
Tabib Sakti Tak Terkalahkan
Shizi, seorang pemuda yang selalu mendapatkan perundungan, penyiksaan dan perlakuan tidak menyenangkan dari klan nya, terutama dari keluarga inti Klan Song yang merupakan klan besar dan termasyur di kerajaan Awan. Status Shizi yang tidak memiliki ayah dan ibunya yang berasal dari kasta terendah dalam klan membuat dirinya mendapatkan perlakuan seperti itu terutama dari Song Ong, sang tuan muda klan Song. Hal itu didasari oleh iri dengki Song Ong atas kecerdasan Shizi juga kedekatannya dengan seorang gadis cantik yang berasal dari klan Wang, Wang Suyi.
Puncaknya, Shizi difitnah dan dirinya akan dibunuh oleh Song Ong sehingga membuatnya harus melarikan diri dari klan untuk menyelamatkan hidupnya. Dari sana Shizi berusaha bangkit untuk memulai hidup baru untuk menaikan status dirinya, mencari tahu kebenaran tentang ayahnya, menyelamatkan ibunya yang masih berada di klan Song, dan tentunya untuk membalaskan dendam pada Song Ong dan klannya.
Akankah Shizi berhasil mencapai tujuannya ditengah banyaknya masalah yang menghampirinya?
Read
Chapter: Bab 302. PicatrixBab 302. Picatrix Bugh….Bruk. "Argh!" "Apa yang kau lakukan padaku?" teriak Ning Wen saat melihat di salah satu lengannya terdapat satu mantra yang menempel dan membakar kulit tangannya. Shizi yang mengunci pergerakan Ning Wen di tanah dan yang menempelkan mantra tersebut langsung menyeringai padanya. "Apa perlu kau bertanya padaku sedangkan kau sendiri sudah mengetahui jawabannya?" jelas Shizi yang tak mampu dijawab kembali oleh Ning Wen. Shizi kembali mengangkat kepalan tangannya untuk memukulinya kembali. Tanpa ampun ia menghantamkan kepalan tangannya pada wajah dan tubuh cultivator kegelapan berparas tampan tersebut. "Hentikan, anak muda! L" seru Ning Gang pada Shizi dengan emosi. "Kenapa kau memukulnya?" tanya Ning Gang tampak kesal. "Menurutmu kenapa?" Shizi balik bertanya dengan santai tanpa memperdulikan seruan dari Ning Gang. "Anak muda, jaga ucapanmu! Ia adalah Patriark kami!" jelas seorang pria paruh baya yang yang berada di dekat Ning Gang. Shizi bersikap acuh
Last Updated: 2026-01-11
Chapter: Bab 301. Arti warnaBab 301. Arti warnaShizi segera menuju cultivator kegelapan yang berkulit merah. Hal itu dilakukan karena setelah ia memeriksa dua cultivator kegelapan berbeda warna itu, ia menemukan satu hal yang menjadi perbedaan mencolok pada racun yang ada di tubuh para cultivator kegelapan tersebut.Cultivator kegelapan dengan kulit berkulit merah memiliki kadar racun yang terbilang setengah matang. Dengan kata lain, makhluk hidup berkulit hitam yang menjadi parasit di dantian cultivator kegelapan yang dijadikan inangnya baru menguasai setengah dari kesadaran sang inang.Sedangkan cultivator kegelapan dengan kulit berkulit hitam, telah dikuasai sepenuhnya oleh makhluk hidup tersebut. Meski begitu, Shizi masih merasakan keanehan kenapa para cultivator kegelapan berkulit hitam ini karena tidak bersikap agresif seperti yang Matriark Wu Chan sampaikan."Ada hal yang aneh! Berpikir Shizi, berpikir!" ujar Shizi bermonolog sambil memasukan pil pil anti kutukannya pada para cultivator kegelapan berwa
Last Updated: 2026-01-10
Chapter: Bab 300. Merah dan hitam.Bab 300. Merah dan hitam.Shizi tertegun karena masih terkejut dengan apa yang terjadi. Ia benar benar tak menyangka jika ada teknik perpindahan jarak jauh tanpa menggunakan media bantu. Kini ia dan Wu Lin, Yu Yan, Yinxuan dan Ninghuan serta Wu Chan berada di satu aula yang luas dengan ornamen indah di tembok dan di sekeliling aula tersebut."Ini adalah teknik perpindahan khusus milik Sekte Bintang Hitam kami, " Ujar Wu Chan yang tau Shizi masih penasaran dengan apa yang terjadi.Wu Chan menatap Shizi untuk beberapa saat lalu angkat bicara setelahnya, “ Master Shizi, kenapa kau begitu saja menolong kami? Padahal sedari awal kau tahu jika aku adalah Cultivator Kegelapan?” tanya Wu Chan penasaran.Dengan tenang Shizi menjawab, “ Tetua Wu Lin dan ketiga nona muda ini saja yang berasal dari aliran putih dan juga berasal dari Sekte Raja Obat tidak mempermasalahkan hal ini. Tentunya itu menjadi pertanda untukku jika Matriark bisa dipercaya.”“Selain itu…jelas ada ikatan tersembunyi diant
Last Updated: 2026-01-09
Chapter: Bab 299. Satu.Bab 299. Satu.Shizi mengernyitkan keningnya saat satu pesan telepati dari Wei Lan membuyarkan segala pemikirannya. Tanpa berlama lama, ia bangkit dari tempatnya duduknya.Ia kemudian keluar dari dunia kecilnya lalu menuju ke satu tempat dimana Yu Yan, Yinxuan dan Ninghuan telah menunggunya.Wei Lan di kegelapan antara dua bangunan telah menunggu Shizi di salah satu lorong bangunan tepat di arah bangunan dimana ketiga murid Sekte Raja Obat itu berada. " Tuan, mereka datang membawa dua orang cultivator aliran hitam. Salah satu dari mereka memiliki Raja Pertapa Sakti dan satu lainnya kuperkirakan seorang alkemis." "Selain itu, tampaknya cultivator aliran hitam yang berada di ranah Pertapa Sakti itu mengenal ketiganya," jelas Wei Lan pada Shizi.Shizi mengangguk paham, ia hanya terdiam sambil menatap ke arah kelima orang itu berada dan menunggunya."Apa perintahmu tuan?" potong Wei Lan kembali."Tidak ada, terima kasih atas informasinya," jawab Shizi sambil tersenyum pada Wei Lan.
Last Updated: 2026-01-07
Chapter: Bab 298. Dalang besar.Bab 298. Dalang besar.Shizi segera memberikan beberapa saran pada Hao Rang yang ditunjuk sementara sebagai pemimpin dari kota Xian. Semua patriark sepakat menjadikannya pemimpin kota sementara mengingat kedekatannya dengan Shizi.Shizi sendiri memberi saran untuk perbaikan dari dalam terlebih dahulu yang artinya apa yang terjadi di dalam kota menjadi prioritas utama untuk diperbaiki. " Master Shizi, lalu bagaimana dengan para cultivator aliran hitam itu?" tanya Ceng Da. "Lebih baik melihat dulu pergerakan apa yang akan mereka lakukan! Dengan apa yang terjadi saat ini kukira belum tentu cultivator aliran hitam ini akan menyerang." "Namun untuk berjaga jaga, aku menyarankan pemasangan array kota untuk mengantisipasi serangan yang ada," ujar Shizi santai namun tidak bagi para patriark yang ada."Sayangnya kita tak memiliki ahli array seperti itu!" Ujar Hao Rang apa adanya"Ya, kota Xian ini hanya memiliki ahli array bintang dua. Meski kita bisa membuat pembatas, namun itu hanya arra
Last Updated: 2026-01-07
Chapter: Bab 297. Petaka emosiBab 297. Petaka emosi"Bajingan!" teriak Ce Fu saat melihat Ce Mong tersungkur oleh pukulan elemen cepat Shizi. Melihat anaknya ketakutan setengah mati oleh Shizi, Ce Fu segera melesat cepat ke arah Shizi dengan aura membunuh yang besar."Mati!" Teriak Ce Fu penuh amarah sambil melesatkan sebuah pukulan pada Shizi.Shizi yang melihat Ce Fu mendekat dengan mengerahkan pukulan terkuatnya, hanya menyeringai sesaat.Wush. Bugh.Boom.Mata Ce Fu membulat, ia terhenyak saat melihat buah dari hasil serangannya. Putra satu satunya, Ce Mong kini terhempas belasan meter dari posisinya dengan kondisi tergeletak di tanah dengan setengah tubuhnya hancur akibat serangan pukulannya sendiri.Hal itu terjadi lantaran Shizi pada saat Ce Fu akan menyerangnya, ia memposisikan dirinya sejajar dengan posisi dimana Ce Mong berada. Jarak yang dekat ditambah jalur serangan yang sempit membuat serangan Ce Fu mengenai Ce Mong. Sedangkan Shizi sendiri, dengan gerakan cepatnya dapat menghindar pada saat saat kr
Last Updated: 2026-01-06
Dewa Alkemis
Walau memiliki kemampuan luar biasa, latar belakang sederhana Tian Fan membuatnya selalu ditindas oleh murid-murid seperguruannya di Akademi Bintang. Tian Fan hampir kehilangan nyawanya ketika penindasan itu mencapai puncaknya. Namun, Langit memberinya kesempatan membalikkan takdir!
Saat darahnya menyentuh bongkahan batu hitam misterius, roh kuno dari alam rahasia itu bangkit, memberinya kekuatan alkemis legendaris. Dengan kekuatan baru yang tidak terbayangkan, Tian Fan memulai perjalanannya untuk menjadi alkemis terkuat di dunia, menghadapi musuh-musuh yang meremehkannya, menguak jati diri yang sebenarnya, dan mengungkap takdirnya yang sesungguhnya!
Read
Chapter: Bab 559Semua orang tertegun dan terkejut karena langit bergetar dengan hebat,mata semua orang kini melihat ke arah langit dimana Tian Fan masih terbang melayang disana. Mata semua orang membulat saat mereka melihat adanya retakan di langit tepat dimana Tian Fan berada, Tian Fan membalikan badannya untuk m
Last Updated: 2025-09-01
Chapter: Bab 558Ranah Tian Fan naik dengan cepat, matanya membulat saat ia bisa merasakan dirinya kini telah naik ranah menjadi ranah penciptaan tertinggi, sama dengan Sang Raja Dewa, satu tangannya ia kibaskan dimana kini pedang roh dan pil pil miliknya ia keluarkan seluruhnya,dengan kekuatan jiwanya ia mengarahka
Last Updated: 2025-09-01
Chapter: Bab 557Di sisi lain. “Baiyin…Amok…Su…” “Teknik perubahan tingkat tiga!” Su muncul dari kehampaan. Segera tubuh slimenya itu berubah menjadi tentakel menancap di setiap meridian tubuhnya dengan tubuh utamanya menutupi dada Tian Fan. Setelahnya, Amok dan Baiyin kembali muncul dalam mode cahayanya. Kedu
Last Updated: 2025-09-01
Chapter: Bab 556Ia bisa merasakan saat saat terakhir gelombang serangan mengenai dirinya,Siluet naga Baiyin keluar dari tubuhnya, dan dengan menggunakan tubuh aslinya,Baiyin menjadi tameng dan melindungi Tian Fan dari efek gelombang serangan tersebut. Matanya nanar melihat Baiyin yang dalam mode naganya, terluka B
Last Updated: 2025-09-01
Chapter: Bab 555“ Dian Ning, ini… “ Tian Fan mengeluarkan sebuah kalung dan beberapa kotak dari cincin penyimpanannya. “Ini kalung yang diberikan ibu padaku “ Ujarnya yang langsung memasangkan kalung lambang keluarga Tian yang sedari awal menemaninya. “Ini, hadiah dariku,karena kau adalah wanitaku, “ ujarnya semb
Last Updated: 2025-09-01
Chapter: Bab 554Segera Tian Yuwen, Xiao Ling dan pasukan Longfeng keluar dari array dan menuju medan pertempuran, mereka melesat cepat ke arah Tian Fan dan Raja Dewa berada,dengan komando dari Tian Yuwen, mereka terbagi dua kelompok, Satu kelompok menuju Raja Dewa dan yang lainnya menuju tempat dimana Tian Fan bera
Last Updated: 2025-09-01

Sang Pemilik Takdir Langit dan Tujuh Wanitanya yang Cantik
Dari bayangan kehinaan hingga puncak balas dendam, kisah Tian Zhi menantang nasib dengan tenaga bela diri yang ganas dan ilmu medis yang mematikan.
Seorang murid rendah kasta yang dipermalukan, ia diretas oleh konspirasi hingga kehilangan semua, kemudian ditinggalkan sebagai sampah di antara klannya. Dikhianati oleh sahabat, hampir kehilangan nyawanya.
Tian Zhi menemukan cahaya dalam bayang-bayang saat bertemu mahaguru terkenal. Setelah bertahun-tahun latihan, sang Master wafat, meninggalkan wasiat yang mengubah hidupnya: tujuh nama wanita yang disebut sebagai tunangan.
Kini Tian Zhi bangkit dengan kekuatan yang membara, bertekad membalas setiap luka—mereka yang menertawakannya, mereka yang menginjaknya saat rapuh, mereka yang membuangnya tanpa belas kasihan.
Ia tidak lagi sekadar bayangan murid rendah, melainkan seorang pematon balas dendam yang siap menuntaskan wasiat sang gurunya. Setiap langkahnya adalah ujian: kekuatan, kasih sayang, pengkhianatan, dan rahasia yang akan membentuk takdirnya.
Apakah tujuh nama tunangan itu menyimpan kunci jalan keluar atau tirai rahasia yang akan mengguncangkan semuanya? Sebuah odise balas dendam, pengkhianatan, dan cinta yang menantang batas antara kegelapan dan cahaya.
Read
Chapter: Bab 162. Alkemis penempa.Bab 162. Alkemis penempa.“Hei bocah cepat bangkit dan pergi menuju arah timur! Sekarang!”Tian Zhi tertegun untuk beberapa saat mencerna suara yang menggema di kepalanya.“Sesepuh Azura? Kau yang mengirim telepati padaku?” “Memang ada apa di sebelah timur dari tempat ini?” tanya Tian Zhi pada Azura, sang naga hitam yang berbicara melalui telepati tersebut.“Kau akan tau nanti!” Jawab Azura dengan acuh.Tian Zhi kemudian segera bangkit dan bergegas menuju arah yang Azura minta.Tian Zhi kemudian segera bergegas menuju arah yang Azura minta.Tak lama, Tian Zhi segera sampai di sebuah tempat yang berupa tebing tinggi “Ternyata benar memang ini tempatnya, Aku merasakan aura familiar dari tempat ini!” ujar Azura melalui telepatinya.“Sesepuh, tolong jelaskan padaku ada apa ini?” tanya Tian Zhi penasaran.“Tempat ini… makam ini… adalah dunia kecil yang ditinggalkan oleh tuanku yang pertama, sekaligus pembuka jalan ke dunia ini.”“Bocah, aku pinjam tubuhmu sebentar!” ujar Azura tak sab
Last Updated: 2026-01-13
Chapter: Bab 161. Pentingnya seorang dokter.Bab 161. Pentingnya seorang dokter. Setelah memulihkan kekuatan masing masing, Tian Zhi dan yang lainnya mulai melangkahkan kakinya masuk ke dalam kuil tersembunyi tersebut. Tang Bin yang sangat bersemangat segera maju pertama kali memasuki halaman kuil tanpa memberitahu Tian Zhi terlebih dulu. "Klik." "Eh." Salah satu kaki Tang Bin menginjak sebuah batu yang ada di halaman depan kuil tersembunyi yang mengaktifkan jebakan di tempat tersebut. "Swing swing swing swing." Ratusan panah meluncur deras ke arah Tang Bin, ia yang dalam kondisi tidak siap hanya bisa tertegun melihat ratusan anak panah yang mengarah padanya dengan kecepatan tinggi itu. "Jlebb jlebb jleb!” “Ughhh." "Sraakk sraaakk sraak!" Tian Zhi melompat cepat dan berdiri di depan Tang Bin, ia memutarkan pedangnya dengan kecepatan tinggi guna menghalau ratusan panah yang mengarah pada Tang Bin. Setelah berhasil menghalau seluruh panah, ia segera beralih ke arah Tang Bin yang melihat ke arah tubuhnya sendiri, t
Last Updated: 2026-01-12
Chapter: Bab 160. Kuil.Bab 160. Kuil.Semua orang sumringah dengan apa yang Tian Zhi sampaikan,bagaimana tidak? Hal yang sebelumnya masih ambigu kini menjadi jelas dengan jawabannya. Dengan beberapa pengaturan dari Tian Zhi, akhirnya mereka pun sepakat untuk pergi mencari Kuil tersembunyi.Namun kali ini yang berangkat hanya Tian Zhi dan para jenius dari sekte saja yang berangkat melanjutkan perjalanan, selebihnya diminta menunggu dan mencari peruntungannya masing masing di dalam makam kuno tersebut.Bukan tanpa sebab Tian Zhi mengatur seperti itu, ia enggan membawa terlalu banyak orang karena dari catatan yang pernah dia buat dari petunjuk peninggalan ayah dan ibunya sedikit banyaknya memberikan gambaran berbahayanya rute menuju kuil tersembunyi tersebut Maka dari itu ia lebih memilih untuk bepergian dengan sedikit orang saja, mereka yang pergi adalah yang memiliki ranah langit saja.Tian Zhi dan kesepuluh jenius dari sekte,klan dan keluarga kuno itu melesat berlari ke arah Barat, berlawanan arah dengan
Last Updated: 2026-01-12
Chapter: Bab 159. Gambar.Bab 159. Gambar.Zhao Ze kalap dan bersiap menyerang Tian Zhi, namun para pengawal elit yang tersisa menahannya, karena meski Zhao Ze dan dua pengawal yang tersisa menyerang Tian Zhi, mereka ragu untuk bisa memenangkan pertarungan, apalagi saat ini jumlah kelompok Tian Zhi lebih besar dibanding dengan kelompok mereka, belum lagi dengan membelotnya Zi Han dan Tang Bin bersama dua rekan yang lainnya otomatis makin melemahkan mereka.Akhirnya Zhao Ze dan yang lainnya memilih untuk pergi dari situ setelah para pengawal elit Zhao Ze berbicara kepada Zhao Ze.“Aku akan melepaskanmu dulu kali ini, setidaknya sampai aku akan mengacaukan rencana Klan mu dahulu dengan tempat ini! gumam Tian Zhi dalam hati Setelah kepergian kelompok Zhao Ze Tian Zhi dan para jenius di kelompoknya mengambil tanaman spirit balakacida yang berada di padang rumput dengan sukacita, tanaman spirit yang didapat pun mereka bagikan sama rata, tak ada yang berusaha curang dalam proses memanen tanaman spirit tersebut.Ta
Last Updated: 2026-01-10
Chapter: Bab 158. Unjuk kebolehan.Bab 158. Unjuk kebolehan.Kelompok Zhao Ze akhirnya terpaksa melawan beast lipan dan ratusan beast lebah hitam tersebut, dan seperti yang Tian Zhi duga, ternyata Zhao Ze dan tim elitnya memiliki senjata khusus melawan kawanan beast beast yang berjumlah ratusan tersebut.Mereka pun terpaksa masuk menerobos ke dalam hutan hitam untuk mencapai tujuan pertamanya itu, Tian Zhi dan yang lainnya tersenyum kecut dengan apa yang mereka lihat, jelas disini jika sedari awal Zhao Ze dan yang lainnya berniat mencelakakan mereka."Ayo kita bergerak! Jangan sia siakan usaha Tuan muda Zhao yang telah membukakan jalan untuk kita!" ujar Tian Zhi penuh arti Perkataan Tian Zhi tentunya langsung disambut dengan senyum seringai semua orang, mereka pun bergegas mengekor di belakang kelompok Zhao.Semua tampak kontras terasa, kelompok Zhao dalam usahanya kali ini kehilangan banyak pengawal dan cultivator sewaannya, hanya tim inti dan elit dari ketiga klan saja yang selamat dari serbuan dan serangan beast b
Last Updated: 2026-01-10
Chapter: Bab 157. Makam kuno (3)Bab 157. Makam kuno (3)Tian Zhi sendiri tetap tenang dan tak terpengaruh sama sekali dengan tatapan semua orang, dengan santainya Tian Zhi hanya tersenyum kecil dengan apa yang dilakukan Zi Han."Ucapanku adalah dari diriku sendiri, bukan perwakilan dari saudara Tian Tse, aku berbicara disini karena berbicara sesuai dengan kenyataan! " "Justru aku berbicara seperti ini karena menghargai saudara Tian Tse dan rekan rekannya, selain itu karena aku tak mengenal kalian dan merekalah disini yang menjadi temanku! Meski aku hanya orang baru disini tapi aku juga memiliki pemikiran dan logika, dan utamanya aku memiliki bukti!" "Entah apa yang kau rencanakan pada orang orang ini,tapi sepertinya kau salah orang jika kau berusaha membodohiku!" seru Tian Zhi dengan nada sinis pada Zi Han" Syuuuuutt." Tian Zhi melemparkan pil pil peledaknya ke arah hutan hitam tersebut." Baaamm baammmm bammmm." Ledakan seketika terdengar keras membahana akibat pil yang Tian Zhi lemparkan, semua orang terkeju
Last Updated: 2026-01-09