LOGINAir terjun yang terlihat seperti api disebut sebagai "air terjun api" atau "firefall". Fenomena ini terjadi saat matahari terbenam menyinari air terjun tertentu, seperti Horsetail Fall di Taman Nasional Yosemite, pada sudut yang tepat, menciptakan ilusi seperti air terjun yang terbakar atau mengalirkan api.
Bab 331. Provokasi."Mulai!" seru Shizi lantang saat ia melihat pasukan Klan di bawah pimpinan Mo Lin telah berada pada jarak ideal serangan pasukan Sun Ce.Seruan Shizi langsung disambut oleh Sun Li. Dengan satu perintahnya, para Klan yang berada di kelompok terdepan dengan bersenjatakan panah segera mengangkat panah jarak jauh yang dipegangnya ke udara dengan kemiringan empat puluh lima derajat."Tembak!" teriak Sun Li lantang.Slaashh!Swiiing!Jleb!Ratusan anak panah khusus yang ditembakkan pasukan Sun Ce mendarat jauh di belakang pasukan Mo Lin tanpa satu pun anak panah yang mengenai lawan.Di lain tempat, sang penyihir kegelapan tertawa terbahak-bahak saat melihat serangan panah pasukan Sun Ce yang jauh dari sasarannya."Hahaha! Kalian lihat itu semua! Mereka benar-benar bodoh!" ujar Hi Shin pada para pengiringnya sambil menatap ke arah ratusan anak panah yang tertancap di tanah."Apa yang tuan katakan benar adanya. Menembak musuh saja mereka tak becus, apalagi melawan pasukan
Bab 330. StrategiAnggota Klan Suku Cahaya yang berada di dalam ruangan tersebut menganggukkan kepalanya tanda setuju dengan apa yang Shizi katakan, karena yang disampaikannya merupakan kenyataan dalam menghadapi situasi terburuk jika nantinya terjadi."Kalau begitu, mohon bantuannya, Master Shizi," seru Sun Ce penuh hormat.Dibukanya array pembatas Suku Cahaya memberikan kemudahan pada Shizi. Dalam waktu yang singkat, seluruh penduduk Kekaisaran Cahaya yang ada di seluruh kota wilayah tersebut berhasil Shizi sembuhkan.Tak hanya menyembuhkan para kultivator kegelapan yang terkena kutukan, kultivator yang sehat pun diberikan penangkal dan hadiah lainnya dari Shizi.Kini Shizi dan yang lainnya berada di Kota Tasari, kota perbatasan antara wilayah Klan Cahaya dan Klan Bintang Hitam."Ayah, sepertinya perang ini tak bisa dihindari lagi! Undangan kita untuk perundingan damai ditolak mentah-mentah oleh mereka!" ujar Sun Li pada Sun Ce."Karena tujuan mereka bukanlah untuk perdamaian, tapi
Bab 329. Tak Bisa DihindariSetelah mengalahkan Mo Zi, segera Shizi mengambil sikap lotus untuk mulai mengembalikan qi-nya yang hilang.Di sisi lain, kalahnya Mo Zi oleh Shizi membuat Tong Feng yang bertarung dengan Sun Ce menjadi tidak fokus, dan celah tersebut dimanfaatkan oleh Sun Ce untuk mengalahkan dan membunuh Tong Feng.Bruk!Suara tubuh Tong Feng yang jatuh menjadi akhir dari semua pertarungan. Sun Ce menatap ke arah istana dan tempat lainnya. Ia hanya bisa menghela napas panjang melihat kehancuran yang ada.Sun Ce mengalihkan pandangannya ke arah Shizi yang sedang larut dalam meditasinya."Anak muda ini..." ujar Sun Ce tak bisa melanjutkan kata-katanya. Namun, dari sorot matanya jelas jika ia menilai tinggi Shizi.Di tempat lainnya, seorang wanita menatap teduh Shizi dari kejauhan. Sang wanita yang terlihat sangat dewasa tersebut jelas terlihat penasaran dengan sosok Shizi itu."Ibu? Ibu sudah sadar?" tanya Sun Ning yang menghampirinya.Sang wanita itu hanya tersenyum pada S
Bab 328. Gagal.Boom.Dua petinggi kiri yang tersisa, dengan satu serangannya, membuat Dong Ki, Tetua Pertama, dan Sun Li terpental dan terhempas dengan keras ke lantai.Kedua petinggi kekaisaran tersebut menyeringai setelahnya. Mereka berdua kemudian menarik satu amulet yang terpasang di leher mereka. Seketika mereka menunjukkan aura ranah saint tingkat menengah mereka pada semua orang yang ada."Amulet penekan aura!" ujar Tetua Pertama kecut."Cih, ternyata Xu Du gagal. Tidak bisa diharapkan!" ujar salah satu dari dua petinggi sayap kiri tersebut."Dengan ini, sepertinya kita harus menjalankan rencana kita lebih awal dari seharusnya!""Dan dia perlu kita bunuh secepatnya," ujar petinggi kiri lainnya sambil menatap tajam ke arah Shizi.Dengan sikap tenangnya, Shizi hanya tersenyum kecil setelah mendengar kata-kata dua petinggi sayap kiri tersebut.Wush.Sebuah aura ranah saint tingkat menengah menguar dari tubuh Sun Ce. Jika melihat auranya yang lebih tebal dan stabil, jelas jika Sun
327. Kekaisaran SunTiga hari berlalu."Master, inilah kota pusat dari para cultivator kegelapan dari Klan Cahaya!" ujar Sun Ning. Mereka semua memandang ke arah kota Irian dari satu puncak bukit, yang dari tempat tersebut mereka dapat melihat dengan jelas seluruh kota dan satu istana yang berada tepat di tengah kota.Shizi cukup terpukau saat melihat istana kekaisaran yang dikelilingi cahaya pelangi yang menyorot dari atas awan."Indah, tapi sayang… kedamaian kota ini tidak akan berlangsung lama," ujar Shizi datar.Mengerti apa yang Shizi katakan, segera Sun Ning menyahut."Semoga ayah dapat mengambil tindakan cepat untuk mengatasi hal tersebut," ujarnya."Mari kita bergegas, situasi awal kota Irian dan istana yang perlu kita ketahui terlebih dahulu, baru setelah itu kita sampaikan apa yang kita ketahui!" ujar Shizi penuh keseriusan."Apa master memiliki rencana lainnya?" tanya Sun Li meminta saran."Saat ini belum, namun yang jelas kita perlu tahu siapa saja yang menjadi pengkhianat
Bab 326. Mantra hitamSeluruh tubuh Xu Du bersimbah darah, namun ia bukan bermandikan darahnya sendiri, tapi darah dari pengawalnya yang meledak, dan cipratan darah serta serpihan daging mereka mengenai seluruh bagian tubuhnya.Wajahnya pucat karena kejutan yang diberikan Shizi tersebut. Belum lagi dengan potongan tubuh yang berserakan di hadapannya, benar-benar memberikan tekanan mental padanya.Sangat jelas sorot matanya menunjukan rasa takut yang amat sangat pada pemuda ras manusia yang kini sedang bermain tebak-tebakan dengan para wanita cantik di sisinya."Sepertinya dua nomor terakhir ini yang tepat agar cultivator di sana mengikuti jejak rekan-rekannya!" ujar Shizi sambil menyeringai ke arah Xu Du yang membuatnya langsung takut seketika."Ampun!!""To… tolong jangan lakukan, aku… aku akan melakukan apa saja asal tuan muda jangan membunuhku!" seru Xu Du lirih dan ketakutan.Shizi melirik ke arah Sun Li dan Sun Ning yang wajahnya tampak syok dengan apa yang dilihatnya.Melihat li
Bab 294. Dua kali.Ce Fu, patriark klan Ce sekaligus ayah dari Ce Mong, wajahnya berubah menjadi merah padam. Bukan hanya malu luar biasa dengan omong kosong putranya, tapi apa yang dilakukan Shizi pada Ce Mong pun membuat amarahnya baik sampai ke ubun ubun.Ce Fu baru akan akan bicara, namun sebu
Bab 273. Berantai."Bagaimana menurut kalian?" tanya Xing Lao pada ketiga alkemis lainnya."Tak masalah!" jawab Grandmaster Mei Chan."Ya, meski aku tak tahu apa yang akan direncanakan oleh pemuda itu, tapi sepertinya tak masalah buatku," jawab alkemis Ling Tong."Anak muda, jangan bercanda lagi! K
Bab 268. Mengembangkan.Shizi menghabiskan waktu untuk melatih kekuatan tangannya secara fisik, terutama di bagian pergelangan tangan dan juga jari-jarinya.Setiap jari di tangannya diberikan pemberat khusus yang dibuat oleh Qin Zhu, dan di punggung tangannya ditempatkan sebuah cangkir yang diisi p
Bab 264. Sepupu.Shizi muncul di sebuah area yang berada di luar wilayah Wu Xing, dari yang sang kakek beritahukan, tempat ia muncul adalah portal rahasia yang biasa digunakan oleh Klan Chan yang letaknya berada di wilayah klan Li.Shizi menatap area hutan di sekelilingnya, dari informasi yang dida







