LOGINZelina Gold meets an extremely handsome man named Niklaus Jacobs, but because she's From New York she's never heard of him... he's the wealthiest man in the world, and voted 6 years in a row the #1 guy to sleep with and to marry... He was what she thought of as her 100th blind date. He proposes marriage to her on their first date. Will Zelina Gold agree to marry the handsome Niklaus Jacobs and become Mrs Jacobs???
View MoreAssalamu’alaikum Pesantren
(Assalamu’alaikum Cinta)
Berawal dari kisah gadis remaja, yang ingin masuk pesantren. Namun, tidak dengan niat yang tulus.
Ya, boleh dikatakan tidak tulus karena, niat awalnya ingin kurus. Tidak masuk akal memang tetapi, itulah niat awalnya.
Terjebak dalam cinta di Pesantren, di mana yang namanya pesantren melarang akan adanya santriwan/santriwatinya pacaran.
Lambat laun menyadari bahwa niat awalnya masuk pesantren adalah salah. Dia merasa bersalah, terhadap orang tuanya dan diri sendiri.
Saat biaya tak mampu lagi untuk menanggung, dia diharuskan pindah sekolah, walau para pengajar telah membebaskan biaya untuknya.
Namun, orang tuanya telah bertekad untuk memindahkannya dengan alasan 'tak tega jauh dari sang anak'.
"Nak ..., maafkan Abah ya. Abah dan Mamak tidak punya cukup biaya lagi untuk melanjutkan sekolahmu di sini."
Ucap Abah sambil mengelus kepalanya yang tertutup jilbab, sedangkan Lia hanya tertunduk lesu ketika mendengar perkataan dari Abah.
Mereka tidak mengobrol di dalam asrama, melainkan di bawah pohon yang rindang di atas bilah bambu. Semilir angin yang sejuk menemani percakapan yang syahdu.
Mereka memilih tempat ini, karena merasa lebih nyaman dan sedikit sepi. Lebih sesuai mengingat suasana hati yang sedang bergejolak.
"Tapi Bah ..., pihak pesantren sudah membebaskan semua biaya untukku, supaya aku masih bisa melanjutkan pendidikan di sini,"
Lia menolak, berusaha menjelaskan pendapat yang ia dengar dari ustazah kemarin sore.
Karena sebelum orang tuanya bicara pada Lia, mereka sudah terlebih dahulu memberi tahu pihak pesantren. Ustazah pun memanggil Lia, guna mengutarakan niat baik mereka.
Pemilik yayasan merasa lebih baik Lia bertahan dengan cara membebaskan semua biaya. Namun nasib berkata lain. Lia masih harus menuruti kemauan orang tuanya.
Saat malam, di mana telah mendekati hari perpindahan. Dia menangis bersama teman-temannya di dalam kamar asrama, dia takut tidak bisa bertemu lagi dengan teman-teman yang sudah sangat akrab dengannya.
Lia hanya membisu saat berada di dekat sahabatnya, dikala sahabatnya bertanya bukan menjawab dengan kata-kata, ia malah menjawab dengan deraian air mata.
"Sudah cuy .... Insya Allah ini jalan terbaik untukmu, turuti kemauan orang tuamu," ucapnya salah satu sahabatnya menenangkan.
"Gak baik membangkang permintaan orang tua," sambungnya lagi sambil mendekap tubuh Lia yang berguncang karena tangisannya.
Walau mereka anak pesantren, namun masalah panggilan mereka tidak kalah dengan anak sekolah umum.
" ..., aku takut kita tidak bisa bersua lagi, aku akan sangat merindukan kehidupan seperti ini..." ucapnya menggantung.
"Suka duka, rasa saling melindungi, rasa kekeluargaan ini dan rasa kemandirian yang kudapat disini. Semuanya, aku akan sangat merindukan masa ini," ucapnya lagi dalam tangisan yang hampir mereda.
Pacarnya yang semula dipertahankan mulai bertingkah. Dia ingin mencari pengganti dirinya, yang membuat sakit hati adalah sang pacar tidak mempunyai perasaan yang peka.
Pacarnyaingin menjadikan adik angkatnya sebagai pacar dan yang miris lagi sang pacar meminta persetujuan darinya.
Suatu hari Erik mengirimkan surat pada Lia, mengajak untuk bertemu secara diam-diam di belakang gedung asrama yang langsung membelakangi hutan.
Sementara teman yang datang bersama Erik dan Lia berjaga-jaga takut ada yang melihat pertemuan itu.
"Say. Jika kamu pindah sekolah, apa aku boleh memiliki pacar lagi? Namun, aku tidak ingin kita putus," perkataan itu meluncur begitu saja dari mulut sang kekasih yang begitu dia sayangi.
Lia tersentak. Bagai tersengat lebah, hatinya terasa nyeri. Walau terkejut, ia berusaha tetap tersenyum.
"Boleh kok, asal wanita itu orang yang kukenal," ucap Lia sebisa mungkin terlihat tenang dengan senyum palsu yang menghiasi wajahnya.
"Kamu kenal kok sama orangnya, malahan kalian sanggat akrab," ucapnya tanpa ada rasa bersalah saat mengutarakan maksudnya.
"Siapa ..., aku akrab sama dia?" Lia sedikit bingung dan terkejut namun, tetap terlihat santai.
"Iya ..., kamu akrab sekali malahan. Eni, dia orangnya," Erik berucap dengan senyum mengembang sempurna di wajahnya, tanpa dia tahu bahwa ada hati yang terluka.
"Eni! ... Eni, adik angkatku? ...." Lia kaget dan rasa ingin menangis saat itu juga, mendengar penuturan Erik yang dianggapnya akan setia namun, semua itu salah.
Runtuh sudah hati yang terbangun oleh cinta, lenyap seketika saat kata-kata itu meluncur seolah tanpa rasa bersalah.
Tiga hari sebelum hari perpindahan. Dia menemui sang pacar yang sedang berada di pondoknya bersama seorang sahabatnya, dengan alasan ingin meminta barang yang ada padanya.
Sang pacar merasa tersinggung dan marah. Namun, pada akhirnya apa yang ia pinta diberikan oleh Erik.
"Kenapa harus diambil?! ... kenapa gak ditinggal aja albumnya bersamaku, sebagai pengingat akan dirimu dikala rindu melanda," ucap sang kekasih hati yang merupakan cinta pertamanya.
"Kalau album foto itu bersama kamu, bagaimana denganku?! Bagaimana aku melihat wajahmu nanti, tidak mungkin aku menengokmu di sini atau bahkan kamu akan datang kepadaku saat aku merindukanmu!" Ucap Lia tegas namun dengan nada suara memelas.
"Halah ..., bilang aja itu cuma alasanmu yang tidak ingin mempunyai hubungan lagi denganku!" Sang kekasih berucap dengan nada sedikit meninggi karena merasa dipermainkan.
"Tidak ..., bukan seperti itu, aku hanya ingin menyimpan semua kenangan kita bersamaku," ucap Lia sambil menunduk menahan air mata yang siap keluar kapan saja.
"Atau begini saja, kamu ambil salah satu foto yang ada di album itu dan sisanya berikan padaku," sambungnya mengajak sang pacar untuk bernegosiasi.
Erik menarik nafas panjang di kala hatinya menahan gejolak, karena akan ditinggal sang kekasih hati. Sejujurnya dia sangat mencintai Lia namun, apalah daya dia tak mampu menahan Lia untuk tetap bertahan di pesantren ini.
Lia meninggalkan sang pacar tanpa keputusan dan pergi begitu saja. Erik merasa tertekan atas kepergian Lia.
Akhirnya dia juga memutuskan untuk pergi karena merasa terlalu banyak kenangan indah yang sudah terbangun. Terlalu manis untuk dilupakan namun, terlalu pahit untuk dikenang.
Mereka dipertemukan kembali, namun bukan untuk bersatu melainkan sebagai salam perpisahan. Dia menghadiri acara pernikahan wanita yang meninggalkannya tanpa ada keputusan yang jelas.
Aria JacobsPOVHey, I'm Aria Jacobs daughter of Zelina and Niklaus Jacobs... I am eighteen years old... I have an older brother named Aaron Jacobs, my brother spoils me too death he took over dad’s business a few years ago and he always makes sure he has time for me... He is a year older than I am...Today is a big day for me it’s my high school graduation, all our family is flying in just for today I'm so excited to see my aunt Catherine, I'm going to be interning at her company in Greece for the summer vacation... I love tech and my family has encouraged me to follow my dreams and I promise you I am...My mom hated the idea of me going to Greece for the summer, but she would never get in the way of my dreams..."Aria..." I turn to see my mother standing behind me...I was currently standing in front of the full-length mirror in my walk in closet... My aunt Alexis designed this dress for my graduation... It was a long black mermaid style dress with lace in the front and a very deep V
Chapter 99Six months laterZelina JacobsPOVAria is ten months old already and Aaron is almost two years old... my kids are getting older by each day.Which makes me feel old... We found out that Zia is pregnant after Raven and Sidney's wedding she is seven months pregnant now...I was sleeping when Niklaus woke me"My Lina" he kisses my shoulder."Yes?" I ask not opening."Honey get up we have to leave in two hours" he tells me"Leave to where?" I ask"A family vacation" he tells meI open my eyes and sit up. "What?"He chuckles lightly "We’re going on a family vacation to Marseille""We going to France?" I ask in shockHe nods. "Yes...""Oh okay...” I lay back down covering my head under the sheets. “Five more minutes" I tell him"Get up Zelina" he tells meI roll my eyes and sit up. "Fine..."I get up get ready... We have breakfast and then head to the airport... I did not know the whole family would be coming, Niklaus's grandparents, He's parents, aunts, uncles, sisters, and cou
Chapter 98Today is the wedding…Raven was busy speaking to Niklaus and Reign about marriage and how doing in their respective marriages"Reign how are you and Zia doing" Raven asks"It’s been great up until two days ago, Zia's been extremely moody and making me go to France for her favorite chocolate which is ridiculous" Reign says"Zianna doesn't seem like fussy woman" Niklaus said"You trying to scare me out of getting married?" Raven asks"No... I am just saying" Reign says"Sorry to butt in but your wife is pregnant." A man walking passed said..."What no?" Reign says and asks at the same time"Could it be?" Raven says"I don't know" he shrugs. Reign did not take much note of that since Zia is supposed to be deployed next week."Have you guys used protection?" Niklaus asksReign shakes his head. "No... But" Reign pauses."But what?" Raven asks"She doesn't want a kid yet" Reign said"So does she know?" Niklaus says"I don't think so, she wasn't speaking to me this morning because
Chapter 97One month laterSidney CrosbyPOVTomorrow is the day of our wedding today I see the dress the girls chose for me... Zia, Alexis, Zarah, Zelina, Catherine, Emma, Taylor and the girls will be going with me to boutique owned by the family, Alexis designed my dress according to what the girls wanted they worked on this for an entire month... I am proud of my girls... They took on a task and completed it... I cannot wait to see the dress... I'm kind of intimidated by everyone, they all big figures in their respective fields, Zelina is a famous singer, Zarah is a famous actor, Alexis is the Vice President of a company, Emma owns several restaurants and she's a well-known chef, Catherine owns several tech companies and is the Vice President of Stevens Corp, Taylor was Currently studying Medicine she wants to be a surgeon like her mom and I'm a Lawyer from a small law firm...Suddenly I feel two hands wrapped around my body"Honey what are you thinking about?" Raven asks meStartl
Chapter 96Niklaus JacobsPOVSo since before the birth of Aria I've been trying to deal with the threats on my life... And I've been successful so far there still three powerful enemies that will need more than just money and the Military to handle, they all three from three of the biggest underworld
Chapter 93Sidney CrosbyPOVToday is the twin’s birthday they turn six years old today... Raven told me he got the girls matching necklaces with the Eiffel Tower I hope they do not lose it was custom made with an R at the back... I got the Riley a new laptop and Robyn I got her an Xbox one..."Morning"
Chapter 92"Who phoned now?" Zia asks"Nick"She nods."So, when do you want to get married? Where? Do you have a dress in mind?" I ask her"I don't want what other girls want. I just want a simple going to the courthouse and getting the certificate and then maybe having family over for dinner..." she te
Chapter 89Raven JacobsPOVI woke up at five this morning, I went for a run and then got back went to shower and headed to The Jacobs Group... Niklaus was already there.... I walked up to him and hugged him"Hey cuz..." I greet him"Hey... Rav don't tell me you nervous to go up against the board?"I scow












Welcome to GoodNovel world of fiction. If you like this novel, or you are an idealist hoping to explore a perfect world, and also want to become an original novel author online to increase income, you can join our family to read or create various types of books, such as romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel and so on. If you are a reader, high quality novels can be selected here. If you are an author, you can obtain more inspiration from others to create more brilliant works, what's more, your works on our platform will catch more attention and win more admiration from readers.
reviewsMore