
Jenius yang Disingkirkan
Tian Fan, seorang jenius muda dari Sekte Raja Obat, dikenal sebagai tabib paling berbakat di generasinya. Namun, kejeniusannya justru menjadi awal kehancurannya. Saat ia memilih menggunakan metode terlarang—membedah tubuh manusia dan mempelajari racun untuk menyelamatkan nyawa sehingga ia dituduh menyimpang dari ajaran suci sekte.
Dikhianati oleh para tetua dan rekan-rekannya sendiri, Tian Fan diusir, dihancurkan jalur energinya, dan dibuang ke jurang kematian untuk mati secara mengenaskan.
Namun takdir berkata lain.
Di ambang kematian, ia diselamatkan oleh sosok misterius, Master Xiaohu Yan, yang mewariskan pengetahuan kuno, kekuatan luar biasa, serta tujuan yang selaras dengan dendamnya. Dari sana, Tian Fan bangkit—bukan lagi sebagai tabib biasa, tetapi sebagai sesuatu yang jauh lebih mengerikan.
Di dalam lembah kematian, ia mengasah ilmunya dengan cara yang tak pernah dibayangkan—belajar dari mayat, darah, dan rasa sakit. Metodenya menjadi semakin sempurna, semakin ekstrem… namun juga semakin efektif.
Tahun demi tahun berlalu, namanya mulai dikenal sebagai “Tabib Hitam”—seseorang yang mampu menyelamatkan nyawa dengan cara yang membuat dunia bergidik.
Ketika rahasia masa lalu mulai terkuak dan organisasi bayangan, Klan Pengadilan Hitam, kembali muncul ke permukaan, Tian Fan menyadari bahwa pengkhianatan yang ia alami hanyalah bagian kecil dari konspirasi yang jauh lebih besar.
Kini, dengan ilmu, kekuatan, dan tekad yang tak tergoyahkan, Tian Fan melangkah kembali ke dunia.Bukan untuk mencari pengakuan.
Melainkan untuk menghancurkan kemunafikan dunia pengobatan, membalas pengkhianatan masa lalu, dan membuktikan satu hal—
Bahwa untuk menyelamatkan nyawa… terkadang, seseorang harus berani mengotori tangannya dengan darah.
Baca
Chapter: Bab 147. Operasi Kecil.Bab 147. Operasi Kecil.Hutan kembali sunyi setelah Zhang Yan dan Zhang Xue membungkuk di hadapan Tian Fan. Namun keheningan itu tidak membuat suasana menjadi lebih tenang. Sebaliknya, keduanya justru merasa seolah sedang berdiri di depan sesuatu yang tidak mereka pahami. Ayah mereka masih bersandar pada batang pohon dengan wajah pucat, sementara darah hitam terus merembes dari luka di dadanya.Tian Fan tidak langsung memulai tindakan. Ia masih berjongkok di depan Zhang Fei, mengamati perubahan warna lebam, arah penyebaran racun, serta aliran Qi yang berdenyut lemah di sekitar luka. Sesekali ia mengangkat tangan dan menekan beberapa titik di dekat dada pria itu, lalu menariknya kembali setelah merasakan perubahan kecil pada denyut nadi.“Racun ini tidak menyebar secara merata. Sebagian besar terkumpul di sekitar luka, tetapi ada aliran kecil yang mengikuti meridian jantung. Itu sebabnya darahnya menghitam dan Qi-nya terus berantakan,” gumam Tian Fan.Zhang Xue menelan ludah.“Apakah
Terakhir Diperbarui: 2026-09-04
Chapter: Bab 146. Teknik Terlarang?Bab 146. Teknik Terlarang?Zhang Yan dan Zhang Xue menegang setelah mendengar penjelasan Tian Fan. Wajah Zhang Fei semakin pucat, sementara darah hitam masih perlahan merembes dari luka di dadanya. Namun Tian Fan tetap terlihat tenang. Ia tidak menunjukkan kepanikan sedikit pun, seolah keadaan tersebut hanyalah masalah lain yang perlu diselesaikan dengan cara yang tepat. Setelah mengamati luka itu beberapa saat, ia akhirnya berdiri dan berkata.“Kalian berdua, kumpulkan senjata para pemburu tadi. Jangan menyentuh bagian bilahnya secara langsung. Gunakan kain atau Qi untuk membungkusnya.”Zhang Yan dan Zhang Xue segera mengangguk. Mereka bergerak menuju tempat keempat pemburu yang telah tewas, lalu mengumpulkan pedang-pedang mereka satu per satu. Tidak lama kemudian, lima pedang telah diletakkan di atas sebuah batu datar. Salah satunya adalah pedang milik pemimpin Kelompok Harimau Hitam yang telah melarikan diri. Tian Fan berjongkok di hadapan kelima pedang tersebut, lalu memeriksa
Terakhir Diperbarui: 2026-09-04
Chapter: Bab 145. Objek Percobaan.Bab 145. Objek Percobaan.Tian Fan masih berdiri beberapa meter di depan pemimpin Kelompok Harimau Hitam itu. Pedang hitamnya belum diturunkan, tetapi setelah melihat pria tersebut sudah kehilangan senjata dan tidak memiliki banyak kesempatan untuk melawan, ia justru memasukkan pedangnya kembali ke dalam sarung. “Kau ingin tahu siapa yang memerintahkan kalian?” tanyanya santai.Pemimpin kelompok itu mengangguk perlahan, tetapi sebelum ia sempat menjawab, Tian Fan sudah menoleh kepada Zhang Fei yang berdiri tidak jauh darinya. “Urusan ini berkaitan dengan kalian. Kalau begitu, kau saja yang bertanya. Aku tidak keberatan mendengarkan.” Zhang Fei sempat tertegun mendengar perkataan itu. Ia kemudian mengangguk dan melangkah maju dengan menahan rasa sakit dari luka di tubuhnya.“Baik. Kalau begitu aku ingin tahu satu hal. Siapa yang membayar kalian untuk membunuhku dan kedua anakku?”Pemimpin Kelompok Harimau Hitam terdiam beberapa saat. Tatapannya bergerak dari Zhang Fei kepada Tian Fa
Terakhir Diperbarui: 2026-09-03
Chapter: Bab 144. Rencana.Bab 144. Rencana.Pemimpin Kelompok Harimau Hitam baru saja membuka mulutnya. Kemarahan di balik penutup wajahnya semakin jelas setelah melihat salah seorang rekannya tewas mengenaskan dengab kehilangan kepala hanya dalam satu serangan.Namun Tian Fan sama sekali tidak berniat memberinya kesempatan untuk berbicara.Bagi Tian Fan, pertarungan bukanlah tempat untuk saling memperkenalkan diri atau memberikan kesempatan kepada lawan untuk menyesuaikan diri.Kakinya langsung bergerak.Tubuhnya melesat ke depan,pada saat yang bersamaan, tangan kirinya bergerak ke arah cincin penyimpanan.Puluhan benda langsung muncul di antara jari-jarinya.Keempat pemburu yang tersisa segera mengangkat senjata. Namun sebelum mereka dapat memahami apa yang akan dilakukan Tian Fan, puluhan bola hitam kecil telah dilemparkan ke segala arah.Benda-benda tersebut berukuran tidak lebih besar dari kepalan tangan. Sebagian memiliki ukiran mantra di permukaannya, sementara sebagian lainnya ditempeli talisman dengan po
Terakhir Diperbarui: 2026-09-02
Chapter: Bab 143. Pemburu BayaranBab 143. Pemburu BayaranTian Fan segera berdiri.Sisa Qi di dalam tubuhnya memang belum sepenuhnya pulih, tetapi itu sudah cukup untuk saat ini.Tubuhnya bergerak cepat. Dalam beberapa lompatan, sosoknya telah menghilang di antara pepohonan.Semakin dekat dengan sumber suara, Tian Fan semakin memperlambat gerakannya.Ia tidak terburu-buru memperlihatkan dirinya.Beberapa saat kemudian, Tian Fan berhenti di atas sebuah cabang pohon besar.Dari tempat itu, pandangannya langsung tertuju ke sebuah area terbuka di antara pepohonan.Di sana...ia melihat tiga orang yang sedang dikepung.Seorang pria paruh baya bersandar pada batang pohon besar.Kondisinya cukup mengenaskan.Pakaian di bagian dadanya telah robek dan dipenuhi darah. Sebuah luka panjang terlihat di sisi tubuhnya, sementara darah masih terus mengalir perlahan. Napasnya berat,wajahnya pucat,namun aura seorang kultivator kuat masih dapat dirasakan dari tubuhnya.Di depan pria itu berdiri dua orang pemuda. Seorang pria dan seorang gad
Terakhir Diperbarui: 2026-08-31
Chapter: Bab 142. Uji Coba.Bab 142. Uji Coba.Setelah menghabiskan hampir seharian penuh untuk menganalisis, mencoba, gagal, lalu mencoba kembali berbagai kemungkinan, Tian Fan akhirnya membuka kedua matanya.Ia masih duduk bersila di tengah sebuah area tersembunyi di dalam hutan. Beberapa pohon besar mengelilinginya, sementara dedaunan yang lebat menghalangi sebagian besar cahaya matahari. Tempat itu cukup sepi dan jauh dari jalur utama sehingga tidak ada seorangpun yang memperhatikan apa yang telah dilakukannya selama berjam-jam.Pakaian Tian Fan telah basah oleh keringat,napasnya sedikit berat.Qi di dalam tubuhnya juga telah mencapai titik yang hampir habis.Namun alih-alih menunjukkan kelelahan, wajah Tian Fan justru tampak jauh lebih cerah daripada sebelumnya.Senyum tipis perlahan muncul di wajahnya.“Jadi ternyata seperti itu...”Selama sehari penuh, Tian Fan tidak hanya duduk diam sambil memikirkan berbagai kemungkinan. Ia benar-benar mencoba menguji satu demi satu teori yang muncul di dalam pikirannya.
Terakhir Diperbarui: 2026-08-31
Dewa Alkemis
Walau memiliki kemampuan luar biasa, latar belakang sederhana Tian Fan membuatnya selalu ditindas oleh murid-murid seperguruannya di Akademi Bintang. Tian Fan hampir kehilangan nyawanya ketika penindasan itu mencapai puncaknya. Namun, Langit memberinya kesempatan membalikkan takdir!
Saat darahnya menyentuh bongkahan batu hitam misterius, roh kuno dari alam rahasia itu bangkit, memberinya kekuatan alkemis legendaris. Dengan kekuatan baru yang tidak terbayangkan, Tian Fan memulai perjalanannya untuk menjadi alkemis terkuat di dunia, menghadapi musuh-musuh yang meremehkannya, menguak jati diri yang sebenarnya, dan mengungkap takdirnya yang sesungguhnya!
Baca
Chapter: Bab 559Semua orang tertegun dan terkejut karena langit bergetar dengan hebat,mata semua orang kini melihat ke arah langit dimana Tian Fan masih terbang melayang disana. Mata semua orang membulat saat mereka melihat adanya retakan di langit tepat dimana Tian Fan berada, Tian Fan membalikan badannya untuk m
Terakhir Diperbarui: 2025-09-01
Chapter: Bab 558Ranah Tian Fan naik dengan cepat, matanya membulat saat ia bisa merasakan dirinya kini telah naik ranah menjadi ranah penciptaan tertinggi, sama dengan Sang Raja Dewa, satu tangannya ia kibaskan dimana kini pedang roh dan pil pil miliknya ia keluarkan seluruhnya,dengan kekuatan jiwanya ia mengarahka
Terakhir Diperbarui: 2025-09-01
Chapter: Bab 557Di sisi lain. “Baiyin…Amok…Su…” “Teknik perubahan tingkat tiga!” Su muncul dari kehampaan. Segera tubuh slimenya itu berubah menjadi tentakel menancap di setiap meridian tubuhnya dengan tubuh utamanya menutupi dada Tian Fan. Setelahnya, Amok dan Baiyin kembali muncul dalam mode cahayanya. Kedu
Terakhir Diperbarui: 2025-09-01
Chapter: Bab 556Ia bisa merasakan saat saat terakhir gelombang serangan mengenai dirinya,Siluet naga Baiyin keluar dari tubuhnya, dan dengan menggunakan tubuh aslinya,Baiyin menjadi tameng dan melindungi Tian Fan dari efek gelombang serangan tersebut. Matanya nanar melihat Baiyin yang dalam mode naganya, terluka B
Terakhir Diperbarui: 2025-09-01
Chapter: Bab 555“ Dian Ning, ini… “ Tian Fan mengeluarkan sebuah kalung dan beberapa kotak dari cincin penyimpanannya. “Ini kalung yang diberikan ibu padaku “ Ujarnya yang langsung memasangkan kalung lambang keluarga Tian yang sedari awal menemaninya. “Ini, hadiah dariku,karena kau adalah wanitaku, “ ujarnya semb
Terakhir Diperbarui: 2025-09-01
Chapter: Bab 554Segera Tian Yuwen, Xiao Ling dan pasukan Longfeng keluar dari array dan menuju medan pertempuran, mereka melesat cepat ke arah Tian Fan dan Raja Dewa berada,dengan komando dari Tian Yuwen, mereka terbagi dua kelompok, Satu kelompok menuju Raja Dewa dan yang lainnya menuju tempat dimana Tian Fan bera
Terakhir Diperbarui: 2025-09-01

Sang Pemilik Takdir Langit dan Tujuh Wanitanya yang Cantik
Dari bayangan kehinaan hingga puncak balas dendam, kisah Tian Zhi menantang nasib dengan tenaga bela diri yang ganas dan ilmu medis yang mematikan.
Seorang murid rendah kasta yang dipermalukan, ia diretas oleh konspirasi hingga kehilangan semua, kemudian ditinggalkan sebagai sampah di antara klannya. Dikhianati oleh sahabat, hampir kehilangan nyawanya.
Tian Zhi menemukan cahaya dalam bayang-bayang saat bertemu mahaguru terkenal. Setelah bertahun-tahun latihan, sang Master wafat, meninggalkan wasiat yang mengubah hidupnya: tujuh nama wanita yang disebut sebagai tunangan.
Kini Tian Zhi bangkit dengan kekuatan yang membara, bertekad membalas setiap luka—mereka yang menertawakannya, mereka yang menginjaknya saat rapuh, mereka yang membuangnya tanpa belas kasihan.
Ia tidak lagi sekadar bayangan murid rendah, melainkan seorang pematon balas dendam yang siap menuntaskan wasiat sang gurunya. Setiap langkahnya adalah ujian: kekuatan, kasih sayang, pengkhianatan, dan rahasia yang akan membentuk takdirnya.
Apakah tujuh nama tunangan itu menyimpan kunci jalan keluar atau tirai rahasia yang akan mengguncangkan semuanya? Sebuah odise balas dendam, pengkhianatan, dan cinta yang menantang batas antara kegelapan dan cahaya.
Baca
Chapter: Bab 291. Teknik Jiwa Iblis.Bab 291. Teknik Jiwa Iblis.“KKKKRRRRRRAAAAAKKKK!!!”Ruang hitam tempat Tian Zhi berada tiba-tiba bergetar hebat.Retakan-retakan besar muncul di segala arah seperti kaca yang hendak pecah.Aura Taiji yang sebelumnya stabil kini berubah kacau.Tian Zhi langsung menegang.“Apa yang terjadi?!” serunya.Namun sebelum siapa pun menjawab—Ketujuh siluet beast legenda itu tiba-tiba memudar.Tubuh mereka berubah menjadi partikel cahaya yang terhisap kembali ke dalam kehampaan.Long menatap Tian Zhi untuk terakhir kalinya.Wajah naga putih emas itu terlihat serius.“Hati-hati...”“Seseorang telah menyentuh jiwa mereka.”Mata Tian Zhi langsung membelalak.Namun belum sempat ia bertanya—“WUUUSSHHHH!!!”Sebuah daya hisap besar langsung menarik kesadarannya dengan brutal.Pandangan Tian Zhi kembali gelap.Tubuhnya terasa seperti dilempar melintasi ruang tanpa batas.Dan detik berikutnya—“DUMM!”Kesadarannya kembali ke tubuhnya.Tian Zhi langsung membuka mata.Napasnya memburu.Namun begitu meli
Terakhir Diperbarui: 2026-05-16
Chapter: Bab 290. Sepenggal kebenaranBab 290. Sepenggal kebenaran.Gelombang cahaya dari simbol mata raksasa terus berdenyut semakin kuat. Mu Lan dan yang lainnya masih melayang di udara dengan mata beast legenda yang menyala terang.Namun saat Tian Zhi ingin bergerak—“DUMMM!”Kesadarannya tiba-tiba bergetar hebat. Pandangan Tian Zhi mendadak menjadi gelap.Tubuhnya terasa ringan.Sangat ringan…seolah jiwanya sedang ditarik keluar dari raganya.“Ini...?!”Tian Zhi langsung tersentak. Namun sebelum ia sempat bereaksi kesadarannya benar-benar tercabut....Saat Tian Zhi kembali membuka mata Ia sudah berada di tempat yang sama sekali berbeda.Gelap.Segalanya hitam pekat tanpa ujung.Tidak ada tanah.Tidak ada langit.Tidak ada arah.Jiwa Tian Zhi melayang di ruang kosong yang terasa seperti kehampaan tanpa batas.“Tempat apa ini...?” gumamnya pelan.Namun belum sempat ia memahami situasi—“WUUUSSHHH!”Tujuh bola cahaya tiba-tiba muncul di sekelilingnya.Satu per satu bola cahaya itu membesar.Emas.Merah.Hijau tua.Per
Terakhir Diperbarui: 2026-05-15
Chapter: Bab 289. Jiwa yang bersembunyi.Bab 289. Jiwa yang bersembunyi.Azura menatap Tian Zhi dengan sorot mata serius.“Bawa masuk sisanya.”Tian Zhi mengangguk pelan. Dengan satu gerakan tangan, ruang di sampingnya beriak. Tak lama kemudian Mu Lan, Yin Yue, Yang Guan, Shui Xian, dan Huo Yan muncul di dunia kecil tersebut dengan wajah sedikit terkejut.“Kita sudah masuk kembali ke dunia kecil Kakak Zhi?” gumam Yang Guan senang.Namun perhatian mereka segera tertuju pada Azura yang kini berdiri tegak dalam wujud naga hitamnya yang sangat besar.Aura purba yang keluar dari tubuh Azura membuat udara di dunia kecil itu terasa berat. Jelas bagi Mu Lan, Yin Yue, Shui Xian dan Yang Guan jika ada yang berbeda dari Azura yang selama ini mereka kenal.Azura membuka mulutnya perlahan sambil menatap Tian Zhi.“Aku akan membagikan pengetahuan yang selama ini tersegel di kepalaku.”“Perhatikan baik-baik dan pelajari dengan seksama, bocah.”Mata Tian Zhi langsung menyipit.Detik berikutnya, cahaya hitam keemasan keluar dari dahi Azura
Terakhir Diperbarui: 2026-05-14
Chapter: Bab 288. Segel PewarisBab 288. Segel Pewaris.Di dalam gua yang sunyi itu, hanya suara api unggun yang terdengar pelan memecah kesunyian malam.Tian Zhi duduk bersila dalam sikap lotus di dekat dinding batu, tampak aura qi emas samar berputar perlahan di sekeliling tubuhnya.Matanya terpejam rapat. Pikirannya terus mencerna seluruh kejadian yang terjadi beberapa hari terakhir.Tentang Sima Ren.Tentang tujuh klan dan tujuh wanita.Tentang ramalan kuno.Dan tentang dirinya sendiri… Sang Anak Naga.Perlahan Tian Zhi membuka matanya. Tatapannya langsung tertuju pada ketujuh wanita yang kini tertidur berjajar tidak jauh darinya.Mu Lan.Yin Yue.Yang Guan.Shui Xian.Jin XinFei LinDan Huo Yan.Mereka semua terlihat tertidur lelap dengan wajah yang dipenuhi kelelahan.Pertarungan, tekanan mental serta cacing pengendali yang selama ini menekan kesadaran mereka jelas membuat kondisi tubuh dan jiwa mereka terkuras habis.Tian Zhi terdiam cukup lama menatap mereka.Namun bukan itu yang membuat pikirannya terganggu.
Terakhir Diperbarui: 2026-05-14
Chapter: Bab 287. Rahasia Tujuh Klan.Bab 287. Rahasia Tujuh Klan.Di sebuah gua tersembunyi yang berada jauh di dalam pegunungan tandus, suasana terlihat sangat sunyi.Api unggun kecil menyala pelan di tengah gua, memantulkan cahaya hangat ke dinding batu yang lembap.Tian Zhi perlahan menarik napas panjang.Keringat membasahi dahinya.Di hadapannya, Fei Lin, Jin Xin, dan Huo Yan tengah duduk bersila dengan wajah pucat. Ketiganya baru saja menyelesaikan proses pengobatannya berupa mandi obat dan menjalani akupuntur di kepala yang sangat menyakitkan.Di sekitar tubuh mereka masih terlihat sisa energi biru yang perlahan menghilang.Tian Zhi menatap telapak tangannya.Di sana terdapat tiga ekor cacing kecil berwarna hitam kemerahan yang terus menggeliat liar di dalam bola energi biru miliknya.“Jadi benar...” gumam Tian Zhi pelan.“Cacing pengendali itu memang ditanam langsung di otak mereka.”Mu Lan dan yang lainnya langsung mengernyit mendengar itu.“Aku tidak menyangka mereka sampai menggunakan metode seperti ini...” uj
Terakhir Diperbarui: 2026-05-13
Chapter: Bab 286. Rahasia Tiga Dunia.Bab 286. Rahasia Tiga Dunia.Di ruang pertemuan istana kekaisaran, suasana masih terasa sangat tegang.Retakan ruang dan waktu yang sebelumnya muncul telah menghilang sepenuhnya, namun bekas kehancuran dan aura sisa yang tertinggal masih membuat semua orang sulit menenangkan diri.Di tengah ruangan—Xiao Long.Tian Fang.Wu Chan.Luo Xian.Huang Zhong.Sun Rai.Sang Kaisar.Dan beberapa petinggi penting lainnya kini duduk mengelilingi meja pertemuan besar.Wajah mereka semua terlihat serius. Tidak ada seorang pun yang berbicara untuk beberapa saat karena kejadian sebelumnya benar-benar terlalu mengejutkan.Kemunculan tiga wanita misterius dengan ranah kekuatan yang tinggi.Nama Liangmen Surga dan Tiandihui.Ancaman kehancuran Benua Tengah.Dan hilangnya Tian Zhi bersama tujuh wanita itu ke dalam lorong ruang dan waktu.Semua itu terlalu mendadak.Xiao Long akhirnya menghela napas panjang.“Cucuku itu...” gumamnya pelan.“Selalu saja membuat jantung orang tua ini hampir copot.”Meski be
Terakhir Diperbarui: 2026-05-13

Tabib Sakti Tak Terkalahkan
Shizi, seorang pemuda yang selalu mendapatkan perundungan, penyiksaan dan perlakuan tidak menyenangkan dari klan nya, terutama dari keluarga inti Klan Song yang merupakan klan besar dan termasyur di kerajaan Awan. Status Shizi yang tidak memiliki ayah dan ibunya yang berasal dari kasta terendah dalam klan membuat dirinya mendapatkan perlakuan seperti itu terutama dari Song Ong, sang tuan muda klan Song. Hal itu didasari oleh iri dengki Song Ong atas kecerdasan Shizi juga kedekatannya dengan seorang gadis cantik yang berasal dari klan Wang, Wang Suyi.
Puncaknya, Shizi difitnah dan dirinya akan dibunuh oleh Song Ong sehingga membuatnya harus melarikan diri dari klan untuk menyelamatkan hidupnya. Dari sana Shizi berusaha bangkit untuk memulai hidup baru untuk menaikan status dirinya, mencari tahu kebenaran tentang ayahnya, menyelamatkan ibunya yang masih berada di klan Song, dan tentunya untuk membalaskan dendam pada Song Ong dan klannya.
Akankah Shizi berhasil mencapai tujuannya ditengah banyaknya masalah yang menghampirinya?
Baca
Chapter: Bab 331. Provokasi.Bab 331. Provokasi."Mulai!" seru Shizi lantang saat ia melihat pasukan Klan di bawah pimpinan Mo Lin telah berada pada jarak ideal serangan pasukan Sun Ce.Seruan Shizi langsung disambut oleh Sun Li. Dengan satu perintahnya, para Klan yang berada di kelompok terdepan dengan bersenjatakan panah segera mengangkat panah jarak jauh yang dipegangnya ke udara dengan kemiringan empat puluh lima derajat."Tembak!" teriak Sun Li lantang.Slaashh!Swiiing!Jleb!Ratusan anak panah khusus yang ditembakkan pasukan Sun Ce mendarat jauh di belakang pasukan Mo Lin tanpa satu pun anak panah yang mengenai lawan.Di lain tempat, sang penyihir kegelapan tertawa terbahak-bahak saat melihat serangan panah pasukan Sun Ce yang jauh dari sasarannya."Hahaha! Kalian lihat itu semua! Mereka benar-benar bodoh!" ujar Hi Shin pada para pengiringnya sambil menatap ke arah ratusan anak panah yang tertancap di tanah."Apa yang tuan katakan benar adanya. Menembak musuh saja mereka tak becus, apalagi melawan pasukan
Terakhir Diperbarui: 2026-05-02
Chapter: Bab 330. StrategiBab 330. StrategiAnggota Klan Suku Cahaya yang berada di dalam ruangan tersebut menganggukkan kepalanya tanda setuju dengan apa yang Shizi katakan, karena yang disampaikannya merupakan kenyataan dalam menghadapi situasi terburuk jika nantinya terjadi."Kalau begitu, mohon bantuannya, Master Shizi," seru Sun Ce penuh hormat.Dibukanya array pembatas Suku Cahaya memberikan kemudahan pada Shizi. Dalam waktu yang singkat, seluruh penduduk Kekaisaran Cahaya yang ada di seluruh kota wilayah tersebut berhasil Shizi sembuhkan.Tak hanya menyembuhkan para kultivator kegelapan yang terkena kutukan, kultivator yang sehat pun diberikan penangkal dan hadiah lainnya dari Shizi.Kini Shizi dan yang lainnya berada di Kota Tasari, kota perbatasan antara wilayah Klan Cahaya dan Klan Bintang Hitam."Ayah, sepertinya perang ini tak bisa dihindari lagi! Undangan kita untuk perundingan damai ditolak mentah-mentah oleh mereka!" ujar Sun Li pada Sun Ce."Karena tujuan mereka bukanlah untuk perdamaian, tapi
Terakhir Diperbarui: 2026-05-02
Chapter: Bab 329. Tak Bisa DihindariBab 329. Tak Bisa DihindariSetelah mengalahkan Mo Zi, segera Shizi mengambil sikap lotus untuk mulai mengembalikan qi-nya yang hilang.Di sisi lain, kalahnya Mo Zi oleh Shizi membuat Tong Feng yang bertarung dengan Sun Ce menjadi tidak fokus, dan celah tersebut dimanfaatkan oleh Sun Ce untuk mengalahkan dan membunuh Tong Feng.Bruk!Suara tubuh Tong Feng yang jatuh menjadi akhir dari semua pertarungan. Sun Ce menatap ke arah istana dan tempat lainnya. Ia hanya bisa menghela napas panjang melihat kehancuran yang ada.Sun Ce mengalihkan pandangannya ke arah Shizi yang sedang larut dalam meditasinya."Anak muda ini..." ujar Sun Ce tak bisa melanjutkan kata-katanya. Namun, dari sorot matanya jelas jika ia menilai tinggi Shizi.Di tempat lainnya, seorang wanita menatap teduh Shizi dari kejauhan. Sang wanita yang terlihat sangat dewasa tersebut jelas terlihat penasaran dengan sosok Shizi itu."Ibu? Ibu sudah sadar?" tanya Sun Ning yang menghampirinya.Sang wanita itu hanya tersenyum pada S
Terakhir Diperbarui: 2026-05-02
Chapter: Bab 328. Gagal.Bab 328. Gagal.Boom.Dua petinggi kiri yang tersisa, dengan satu serangannya, membuat Dong Ki, Tetua Pertama, dan Sun Li terpental dan terhempas dengan keras ke lantai.Kedua petinggi kekaisaran tersebut menyeringai setelahnya. Mereka berdua kemudian menarik satu amulet yang terpasang di leher mereka. Seketika mereka menunjukkan aura ranah saint tingkat menengah mereka pada semua orang yang ada."Amulet penekan aura!" ujar Tetua Pertama kecut."Cih, ternyata Xu Du gagal. Tidak bisa diharapkan!" ujar salah satu dari dua petinggi sayap kiri tersebut."Dengan ini, sepertinya kita harus menjalankan rencana kita lebih awal dari seharusnya!""Dan dia perlu kita bunuh secepatnya," ujar petinggi kiri lainnya sambil menatap tajam ke arah Shizi.Dengan sikap tenangnya, Shizi hanya tersenyum kecil setelah mendengar kata-kata dua petinggi sayap kiri tersebut.Wush.Sebuah aura ranah saint tingkat menengah menguar dari tubuh Sun Ce. Jika melihat auranya yang lebih tebal dan stabil, jelas jika Sun
Terakhir Diperbarui: 2026-04-28
Chapter: 327. Kekaisaran Sun327. Kekaisaran SunTiga hari berlalu."Master, inilah kota pusat dari para cultivator kegelapan dari Klan Cahaya!" ujar Sun Ning. Mereka semua memandang ke arah kota Irian dari satu puncak bukit, yang dari tempat tersebut mereka dapat melihat dengan jelas seluruh kota dan satu istana yang berada tepat di tengah kota.Shizi cukup terpukau saat melihat istana kekaisaran yang dikelilingi cahaya pelangi yang menyorot dari atas awan."Indah, tapi sayang… kedamaian kota ini tidak akan berlangsung lama," ujar Shizi datar.Mengerti apa yang Shizi katakan, segera Sun Ning menyahut."Semoga ayah dapat mengambil tindakan cepat untuk mengatasi hal tersebut," ujarnya."Mari kita bergegas, situasi awal kota Irian dan istana yang perlu kita ketahui terlebih dahulu, baru setelah itu kita sampaikan apa yang kita ketahui!" ujar Shizi penuh keseriusan."Apa master memiliki rencana lainnya?" tanya Sun Li meminta saran."Saat ini belum, namun yang jelas kita perlu tahu siapa saja yang menjadi pengkhianat
Terakhir Diperbarui: 2026-04-14
Chapter: Bab 326. Mantra hitamBab 326. Mantra hitamSeluruh tubuh Xu Du bersimbah darah, namun ia bukan bermandikan darahnya sendiri, tapi darah dari pengawalnya yang meledak, dan cipratan darah serta serpihan daging mereka mengenai seluruh bagian tubuhnya.Wajahnya pucat karena kejutan yang diberikan Shizi tersebut. Belum lagi dengan potongan tubuh yang berserakan di hadapannya, benar-benar memberikan tekanan mental padanya.Sangat jelas sorot matanya menunjukan rasa takut yang amat sangat pada pemuda ras manusia yang kini sedang bermain tebak-tebakan dengan para wanita cantik di sisinya."Sepertinya dua nomor terakhir ini yang tepat agar cultivator di sana mengikuti jejak rekan-rekannya!" ujar Shizi sambil menyeringai ke arah Xu Du yang membuatnya langsung takut seketika."Ampun!!""To… tolong jangan lakukan, aku… aku akan melakukan apa saja asal tuan muda jangan membunuhku!" seru Xu Du lirih dan ketakutan.Shizi melirik ke arah Sun Li dan Sun Ning yang wajahnya tampak syok dengan apa yang dilihatnya.Melihat li
Terakhir Diperbarui: 2026-04-12