Beranda / Romansa / Terjebak di Ranjang CEO Kembar / 52. Identitas Tersembunyi

Share

52. Identitas Tersembunyi

Penulis: ReyNotes
last update Tanggal publikasi: 2026-01-30 16:37:04

Te-tentu saja."

Mereka berjalan keluar menuju taman belakang mansion. Udara malam sejuk, dan suara pesta di dalam mansion terdengar samar. Kimmy membawa Stefhani ke gazebo kecil yang agak tersembunyi di balik pohon-pohon besar—tempat yang cukup privat.

"Aku harap kamu tidak keberatan aku mengajakmu ke sini," ujar Kimmy sambil duduk di bangku gazebo. "Aku ingin bicara dengan lebih privat."

Stefhani duduk di seberangnya, jantungnya berdegup cemas. "Iya, nggak papa. Ada apa sebenarnya? Aku lihat k
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (9)
goodnovel comment avatar
Ratih Tyas
masih teka teki yang menjebak stefany ya
goodnovel comment avatar
Ratih Tyas
Hmmm lambat laun Blue pasti tau sih identitas stefany
goodnovel comment avatar
fatmawati
semoga saja Kimmy bisa menjaga rahasianya Stefani kalo Stefani adalah keturunan bangsawan
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Terjebak di Ranjang CEO Kembar   142. Segalanya

    Secara rutin keluarga Willson berkunjung ke kastil Ravenclaw di mana Stefhani, Blue dan anak-anaknya tinggal. Atau sebaliknya, Blue yang memboyong keluarganya berkunjung ke mansion The Willson.Larry semakin sehat dengan adanya cucu-cucu. Mike bahkan tidak selalu berada di sampingnya sekarang. Ia lebih sering mengurus aset bangsawan mewakili Larry.Sementara Gloria kini lebih perhatian. Ia yang merawat Larry dengan tulus.Hari ini, Ballroom kastil mewah disiapkan khusus untuk perayaan ulang tahun kedua si kembar. Dekorasinya sangat meriah.Setengah ruangan dengan tema "Princess Wonderland" dengan dominasi warna pink, ungu, dan emas, lengkap dengan kastil mini, balon-balon berbentuk mahkota dan kupu-kupu, serta meja dessert yang penuh dengan kue bertingkat dan cupcakes dengan topper princess.Setengah ruangan lainnya dengan tema "Little Businessman Empire" dengan dominasi warna hitam, silver, dan biru navy, dihias dengan miniatur gedung-gedung pencakar langit, meja-meja kerja mini, bahk

  • Terjebak di Ranjang CEO Kembar   141. Kelahiran Dua Kembar

    Dr. Hassan yang mendengar ucapan Blue tersenyum geli. Ia sudah sangat sering mendengar suami-suami yang bilang hal yang sama di ruang bersalin dan kemudian dua tahun kemudian, mereka kembali lagi dengan kehamilan kedua.Mommy mondar-mandir sejak pagi dan sekarang kakinya mulai pegal, tapi ia tidak bisa berhenti. Dari kamar Kimmy yang sudah pembukaan sembilan, ke kamar Stefhani yang pembukaan tujuh, lalu kembali lagi.Daddy Geo mencoba menariknya untuk duduk. "Bianca, sayang, kamu harus istirahat. Kamu sudah mondar-mandir seharian.""Aku tidak bisa istirahat!" jawab Mommy Bianca dengan cemas. "Kedua menantuku sedang kesakitan melahirkan cucu-cucuku! Bagaimana aku bisa tenang?!""Dengan duduk dan bernapas," jawab Daddy Geo dengan lembut tapi tegas, menarik istrinya untuk duduk di sampingnya. "Kamu tidak akan bisa bantu siapa pun kalau kamu pingsan karena kelelahan."Larry juga terlihat sangat Lelah. Sejak pagi, ia sudah di rumah sakit dan menolak untuk pulang meski Gloria sudah menyuru

  • Terjebak di Ranjang CEO Kembar   140. Kepanikan Blue dan Grey

    Bianca memberikan satu piring kecil kue lemon pada Gloria. “Silahkan. Ini salah satu menu favorit keluarga.”“Terima kasih.” Gloria menunduk sambil menerima piring itu. Ia mencicipi dan tertegun sejenak.“Bagaimana?” tanya Bianca.“Enak sekali. Pantas saja menjadi favorit.” Gloria mengamati tekstur kue. “Sangat lembut dan ringan sekali dimakan.”Bianca menceritakan bahwa semua makanan di mansion memang dibuat dengan bahan-bahan khusus yang ramah untuk penderita alergi seperti Luna. Mau tidak mau, semua anggota keluarga makan apa pun yang Luna bisa makan.“Tapi dengan begitu kalian jadi fit karena makanannya selalu sehat.” Gloria menyimpulkan.“Benar.”Mereka terdiam kemudian. Gloria meletakkan piringnya dan mengambil serbet. Mengelap ujung bibirnya dengan sikap elegan, kemudian setelah selesai menatap Bianca.“Aku mau minta tolong padamu.”Bianca mengerutkan kening. “Minta tolong apa?”“Aku… sadar selama ini tidak baik pada Stefhani dan terlalu memanjakan Margie. Melihatmu sukses meng

  • Terjebak di Ranjang CEO Kembar   139. Jadi Rebutan

    “Sudah jangan merengut begitu.” Blue menasehati kembarannya. “Kalau masih mau protes, sana ngomong sama Tuhan.”Grey menghela napas panjang. “Iyaa. Cuma aku tuh masih kepikiran kalau punya kembar lelaki dan perempuan kaya Sky dan Luna kan hemat. Sekali aja hamil udah punya sepasang.”“Maksudnya, kamu nggak mau Kimmy hamil lagi?”“Tadinya begitu. Kayanya kasihan aku sama Kimmy. Lemes banget dia selama hamil.”Keduanya spontan mengamati istri-istri mereka. Kimmy sedang duduk bersama orang tuanya. Demikian juga dengan Stefhani yang mengobrol dengan Larry dan Gloria.“Meski begitu, Kimmy tampak bahagia kok.”Grey mengangguk. “Dokter memang bilang trimester kedua, kesehatan Kimmy akan lebih baik. Tapi kenyataannya nggak tuh."“Mungkin karena anak yang di rahim Kimmy perempuan, bawaannya malas dan lemas. Jadi pengennya cuma rebahan.” Blue memberikan analisanya.Spontan Grey menoleh pada Blue. “Bisa jadi begitu, ya. Soalnya, Stefhani meski mual dan muntah tetap aktif. Pasti karena dia hamil

  • Terjebak di Ranjang CEO Kembar   138. Jenis Kelamin Bayi-Bayi

    “Margie melahirkan anak perempuan.” Stefhani berkata pada suaminya yang sedang bekerja online.“Oh, oke.” Blue hanya membalas singkat. Tetapi, kemudian kepalanya mendongak dan menatap sang istri yang duduk termenung di sofa.Akhirnya Blue bangun dari kursi kerjanya dan menghampiri sang istri. Bibirnya mencium puncak kepala Stefhani sementara tangannya mengusap lembut perut yang mulai menonjol itu.“Kenapa? Kamu mau ke kastil Margie?”Stefhani menggeleng. “Kurasa Margie masih istirahat. Aku hanya kasihan pada Margie.”“Karena?”“Kedudukannya semakin terpuruk karena melahirkan anak perempuan sementara istri pertama Prince Axel telah memiliki dua putra.”Blue tidak mau berkomentar. Karena jika ia membuka mulut, maka ia yakin tidak bisa mengontrol kata-kata kasar yang akan keluar.Baginya para bangsawan itu memang sudah seharusnya terbuka pikirannya. Anak lelaki dan perempuan setara dan tidak adil rasanya terus-terusan mendeskriminasikan anak perempuan.Selang beberapa hari, pesta penyamb

  • Terjebak di Ranjang CEO Kembar   137. Berubah Lebih Baik

    Setelah insiden Gloria dan Margothie tersesat, keduanya memang langsung berubah. Mereka bersikap lebih baik tanpa menonjolkan diri. Terutama Gloria.Ancaman akan diceraikan merupakan pukulan telak baginya. Seorang putri bangsawan yang dicerai karena mempermalukan suami adalah tindakan sangat tercela di kalangan mereka.Bahkan jika itu terjadi, bisa jadi seorang putri bangsawan akan dikucilkan. Tentu Gloria tidak ingin hal tersebut menimpanya.Pesta kehamilan Stefhani dan Kimmy berlangsung meriah—meski hanya keluarga dekat saja yang hadir.“Aku berharap Stefhani melahirkan di kastil.” Larry berkata pada Geo.Mereka sedang mengamati sesi foto para ibu hamil dan suami-suami mereka. Blue yang biasanya berwajah datar, hari ini banyak tersenyum.Sementara Grey yang terlihat paling bahagia. Keinginannya agar istrinya dan istri Blue hamil berbarengan tercapai.“Aku mengerti keinginanmu. Tetapi, di sini fasilitas kesehatan lebih canggih.” Geo memberi saran, “Lagipula, biarkan Blue dan Stefhani

  • Terjebak di Ranjang CEO Kembar   54. Hadiah Pernikahan

    Stefhani langsung membeku. "A-apa?"Kini semua menoleh dan menatap Stefhani. Vincent hanya tersenyum, lalu mengangguk pelan. Tetapi, Stefhani masih ragu.”"Kimmy, aku... aku tidak yakin—""Oh, Ayo lah! Ini hadiah pernikahan dariku. Please?" Kimmy memohon dengan mata puppy yang menggemaskan.Grey ik

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-23
  • Terjebak di Ranjang CEO Kembar   50. Undangan Makan Malam

    Selesai rapat, Bianca dan Geo segera pergi. Sementara Sky dan Luna mengikuti Blue dan Stefhani kembali ke ruang kerja Grey.“Aku ada perlu sebentar dengan Crystal. Kalian tunggu di sini dulu,” titah Blue.Stefhani melirik Blue yang keluar sambil membawa laptop. Kenapa ia tidak diajak? Jika Blue mem

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-23
  • Terjebak di Ranjang CEO Kembar   55. Tamu Tak Terduga

    Stefhani terdiam sesaat mendengar pertanyaan tersebut. Untungnya, Kimmy langsung bantu menjawab dan mengalihkan perhatian Bianca.“Pasti karena bakat saja, Mom.” Kimmy meraih tangan mertuanya. “Aku juga les piano tapi nggak bisa main sebagus Stefhani.”“Kamu bakat di bidang lain, dear.” Bianca meng

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-23
  • Terjebak di Ranjang CEO Kembar   47. Hanya Menciummu

    Blue menatap Vincent dengan tatapan datar, dingin. Tangannya yang memegang gagang pintu mengencang hingga buku-buku jarinya memutih.Tapi ia segera menguasai diri. Blue menarik napas pelan, lalu memasang ekspresi netral.“Vincent,” Blue menyapa dengan nada formal. Lalu m

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-22
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status