kasihan. Namun, kehadiran Vero dalam hidup Rayha

  • Skandal Panas Sang CEO   S2 - Aku Tuan Mudamu!

    Tanpa diduga tubuh Vero merosot dan dengan cepat kedua tangan Rayhan menyambutnya. Vero tak sadarkan diri dan segera digendong kembali ke kamar oleh suami yang tampak begitu sangat mengkhawatirkannya. Tidak lupa juga sepasang suami istri yang selama ini sudah menjaga dan merawat Vero selama Rayhan tidak berada di rumah mewah ini.“Apa yang terjadi pada Vero?” tanya Alisha tentu saja dengan panik.“Sepertinya, Vero masih belum bisa menerima semua yang terjadi hari ini dengan baik. Jadi, pikiran dan perasaannya terlalu banyak bekerja dan membuat daya tahan tubuhnya kembali melemah,” terang Rayhan seolah tahu segalanya tentang Vero.“Bagaimana kau bisa tahu semua itu, Ray?”“Aku mengikuti semua perkembangan Vero meski aku tidak berada di sisinya selama ini, Al. Aku merasa ingin sekali terbang ke sini setiap waktu. Tapi, aku tidak bisa melakukan itu.”“Kenapa? Apa yang sebenarnya terjadi?”“Kau tidak akan pernah bisa memahami semua yang terjadi di masa lalu, Al. Aku bersyukur karena kalia

  • Skandal Panas Sang CEO   S2 - Penjelasan Rayhan

    Saat Alesha dan Petrus masuk ke ruang tengah rumah mewah itu, mereka melihat pemandangan yang sudah lama tidak terlihat di sana. Rayhan dan Vero bermesraan sambil menuruni anak tangga. Bersenda gurau layaknya pengantin baru yang masih hangat dalam memadu cinta.“sayang, apa kau lihat itu?” tanya Alesha pada Petrus dengan suara berbisik ke Alesha.“Tentu saja, Sayang. Penglihatanku masih sangat bagus untuk wanita seusia diriku.” Alesha menjawab dengan suara yang tak kalah halusnya lagi.“Kalau begitu, apa menurutmu kita akan tetap ke sana?”“Menurutku itu bukanlah pertanyaan yang harus dijawab, Sayang.”“Kalau begitu, mari kita kembali lagi ke rumah.”“Baiklah, Sayang.”Pasangan yang harmonis dan tampak awet muda itu pun berniat untuk berbalik kembali ke rumah mereka. Sejatinya, mereka tidak ingin mengganggu pasangan yang sedang di mabuk cinta untuk kedua kalinya itu. Meski usia mereka sudah tidak lagi muda, tapi semangat cinta jelas tampak masih sangat membara.Tanpa keduanya sangka,

  • Skandal Panas Sang CEO   S2 - Berkumpul Kembali

    Rayhan dan Vero menghabiskan waktu sekitar satu jam di dalam kamar untuk melepaskan kerinduan belasan tahun yang mereka tahan dan pendam. Tentu saja tidak satu pun dari orang yang ada di rumah itu berani mengganggu keduanya. Mereka tentu mengerti apa yang terjadi di dalam kamar pengantin baru itu.Di pavilliun tempat Alesha dan Petrus selama ini tinggal dan mengawasi William juga Vero selama Rayhan tidak ada bersama mereka.“Sayang, apa yang terjadi sebenarnya? Ke mana selama ini Rayhan pergi? Apa kau sungguh-sungguh tidak tahu ke mana dia pergi dan menghilang?” tanya Alesha dengan tatapan serius pada suaminya.“Aku benar-benar tidak tahu, Sayang. Apa kau tidak percaya padaku?”Rayhan justru balik bertanya setelah menjawab pertanyaan Alesha. Dia tidak menyangka jika itu adalah pertanyaan yang akan pertama dipertanyakan oleh Alesha saat mereka sampai di rumah.Meskipun begitu, tetap saja Petrus tidak bisa menyalahkan istrinya. Dia justru merasa bangga kepada Alesha. Setelah sekian lama

  • Skandal Panas Sang CEO   S2 - Aku Tidak Mudah Lupa

    “Apa yang kau lakukan di sini, Sayang?”Pria yang sedang mengamati Rayhan dan Vero dari kejauhan itu pun terkejut mendengar suara wanita di dekatnya. Satu tangan juga terasa menyentuh pundaknya dengan sangat lembut. Pria itu tak lain adalah orang kepercayaan Rayhan yang tidak ingin lagi terjadi apa-apa pada majikannya yang baru saja kembali setelah belasan tahun pergi.“Sayang! Kau mengejutkanku,” kata Petrus pada istrinya – Alesha.“Kenapa kau harus terkejut? Memangnya, apa yang sedang kau lakukan di sini?” tanya Alesha dengan kening berkerut.“Aku sedang menjaga tuan muda dan istrinya, Sayang.”“Apa yang terjadi pada mereka? Di mana mereka sekarang?” tanya Alesha yang justru menjadi cemas.“Mereka ada di dalam mobil. Sepertinya, suasana sedang tidak bersahabat jika kita berada di sekitar mereka,” jawab Petrus yang sudah melihat dengan jelas semua hal yang terjadi di dalam aula tadi.“Aku mengerti, Sayang. Tentu saja kita tidak boleh mengganggu sepasang pengantin baru itu,” kata Ales

  • Skandal Panas Sang CEO   Apa Kau Mau Ikut Menonton?

    Pekikan Thomas semakin membuat Tommy menjadi sangat penasaran dengan hal itu. Tidak pernah sebelumnya Thomas terlihat begitu takut pada seseorang, apalagi itu hanyalah seorang rekan bisnisnya saja.“Silakan putar, karena aku ingin melihatnya.” Tommy berkata dengan suara yang dalam dan terdengar begit

  • Skandal Panas Sang CEO   Berbalas

    Melihat apa yang sekarang ada di depan layar itu, mata Ramon memanas dan spontan dia menggebrak meja. Di sana jelas diperlihatkan bagaimana dia sedang menghujamkan kejantanannya pada seorang wanita. Dia adalah wanita yang kini tidak lagi duduk di sampingnya.“Matikan itu sekarang juga!” titah Ramon d

  • Skandal Panas Sang CEO   Tontonan Panas?

    Mendengar ucapan Ramon itu, jujur saja hati Vania merasa sakit. Dia tidak suka dibandingkan dengan wanita lain, apalagi dengan Vero seperti yang baru saja dikatakan oleh Ramon padanya. Namun, mana mungkin Vania berani membantah atau melakukan protes pada Ramon.“Aku juga tidak berpikir bisa menyaingi

  • Skandal Panas Sang CEO   Tidak Bisa Disamakan

    Senyum dari sudut bibir pria itu tersungging dengan jelas di depan mata kepala Vania. Hal yang selama ini sudah biasa dilakoninya, kini terjadi lagi di depan mata. Akan tetapi, jelas Vania sadar di mana dia sekarang dan datang bersama siapa. Dia lebih tidak ingin lagi jika Ramon marah padanya karena

Mais capítulos
Explore e leia bons romances gratuitamente
Acesso gratuito a um vasto número de bons romances no app GoodNovel. Baixe os livros que você gosta e leia em qualquer lugar e a qualquer hora.
Leia livros gratuitamente no app
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status