Share

Axel Memang Rebutan

Penulis: Blue Angel
last update Tanggal publikasi: 2026-05-01 22:02:20

Setelah semuanya siap, mereka akhirnya pamit kepada Laura dan Ibu Axel. Laura melambaikan tangan sambil berkata selamat bersenang-senang kepada kakaknya dan yang lainnya. Damian, Axel, Roy, Zea, Vita, dan Elshi membalas lambaian tangan. Axel berpesan agar Laura belajar yang rajin dan jaga ibu baik-baik.

Dengan perjalanan sekitar 4 jam, mereka baru akan sampai ke pantai tujuan. Roy duduk di kursi depan dengan Zea, sementara Damian dan Elshi di kursi paling belakang. Vita sudah duduk d
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Tawanan Cinta Queen Mafia   Apa Hubungan Roy, Elshi dan Hugo?

    Tiba-tiba saja alat pendeteksi kata yang baru saja di aktifkan Axel, sebagai percobaan awal mengeluarkan sinyal alarm, tertulis di layar alat sebesar ponsel genggam, nama Hugo, bahkan kata itu terdeteksi di ucapkan sebanyak lebih dari 5 kali. Jarak deteksi maksimal adalah 200 meter. Berarti orang yang menyebut nama itu ada di sekitar atau tidak jauh dari Axel. Benar saja di sebuah tempat duduk santai, di dekat kamar Elshi dan Damian yang ada di ujung, terlihat Elshi dan Roy sedang bicara berduaan. Axel mendekat dan mencoba menguping pembicaraan mereka. "Roy, jadi bagaimana? apa sebenarnya rencana Hugo, kenapa dia tidak membalas pesan yang ku kirim dengan surat? Jangan-jangan kamu berkhianat padaku, kamu bilang dia akan menghubungi Minggu dini hari, bukti nya besok hari sudah Senin, tapi dia tidak ada menghubungiku sama sekali." Elshi tampak mencengkram kerah kemeja Roy. Mata Axel terbelalak, rasa-rasanya dia ingin berteriak karena kaget,

  • Tawanan Cinta Queen Mafia   Siapa Hugo Sebenarnya?

    "Aku belum yakin tentang perasaanku. Aku ke kamar mandi dulu, aku akan mengatasi diriku. Kamu istirahatlah dengan baik," kata Axel.Vita segera berbaring di ranjang. Sudah 30 menit Axel di kamar mandi, dia sepertinya tidak bisa mengatasi dirinya. Vita melihat siluet tubuh di kamar mandi yang dikelilingi kaca tersebut. Vita menelan ludahnya dan berusaha menstabilkan dirinya. Axel tampak mengangkat kepalanya ke atas dan meletakkan tangannya ke bawah.Vita kemudian beranjak dari ranjang dan menghampiri Axel yang dari tadi berdiri di kamar mandi."Axel, apa kamu capek? Apa tanganmu sakit? Keluarkan, mungkin aku bisa sedikit membantumu," kata Vita.Axel membuka pintu kamar mandi tersebut dan segera menggendong Vita ke atas ranjang.Keduanya kini larut dalam ciuman sarat emosi. Beberapa kali mereka terlihat saling bergantian menggigit leher satu sama lain dengan manis.Vita meminta Axel berbaring, kemudian kedua tangannya mulai beraksi

  • Tawanan Cinta Queen Mafia   Gejolak Asmara

    Axel terdiam sejenak."Pak, bagaimana? Apa jadi mesan kamarnya? Kalau tidak jadi, akan kami serahkan ke antrian di belakang," kata resepsionis."Jadi, tentu saja jadi. Tidak masalah 3 kamar, kami bisa saling berbagi," jawab Roy.Roy kemudian menyelesaikan pembayaran kamar yang mereka pesan. 3 kunci diserahkan pada Roy.Mereka kemudian berjalan menuju kamar. Kamar tersebut bernomer 78, 79, dan 80. Mereka ternyata tinggal bersebelahan.Roy segera membuka pintu 78 dan bersiap masuk. Axel ikut masuk mengikutinya."Axel, kamu mau ngapain? Kenapa masuk ke kamarku?" tanya Roy."Bukannya kita tidur sama-sama? Memang tidak boleh aku sekamar denganmu?" tanya Axel."Aku mau tidur dengan pacarku, Zea. Di sini terlalu dingin untuk tidur dengan teman pria," kata Roy sambil tertawa."Roy, kamu mau apa? Jangan macam-macam, kalian belum cukup dewasa untuk itu," kata Elshi."Kak Elshi, tenang saja. Aku cuma pelu

  • Tawanan Cinta Queen Mafia   Axel Memang Rebutan

    Setelah semuanya siap, mereka akhirnya pamit kepada Laura dan Ibu Axel. Laura melambaikan tangan sambil berkata selamat bersenang-senang kepada kakaknya dan yang lainnya. Damian, Axel, Roy, Zea, Vita, dan Elshi membalas lambaian tangan. Axel berpesan agar Laura belajar yang rajin dan jaga ibu baik-baik.Dengan perjalanan sekitar 4 jam, mereka baru akan sampai ke pantai tujuan. Roy duduk di kursi depan dengan Zea, sementara Damian dan Elshi di kursi paling belakang. Vita sudah duduk di kursi tengah. Axel yang masih membereskan barang bawaan mereka terlihat baru mau masuk ke dalam mobil."Damian, aku boleh duduk di belakang?" tanya Axel."Tentu saja bole..." Belum selesai Damian menjawab, Elshi sudah menutup mulutnya."Axel, kamu mau melihatku bermesraan dengan Damian di sini? Sudah duduk saja di kursi tengah," kata Elshi, yang sebenarnya ingin Axel dan Vita lebih dekat."Hemm, kenapa? Kamu tidak mau duduk di sampingku? Jelas kursi kosong y

  • Tawanan Cinta Queen Mafia   Kakak Roy Sudah Punya Pacar

    Keesokan paginya.Pintu rumah Axel diketuk seseorang. Ibu Axel tampak membukakan pintu.Setelah pintu dibuka, tampak tiga orang gadis dengan kecantikan di luar nalar, kecantikan setara bidadari dan model papan atas. Di samping mereka berdiri seorang pria yang memiliki ketampanan setara dengan anaknya Axel. Damian tersenyum dan meraih tangan Ibu Axel."Tante, maaf mengejutkanmu pagi-pagi. Perkenalkan, kami semua teman Axel dan Roy. Kami mau menjemput mereka untuk jalan-jalan ke pantai, apa boleh, Tante?" kata Damian dengan lembut dan ramah.Vita segera menghampiri Ibu Axel dan memeluknya. Dia bilang dia mau mengajak Ibu, dan juga Laura jika Ibu berkenan.Melihat kedekatan Vita dan Ibu Axel, Zea dan Elshi menutup mulut mereka seolah tidak percaya."Heem, biar menantu Ibu dan Axel yang pergi. Hari ini Laura mau kerja kelompok di rumah, mereka harus menyelesaikan tugas kelompok yang harus dikumpulkan hari Senin. Bersenang-senanglah.

  • Tawanan Cinta Queen Mafia   Sahabat Selamanya

    "Kamu tahu type-ku, bukan? Menurutmu gadis-gadis yang mengejar ku, apa akan masuk dalam type-ku. Jujur saja, dengan beban yang ku pikul, aku rasa aku belum pantas memikirkan tentang cinta, aku tidak mau punya kelemahan," kata Axel."Ya, aku rasa dia bukan type-mu. Apa salahnya punya pacar? Biar kalau kamu lagi stres dan penat dengan pekerjaan, ada yang bikin semangat dan memanjakan kamu." jawab Roy terkekeh."Roy, sejak kapan sih kamu jadi bergantung sama cewek? Memangnya se menyenang kan itu punya pasangan? Dulu perasaan semua cewek di sekolah mengejar kita berdua, dan kamu lebih cuek kepada mereka dibanding aku. Walau aku cuek, aku masih punya teman cewek, sementara kamu benar-benar menutup diri," kata Axel."Sejak Zea hadir, dia kasih aku kebahagiaan dan candu yang luar biasa," jawab Roy."Candu? Kalian sering begitu?" Axel tertawa."Karena kamu sahabatku, selama ini tidak ada yang kita rahasiakan, aku akan bilang, Zea wanita pertama y

  • Tawanan Cinta Queen Mafia   Roy Hanya Mencintai Zea Selamanya

    Zea menarik pelatuknya dan segera bersiap membunuh lelaki yang berada di depannya saat ini."Zea, sayangku, kamu boleh membunuhku, tapi sebelumnya izinkan aku menjelaskan semuanya padamu. Setelah itu aku berjanji, aku akan mati dalam pelukanmu," pinta Roy lirih.Roy maju beberap

  • Tawanan Cinta Queen Mafia   Identitas Roy Sebenarnya

    Dari gelagatnya aku rasa mereka adalah orang yang berbahaya, aku hanya asal ngomong menyebut mereka mafia," kata Axel.Zea tidak banyak omong, dia tampak linglung di dalam mobil."Zea, aku tahu nama mereka. Lelaki berbaju hijau itu yang berdiri di dekat Roy bernama Hendro,

  • Tawanan Cinta Queen Mafia   Roy, kamu??

    Beberapa saat kemudian, Zea dan Roy tiba di tempat yang benar-benar tidak asing bagi Zea. Roy membawanya ke tempat biasa kelompok Naga Merah nongkrong. Roy menghentikan mobilnya dan memarkirnya. Beberapa orang segera muncul. Mereka adalah anak buah Roy, dan yang membuat Zea tidak kalah kaget, di

  • Tawanan Cinta Queen Mafia   Bedebah Kau Roy

    Setelah sadar, Roy melihat sekelilingnya. Di sana ada Doni, Hendro, Raya, Devan, dan Hugo. Hugo menampar keras wajah Roy hingga kepalanya terputar ke samping kiri. Roy memegang wajahnya yang terasa sakit, kemudian menatap Hugo dengan mantap.Raya segera menenangkan Hugo."Bos,

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status