Share

Menetap Di Mana

Author: Chani yoh
last update Petsa ng paglalathala: 2026-08-27 23:58:08

Hari semakin siang membuat Amy menunggu gelisah di cafe Lady Sheina.

Pengunjung datang dan pergi tapi Aubrey tak kunjung kembali.

Amy gelisah. Ini pertama kali ia ikut jalan-jalan, tapi malah ditinggal sendirian.

Ah, tidak benar-benar sendirian melainkan ada Lady Annora dan Lady Freya yang sibuk bergosip di sampingnya.

Dua lady ini sangat seru membicarakan tentang alasan di balik kepergian Zeline.

“Memang ada yang mengatakan bahwa mantan suaminya datang karena dibayar seseorang. Satu-satunya ya
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Skandal Sang Duchess Yang Diabaikan   Pernikahan Kita?

    Ia akhirnya hanya menghibur Aubrey dan berjanji akan menari jalan keluar yang melegakan untuk Aubrey.Aubrey hanya mengiyakan. Ia sudah kecewa dan tidak mau banyak mengharapkan pada Edgar lagi. baginya tubuhnya sudah kelelahan. Ia hanya ingin beristirahat.Setelah dari paviliun Aubrey, Edgar menggegas langkah kakinya lebar-lebar dan cepat menuju istana ayahnya.Di sana, ia bertemu dengan adiknya, Princess Charlotte.“Ada apa, Kak? Kenapa kau tampak marah?”“Aku memang marah!” lalu ia menatap adiknya dan berpikir keras. “Apa kau tidak tahu apa yang terjadi pada Duchess Aubrey selama aku ke Kerajaan Nixxos?”Princess Charlotte pun merasa bersalah. “Maafkan aku. Aku tahu tapi setelah terlambat.”Edgar terlihat kesal dan Charlotte pun melanjutkan,“Aku hanya bisa memberikan lencanaku pada pelayan Duchess Aubrey, agar penjaga Ratu membebaskan dia. Tapi penjaga Ratu malah mengambil lencanaku dan mereka tidak mengindahkannya.”“Dan kau diam saja?”“Aku tidak berani melawan Ratu.”Edgar kesal.

  • Skandal Sang Duchess Yang Diabaikan   Ratu Dalangnya

    Aubrey memandangi Princess Amber dengan sorot tajam tapi tidak mengambil tindakan apapun. Ia hanya memandanginya hampa.Seakan ancaman Princess Amber tidak ada artinya baginya.Edgar adalah miliknya. Seharusnya seperti itu.Kenapa sekarang ia diancam untuk tidak akan dibagi kebersamaan.Aubrey merasa Princess Amber telah kehilangan cara berpikirnya yang seharusnya.Melihat Aubrey diam Princess Amber semakin mengangkat dagunya untuk menekan Aubrey.Tapi Aubrey akhirnya hanya berkata pelan sebelum permisi masuk.“Aku rasa Princess terlalu rumit berpikir. Aku memang menjadi selir Pangeran Edgar tapi biar bagiamana pun pernikahan Anda dan Pangeran Edgar belum terlaksana.”“Besok kami menikah!”“Besok kan, Princess? Satu hari cukup lama. Apapun bisa terjadi dalam satu hari. jangankan satu hari, dalam 1 jam pun bisa terjadi hal-hal tak terduga. Jadi, lebih baik Princess istirahat agar tubuh Anda tampil segar dan cantik besok.”Princess Amber hendak berkata-kata lagi, tapi Aubrey langsung me

  • Skandal Sang Duchess Yang Diabaikan   Aku Tidak Akan Berbagi

    “Bu, Avery, kalian lebih baik pulang saja. Tidak ada gunanya kalian di sini. Penobatan sudah terjadi. Statusku tidak mungkin dikembalikan lagi,” ujar Aubrey yang merasakan kelelahan yang luar biasa.Ia sudah lelah hati karena masalah ini, sedangkan fisiknya pun teramat lelah karena membawa janin dalam kandungannya.Aubrey lelah dan ia hanya ingin beristirahat.Dibandingkan lelah yang ia rasakan, mendapatkan gelar selir tidaklah perlu ia pikirkan. Ia hanya ingin beristirahat.“Baiklah, Aubrey. Kami akan pulang dulu. Tapi kami akan datang lagi minggu depan. Jaga kesehatanmu, jaga kandunganmu.Tapi jika kau bertemu Pangeran Edgar, berjanjilah padaku bahwa kau akan meminta Pangeran bertanggung jawab pada pernikahan yang seharusnya terjadi di antara kalian!”“Tentu, Bu. Aku akan meminta tanggung jawabnya.”Avery dan Margareth pun akhirnya pulang ke kediaman Caldwell.Tak lama kemudian, Princess Amber tampak mendekati paviliun Aubrey.Ia melihat-lihat lalu mengetuk.Ketika dibukakan, pelaya

  • Skandal Sang Duchess Yang Diabaikan   Apa Yang Terjadi Sebenarnya?

    Ketika Aubrey telah siap, dia terlihat menawan. Meski begitu, Aubrey heran terhadap gaunnya.“Kenapa aku memakai gaun ini? Bukankah gaun pengantinku sudah siap?” tanya Aubrey ketika ia diberikan gaun berwarna merah gelap.Berbalutkan gaun merah gelap ini Aubrey tetap tampak menawan. Bahkan sangat menawan.Hanya saja, bukankah pernikahan harusnya mengenakan gaun berwarna putih?Lagipula, gaunnya telah siap dan telah ia coba dan hasilnya pas.Kenapa ia sekarang malah diberikan gaun ini?“Ini ... perintah Ratu, Duchess.” Salah satu pelayan menjawab.“Kenapa begitu?”“Errr ... kata Ratu, karena Anda sudah mengandung. Tidak bisa mengenakan gaun putih.”Aubrey terparangah. Amy yang menjawab mereka. “Baru dengar ada hal seperti itu!”Pelayan memelototi Amy tapi lalu hanya berkata, “Sudah seharusnya seperti itu karena gaun putih itu suci.”Amy mendelik mereka sebagai jawabannya.Aubrey akhirnya diam dan memilih bersiap.Setelahnya, ia dibawa ke ruang upacara.Ada banyak orang di sana. Cukup b

  • Skandal Sang Duchess Yang Diabaikan   Yang Terpenting ...

    Aubrey mulai pulih. Dia mendapatkan pelayanan yang bagus selama dua hari ini.Meski begitu berat tubuhnya tidak kembali seperti dulu.Aubrey tidak berselera makan seperti dulu lagi.Ia makan sedikit hanya sekadar mengisi perut. Tak ada selera makan karena hatinya kini merasakan kerinduan yang sangat besar terhadap Edgar.Sore itu sehabis berjalan-jalan di taman bersama Amy, Aubrey mendengar bisik-bisik para pelayan.“Aku dengar Pangeran Edgar akan kembali besok. Huffft ternyata dia kembali juga. Aku sempat berpikir persiapan pernikahan Pangeran yang kita dengan susah payah kerjakan akan berakhir sia-sia.”“Aku juga berpikir seperti itu. Siapa mengira Pangeran kembali di detik-detik terakhir.”“Tapi kira-kira apa yang membuat Pangeran kembali sangat lama, ya?”“Aku juga tidak tahu. Semoga saja tidak terjadi apapun yang buruk pada Pangeran sepanjang perjalanannya ini.”“Aku juga berharap seperti itu.”Aubrey mendengarkan secara diam-diam. Tapi saat ia melewati para pelayan itu, ia biasa

  • Skandal Sang Duchess Yang Diabaikan   Selamat Kembali!

    “Bagaimana keadaannya?”Ratu Helena mendatangi kastil menara, tapi tidak masuk untuk melihat kondisi Aubrey. Ia hanya memastikan bahwa penjaga berjaga dengan ketat.“Sudah tidak pernah ribut lagi, Yang Mulia.”“Bagus. Tetap berjaga. Kecuali aku yang membebaskannya, dia tak boleh keluar!”“Baik, Yang Mulia Ratu.”Setelah itu, Ratu Helena berjalan-jalan di taman dekat kastil menara.Dari sana, ia sempat melihat sosok Aubrey melamun di tembok balkon. Tak lama kemudian, Aubrey masuk ke dalam.Ratu Helena pun berlalu dari taman itu.Ia menemui Raja yang masih terbaring lemah di atas tempat tidur.Kebetulan ada Pangeran Hamlet di sana. Pangeran duduk di pinggir tempat tidur memandangi ayahnya.“Sudah lama kamu di sini, Pangeran?” sapa Ratu Helena seraya menghampiri. Ia duduk di kursi di samping Pangeran Hamlet.“Belum, Bu. Baru sepuluh menit. Apakah Ayah akan bisa kembali sehat?”Ratu Helena menghela napasnya dalam-dalam. Apa yang sudah ia rancang pada Pangeran Edgar sedang dalam proses pen

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status