LOGINElshi Wanita cantik, cerdas, pandai bela diri namun memiliki sisi kejam sejak kematian sang ayah, kehidupannya sebagai gadis manis nan lembut berubah drastis. gadis sexi ini kini menjelma menjadi queen Mafia untuk membalas dendam, siapa sangka dalam perjalanannya membalas dendam kematian sang ayah dia harus jatuh cinta kepada Damian, cowo tampan dengan tubuh kekar berwatak romantis yang merupakan buruh bangunan di salah 1 perusahaan miliknya, sungguh di sayangkan cintanya bertepuk sebelah tangan, Damian hanya mencintai tunangannya gadis desa yg di ketahui manis, lugu dan polos itu. berbagai cara di lakukan elshi untuk menakhluknya, dari cara lembut sampai kasar dan memaksa. berkali pun Damian menolaknya, elshi tak mampu melupakan pria yang membuatnya jatuh cinta pada pandangan pertama itu, bagaimana kah kisah cinta mereka, mampu kah elshi menaklukan damian di akhir cerita mereka, akan kah elshi bisa kembali ke kehidupan awalnya dan melepaskan sifat buruk nya yg kini menjadi queen Mafia paling di Takuti di kotanya.
View MoreAku manajer di sebuah perusahaan. Gajiku lumayan, ditambah sering diberi bonus oleh bosku jika berhasil mencapai target." Roy terlihat belum siap memberi tahu siapa dirinya sebenarnya.Roy mengambil sebatang rokok, kemudian menyalakannya dan mengisapnya, khas lelaki dewasa di drama mafia. Axel melirik ke arah Roy."Roy, sejak kapan kamu merokok? Bukannya biasanya tidak suka?""Axel, kamu pura-pura polos atau bagaimana? Kamu saja tidur dengan perempuan yang bukan kekasihmu, aku tidak terkejut. Oh ya, bagaimana menurutmu Vita dan Kak Elshi? Apa mereka termasuk tipemu?" balas Roy."Beberapa tahun tidak bertemu, kamu sudah mulai banyak omong, ya. Tidak pendiam seperti biasanya. Elshi dan Vita biasa saja, mereka membosankan. Zea justru lebih menantang dan menarik," kata Axel menggoda Roy.Roy menatap Axel dengan tajam, kemudian melayangkan tinju ke dada kekar Axel. Axel menepi, lalu menahan tangan Roy."Serius sekali, aku hanya bercan
Beberapa saat kemudian, mereka tiba di kediaman Zea. Saat itu, Zea mengajak Roy dan Axel masuk terlebih dahulu ke dalam untuk minum kopi. Saat pintu dibuka, tampak Elshi dari balik pintu. Axel terpaku. Bagaimana mungkin dunia ini begitu sempit? Elshi adalah wanita yang pernah lomba balap dengannya waktu itu. Elshi dikenal dengan kemampuan balap terbaik di kelompok tersebut. "Kamuuuu..." Elshi dan Axel berkata serempak. "Kak Elshi, kamu kenal dengan Axel?" tanya Roy. "Elshi pernah lomba balap denganku dulu, waktu aku masih di sana. Elshi, apa kamu masih ikut balap liar tersebut?" tanya Axel. Roy terkejut. Ternyata sahabatnya itu pernah bergabung dengan dunia tersebut. Axel rupanya tidak kalah nakal darinya. Dengan mengetahui hal ini, Roy semakin mantap ingin bercerita banyak tentang dirinya kepada Axel. Sebelumnya, ia mengira Axel adalah seorang pebisnis andal, sehingga ia ragu untuk menceritakan siapa dirinya saat ini. "Ternyata kalian sudah saling kenal. Ayo kita masuk, bi
"Damian, saat Dara membuka ranselnya, tiba-tiba ada kelabang. Dia ketakutan dan refleks berlari lalu memelukku seperti yang barusan kalian lihat tadi. Jangan salah paham, asal kamu tahu orang yang kusukai adalah wanita yang berada di mobilku saat ini," kata Jerry sambil berbisik agar Zea tidak mendengar."Aku percaya Pak Jerry bukan orang yang suka merebut tunangan orang lain. Kalau begitu, selamat senang-senang dengan Bu Zea. Silakan Pak Jerry kembali ke mobil!" kata Damian sambil tersenyum puas.Jerry menepuk pundak Damian, kemudian bergegas pergi menyusul Zea kembali."Zea, ayo kita berangkat. Aku yakin kamu bakal suka resto tersebut," kata Jerry.Setengah jam kemudian, mereka tiba di Resto Lover. Zea tampak antusias saat memilih kue yang tersedia di sana. Tiba-tiba, lengan kekar berotot menarik tangan mungil Zea dan mendekapnya ke dalam pelukan. Zea terkejut dan mendapati wajah tampan Roy di hadapannya. Lelaki tersebut tampak memasang wajah ce
Jerry segera menurunkan Dara, dan berlari ke arah Zea yang membungkuk memungut bekas beling yang berserakan."aau sakit sekali." Seru Zea"Zea, kenapa, tanganmu berdarah, sudah lepaskan belingnya biar aku yang bersihkan." Kata JerryJerry tampak mengecup tangan kanan Zea yang terluka, dan membalutnya agar darah tidak menetes lagi."Kak Jerry, aku tidak apa-apa, terimakasih ya." Kata Zea"Zea kamu sudah tidak apa-apa kan, ayo kita segera ke ruang rapat!" Pinta Elshi sambil membantu adiknya berdiri.Sementara Damian memandang ke arah Dara dengan tatapan mematikan, dia sebenarnya ingin bertanya ada apa sebenarnya, kenapa bisa Dara memeluk Jerry dalam ruangan tersebut, tetapi dia merasa tidak cocok membicarakan nya saat jam kerja begini.Bu Dara, Mari!" Kata ElshiDara, Damian, Zea dan Jerry segera membuntuti Elshi di belakang menuju ruang rapat.di barisan paling belakang ada Jerry dan Zea, Jerry terliha
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviews