แชร์

Bab 93. Jebakan Dalam Tipuan

ผู้เขียน: North Star Jewel
last update ปรับปรุงล่าสุด: 2025-12-20 21:00:37

Setelah terengah keras dan mondar-mandir di ruangannya, Christina berhasil diseret dari ruang rekaman untuk masuk ke ruangan Dalton. Begitu ia melihat wanita itu, Dalton langsung datang dan mencekiknya.

“Dasar wanita brengsek! KAMU BERANI MENGKHIANATIKU … HAH!” Dalton mengamuk marah pada Christina dan langsung mencekik di leher. Ia menyeret wanita itu dengan cekikannya ke salah satu dinding tak jauh dari pintu. Manajer Christina serta asistennya lalu beberapa staf dari Dalton yang ada di ruangan itu langsung panik dan berusaha menjauhkan Dalton dari Christina.

“Pak … Pak … jangan Pak … dia bisa mati!” ujar manajer itu. Salah satu staf lainnya ikut memegang lengan Dalton agar ia tak makin menekan gengamannya pada leher Christina.

“Pak, hentikan! Jangan!” pekik staf lainnya mencoba ikut melerai. Christina sudah pani, ketakutan dan nyaris kehilangan napas. Ia meronta tapi kemudian lemas karena Dalton t

อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทล่าสุด

  • Terbakar Asmara Bosku   Bab 119. Usir Mereka Keluar

    “Syukurlah kamu baik-baik saja, Sayang!” ujar Josh dengan serta merta memeluk Honey yang terpaku di depan pintu. Ia kaget sekaligus tak mengerti dengan yang terjadi.Sementara Axel yang menyaksikan kakaknya tiba-tiba dipeluk oleh Josh langsung melerai. Ia menarik bahu Josh sehingga ia jadi menjauh dari Honey.“Apa yang kamu lakukan? Kenapa kamu bisa tahu jika kami tinggal di sini?” sahut Axel separuh menghardik. Ia mengernyit hebat pada Josh yang tanpa ijin langsung memeluk. Terlebih ia tahu tentang identitas Honey.“Maaf Axel. Aku sangat senang bisa melihat Honey …” Josh langsung beralih pada Honey dan tersenyum manis padanya.“Apa kamu baik-baik saja? Bagaimana kejadiannya? Apa kamu terluka?” tanya Josh dengan nada kekhawatiran yang terlihat jelas. Axel jadi mendengus kesal mendengar Josh dan ia masih mendelik agar Josh mengerti.“Aku baik-baik saja, Josh!” jawab Honey dengan lemb

  • Terbakar Asmara Bosku   Bab 118. Dekap Erat Diriku

    Suara Rei langsung membuat tiga orang yang berada di dekat Honey jadi menoleh ke belakang. Mereka adalah satu dokter spesialis kandungan, spesialis gizi dan nutris serta Nathan Giandra sebagai kepala rumah sakit. Dokter kandungan bahkan tengah memeriksa kandungan Honey dengan portable USG.Mata Honey langsung terbelalak dan seketika ia panik. Nathan lantas berjalan ke arah Rei dan menghalangi pandangannya pada Honey yang tengah diperiksa.“Kenapa kamu masuk tiba-tiba seperti ini?” tegur Nathan pada Rei dengan kening mengernyit. Rei tidak begitu memedulikan Nathan dan mencoba mengintip ke arah belakang Nathan ingin tahu apa yang terjadi pada Honey. Tapi Nathan dengan sigap menghalangi.“Kamu mau apa?” tanya Nathan separuh menghardik. Rei kembali berbalik menoleh pada Nathan dengan kening mengernyit heran dan berbagai pertanyaan di kepalanya.“Mereka sedang apa, Om?” selidik Rei jadi curiga. Nathan langsung merangkul Rei

  • Terbakar Asmara Bosku   Bab 117. Berharga Untuk Dibela

    Benjamin Stiller akhirnya menandatangani pakta perjanjian untuk menjual saham mayoritas miliknya di The Starline. Perusahaan itu disepakati akan dijual dalam harga yang telah disepakati. Sebagai balasannya, Abraham akan mencari dan menemukan Herman Heubert yang telah menipu dan menjual secara ilegal Superhart Tech bahkan mempertaruhkannya di meja judi.“Apa yang akan kamu lakukan setelah menemukan Huebert?” tanya Abraham sambil berbasa-basi seraya menyesap kopinya. Benjamin hanya mendengus menyengir menatap Abraham.“Jika kamu jadi aku apa yang akan kamu lakukan padanya?” Benjamin balik bertanya pada Abraham. Abraham terkekeh kecil dan menggelengkan kepalanya.“Jika aku jadi kamu maka aku tak akan membeli perusahaan seperti itu di meja judi. 90 persen sudah jelas itu adalah penipuan. Entah perusahaan itu terlilit banyak utang atau dimiliki oleh gembong mafia. Tinggal pilih!” sindir Abraham pada Benjamin yang langsung cemberut

  • Terbakar Asmara Bosku   Bab 116. Rencana Licik Charlotte

    Usai kejadian yang membuatnya malu di depan Josh karena tak berhasil menemukan berita soal Axel Clarkson, Charlotte ternyata tak menyerah. Ia yakin benar jika yang dilihatnya adalah sosok yang diakui sebagai Axel Clarkson.Semalaman sehabis kejadian itu ia berpikir tentang apa yang bisa ia lakukan untuk membuktikannya. Sudah terlalu banyak keanehan dan rasanya Charlotte harus curiga dengan sosok Axel tapi bukan dia.“Aku harus bisa mencari tahu siapa dia. Aku yakin orang itu sudah mengambil identitas Axel dan menipu banyak orang. Tapi bagaimana caranya?” gumam Charlotte pada dirinya. Tiba-tiba Travis Lancey datang menghampiri Charlotte dan duduk di sebelahnya. Charlotte sedikit terkesiap melihat Travis duduk dengan wajah murung dan sebuah mug berisi kopi di tangannya.“Kamu baik-baik saja?” Charlotte berinisiatif bertanya.“Tidak!” sahut Travis cepat dengan wajah dongkol. Charlotte hanya bisa diam saja dan berusaha tak

  • Terbakar Asmara Bosku   Bab 115. Bad Boy Harus Pergi

    Axel Clarkson kembali ke rumah sakit untuk mengunjungi kakaknya Honey untuk membawakan pakaian ganti dan beberapa keperluannya. Namun begitu ia masuk ke dalam kamar, langkahnya terhenti.“Mulai sekarang kamu tak akan lepas dariku lagi. Kamu milikku!” ungkap Rei dengan nada lembut makin mendekat pada Honey. Honey menahan napasnya dan tak bisa bergerak sama sekali. Otaknya tak bisa berpikir.“EHEM!” deheman keras membuyarkan suasana intim yang berusaha dibangun oleh Rei. Honey dan Rei tersentak menoleh ke belakang dan melihat Axel sudah berdiri dengan ekspresi datar cenderung kesal.Rei terpaksa menjauh perlahan dan melepaskan Honey darinya. Bagi Honey itu adalah kesempatannya untuk melepaskan diri dari Rei. Mau tak mau Rei memindahkan tangannya dan Axel langsung berjalan ke arah ranjang dengan tatapan menantang pada Rei.“Setahuku ini adalah rumah sakit. Aku tidak tahu jika kamu bisa dengan leluasa bermesraan di dalam kamar ru

  • Terbakar Asmara Bosku   Bab 114. Dibalik Layar

    Christina harus menjalani pemeriksaan nyaris enam jam tanpa istirahat di kantor Polisi. Berbagai pertanyaan untuknya sudah dilontarkan oleh pihak kepolisian.Christina sampai stres berat menghadapi begitu beratnya pemeriksaan padanya. Ia terus mengaku bahwa dirinya tak terlibat apa pun sama sekali. Dan polisi tak memiliki bukti yang konkret tentang keterlibatan Christina.Terlebih pria yang ditangkap saat penusukan itu terjadi mengakui jika ia hanya membenci Rei dan tidak mendapat suruhan maupun perintah dari siapa pun.Oleh karena itu, Christina akhirnya dilepaskan karena tak cukup bukti untuk menjeratnya. Namun masalah belum jauh darinya. Kali ini Christina harus berhadapan dengan para pencari berita yang tengah menunggunya di depan kantor polisi tanpa lelah selama berjam-jam.Christina tak mau menjawab apa pun. Ia langsung ditarik oleh pengacaranya untuk masuk ke dalam mobil untuk menghindari kejaran wartawan. Begitu tiba di dalam mobil, Christina yang ketakutan berubah kesal dan g

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status