The Billionaires Stripper

The Billionaires Stripper

last updateHuling Na-update : 2023-02-03
By:  Orane NashOngoing
Language: English
goodnovel16goodnovel
10
1 Rating. 1 Rebyu
14Mga Kabanata
2.5Kviews
Basahin
Idagdag sa library

Share:  

Iulat
Buod
katalogo
I-scan ang code para mabasa sa App

Synopsis

All she ever wanted was to dance, even if her expressive dance was on a pole. An argument with her father forces Haley to make the decision of going to Vegas but the simple and easy life she hoped for turns into a nightmare when she comes across her once abusive ex-boyfriend, changing her life completely. Hunter Reid a self-made billionaire whose vocabulary does not include "free time" meets a girl and falls in love, although that love almost cost him his life and fortune.

view more

Kabanata 1

Chapter 1

"Christian, kita cerai saja. Kamu yang putuskan soal pembagian harta. Setelah cerai, kuharap kita nggak lagi ...."

Isabelle Gusnadi yang duduk di tepi tempat tidur sedang menyusun kata-katanya. Ketika pintu kamar mandi terbuka, dia seketika membeku. Kemudian, dia secara refleks berdiri dan melihat ke arah kamar mandi.

Beberapa detik kemudian, seorang pria tampan yang berperawakan tinggi dan tegap berjalan keluar. Tubuhnya hanya ditutupi handuk di bagian pinggang. Dalam cahaya remang-remang kamar tidur, Isabelle melihat setetes air jatuh dari rambutnya yang masih setengah basah. Air itu mengalir ke garis rahangnya yang tegas dan ke perutnya yang berotot.

Saat pria itu berjalan mendekatinya, Isabelle langsung tersadar dari lamunannya. Dia menarik napas dalam-dalam dan berniat mengucapkan kata-kata yang telah dia latih puluhan kali.

"Christian, kita ...."

Baru saja Isabelle mulai berbicara, pria itu sudah memeluknya. Christian Kusuma menggunakan tangannya yang besar untuk menangkup bagian belakang kepala Isabelle, lalu menunduk dan mencium bibirnya.

"Umph ...."

Kata-kata Isabelle pun terputus oleh ciuman penuh gairah pria itu. Dia mendorong dada Christian yang telanjang, tetapi pria itu menahan pinggangnya dan menariknya ke arah tempat tidur sambil terus menciumnya.

Christian selalu bersikap dingin, tenang, dan penuh kendali. Hanya di atas ranjang dia menunjukkan sisi dirinya yang begitu bergairah dan lepas kendali. Seperti sekarang, dia menindih Isabelle di atas ranjang dan mencium wanita itu dengan penuh gairah, sementara satu tangannya melepas ikat pinggang gaun tidur Isabelle dengan cekatan dan terampil.

"Christian, jangan ...." Isabelle berusaha menghindar dari ciuman Christian dan berkata dengan terengah-engah, "Ada yang mau kukatakan padamu."

Gerakan Christian terhenti sejenak. Napasnya yang cepat dan panas bercampur dengan napas Isabelle. Matanya yang gelap dipenuhi hasrat membara.

"Tunggu sampai selesai dulu."

Suara pria itu terdengar serak dan sedikit terengah-engah. Seusai berbicara, dia kembali membungkam bibir Isabelle dan menelan semua kata-kata yang hendak diucapkan wanita itu.

Napas Isabelle menjadi tidak teratur karena ciuman itu. Kepalanya terasa pusing karena kekurangan oksigen. Dia menekan dada Christian yang bidang dan mencoba mendorong pria itu menjauh. Akan tetapi, Christian justru memanfaatkan kesempatan itu untuk menahan tangannya di kedua sisi tubuh ....

Pada saat-saat seperti ini, Christian sangat jarang berbicara dan hanya bertindak.

Di bawah cahaya lampu yang temaram, suasana penuh gairah menyelimuti dua insan yang berpelukan mesra di atas ranjang.

...

Hingga tengah malam, Christian baru melepaskan Isabelle. Berhubung sudah "disiksa" sepanjang malam, Isabelle benar-benar kelelahan. Pada saat ini, dia biasanya akan bersandar dalam pelukan pria itu dan tidur dengan nyenyak.

Namun, malam ini berbeda. Isabelle masih harus membahas masalah perceraian dengan Christian. Meskipun pria itu telah menghancurkan semua persiapan mentalnya, dia tetap harus membicarakan hal itu.

"Christian."

Isabelle mencoba mendorong dada pria itu. Namun, tubuhnya masih lemas dan tak bertenaga setelah momen penuh gairah barusan. Dorongan itu lebih terasa seperti belaian ringan yang menggoda.

Di bawah cahaya lembut, wanita itu mengangkat pandangannya. Sudut matanya bersemu merah, sementara mata indahnya yang berkabut terlihat sayu dan memikat. Bahkan ucapan yang keluar di sela-sela napasnya yang memburu juga tanpa sadar terdengar begitu manja dan menggoda.

"Aku mau ... mau ...."

Sebelum Isabelle mengucapkan kata-kata "bercerai denganmu", pria itu tiba-tiba berguling dan menindihnya.

"Kamu begitu bergairah malam ini?"

Christian menundukkan kepalanya, lalu menggigit cuping telinga Isabelle. Suaranya yang serak dan seksi diwarnai nada menggoda yang menunjukkan betapa dia menikmati momen itu.

Isabelle yang masih linglung pun merasa bingung. Sebelum dia memahami maksud Christian, ciuman pria itu telah berpindah dari cuping telinga ke pipinya.

"Mau? Aku akan memuaskanmu."

Christian tiba-tiba menarik pinggang ramping Isabelle sehingga tubuh mereka kembali rapat. Begitu selesai berbicara, dia langsung mencium bibir Isabelle dengan penuh gairah.

Mata Isabelle seketika melebar. Apa maksud Christian dengan memuaskannya? Apa yang dipikirkan pria itu? Siapa bilang itu yang dia inginkan?

"Aku ... aku bukan mau ...."

Penjelasan yang terputus-putus itu susah payah keluar dari bibir Isabelle, tetapi kembali tenggelam dalam ciuman Christian yang penuh gairah. Kehangatan dan dominasi pria itu seolah menyelimuti seluruh tubuhnya.

Tak lama kemudian, Isabelle terseret ke dalam babak baru "pertempuran sengit". Pria itu tidak berhenti sepanjang malam.

...

Keesokan harinya, Isabelle baru bangun pada siang hari. Dia berusaha mengangkat tubuhnya yang lemas dan pegal untuk duduk. Sesuai dugaan, sosok pria itu sudah tidak terlihat dalam kamar.

Sebagai presdir Grup Kusuma, perusahaan terbesar di ibu kota, Christian adalah seorang workaholic sejati. Isabelle telah menikah dengannya selama dua tahun. Selain berhubungan intim di malam hari, mereka sebenarnya jarang menghabiskan waktu bersama.

Berangkat pagi dan pulang larut malam sudah menjadi rutinitas Christian. Selain itu, dia juga sering melakukan perjalanan bisnis.

Isabelle meraih ponselnya di meja samping tempat tidur. Ketika hendak memeriksa waktu, dia melihat ada pesan dari Christian.

[ Aku harus melakukan perjalanan bisnis ke Kota Hawko hari ini. Aku akan kembali tiga hari lagi. ]

Pantas saja semalam pria itu begitu bergairah, bahkan membuatnya tidak memiliki kesempatan untuk mengucapkan sepatah kata pun. Isabelle mengira itu karena Christian sudah menahan diri seminggu akibat masa haidnya. Ternyata, itu karena Christian harus melakukan perjalanan bisnis hari ini.

Setiap kali sebelum melakukan perjalanan bisnis, Christian selalu sangat bergairah dan menuntut di tempat tidur, seolah-olah ingin melepaskan semua hasratnya sekaligus.

Tanpa berpikir panjang, Isabelle segera menelepon Christian. Panggilan itu segera diangkat. Suara pria yang biasanya tenang namun memesona terdengar dari ujung telepon. "Sudah bangun?"

Jari-jari Isabelle yang menggenggam ponsel sedikit berkedut. "Emm."

Ada keheningan sesaat di ujung telepon. Isabelle menarik napas dalam-dalam sebelum berkata, "Christian, apa kamu lagi senggang? Ada yang mau kubicarakan denganmu."

Christian bertanya, "Ada apa?"

"Aku ...." Baru saja Isabelle hendak berbicara, tiba-tiba terdengar suara seorang wanita dari ujung telepon.

"Chris, aku pergi ganti baju renang dulu. Sampai jumpa di kolam renang."

Mendengar suara itu, Isabelle merasa telinganya berdengung sesaat dan tubuhnya juga seketika menegang. Itu adalah suara Sharon Kurnia.

Jadi, Christian pergi ke Kota Hawko bersama Sharon? Sharon mau mengganti baju renang dan mereka akan bertemu di kolam renang? Bukankah pria itu mengatakan dia sedang dalam perjalanan bisnis?

Setelah beberapa detik hening, terdengar suara Christian berkata, "Aku lagi sibuk. Kita bicara saja setelah aku kembali. Sudah dulu, ya."

Pria itu langsung mengakhiri panggilan.

Palawakin
Susunod na Kabanata
I-download

Pinakabagong kabanata

Higit pang Kabanata

To Readers

Welcome to GoodNovel world of fiction. If you like this novel, or you are an idealist hoping to explore a perfect world, and also want to become an original novel author online to increase income, you can join our family to read or create various types of books, such as romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel and so on. If you are a reader, high quality novels can be selected here. If you are an author, you can obtain more inspiration from others to create more brilliant works, what's more, your works on our platform will catch more attention and win more admiration from readers.

Rebyu

Delinda Schumacher
Delinda Schumacher
14 chapters 2-11-23
2023-02-12 04:41:45
0
1
14 Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status