The Murder of a King

The Murder of a King

last updateLast Updated : 2020-10-19
By:  Saheli BanerjiOngoing
Language: English
goodnovel16goodnovel
9.8
18 ratings. 18 reviews
19Chapters
4.5Kviews
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Synopsis

Alexander III, the greatest king of the world died mysteriously at Babylon on 11th June 323 BC. But prior to his death, there was a prophecy that predicted the end of the greatest civilization. The story begins when Cassandra, the seer daughter of the priest of Parthenon gurgles out a prophecy that predicted the end of the greatest civilization. She along with her brother, Argus, the male hero, and beloved Fabian are set to travel to Delphi, the place where prophecies are unveiled. On the long perilous journey, they meet many adventures. In one of Cassandra would be kidnapped and Argus would wage a war. After many more hurdles, they reach Delphi only to get a shocking revelation. What was that prophecy? What would happen next?

View More

Chapter 1

Invocation

Gedung Daya, tempat parkir.

Sebuah mobil Audi berwarna perak berguncang hebat.

Bagasi mobil terbuka sedikit ....

Milla Jauhari bersembunyi di dalamnya, mendengar napas terengah-engah pria dan wanita di dalam mobil. Hatinya terasa remuk dan sakit.

Tanpa memberi tahu tunangannya terlebih dahulu, dia menyelesaikan pekerjaan lebih awal untuk pulang ke negara asal malam ini. Dia menghias bagasi mobilnya dengan balon, mendandani dirinya seperti hadiah besar, dan masuk ke bagasi sambil membawa botol tequila edisi terbatas kesukaan tunangannya, meski dengan satu kaki yang terluka.

Dengan penuh harap, dia menunggu hingga suara sensor mobil berbunyi. Namun, yang didengarnya justru sebuah pengkhianatan.

"Ryan, hari ini ulang tahunmu. Kamu nggak takut Milla nyari kamu?"

"Hmph, kasus hukum yang dia hadapi itu sangat merepotkan. Dia sekarang lagi di Parlis, sibuk sama urusannya sendiri. Mana mungkin dia datang ke sini?"

"Kalau begitu, aku harus bikin lebih banyak masalah lagi ya?" tanya wanita itu dengan manja.

"Kamu memang paling nakal!" ujar pria itu memanjakannya.

"Kalau aku seburuk itu, kamu cinta sama aku atau tunanganmu yang pintar itu?" rayu wanita itu.

Setelah bermesraan sejenak, pria itu berkata, "Mana bisa dia dibandingkan sama kamu? Tubuhnya bau obat yang menjijikkan! Orang sakit dan pincang! Kalau bukan karena orang tuaku melihat kekayaan keluarganya, ditambah dia punya sedikit otak bisnis, memangnya aku mau meliriknya?"

Di ruang yang sempit itu, Milla tak kuasa menahan air matanya. Dia kenal jelas suara kedua orang itu!

Dua hari lagi, dia akan resmi bertunangan dengan Ryan Samali. Namun tak disangka, pria itu malah tidur dengan sepupunya sendiri, Sunny Jauhari!

"Beruntung sekali Milla! Kecelakaan mobil yang kita rencanakan begitu sempurna waktu itu, tapi dia nggak mati!"

"Untungnya aku suruh dokter salah kasih obat ke dia dan buat dia jadi cacat. Kalau nggak, bukankah semua kerja keras kita sia-sia?" Suara Sunny tiba-tiba berubah penuh kebencian dan tidak rela.

"Sudahlah, sekarang dia cuma orang pincang. Lagian, otak bisnisnya masih berguna untuk kita. Bukankah dia yang membuatmu terkenal, Sayang?" Ryan menenangkan dengan lembut.

Suara akrab itu membuat tubuh Milla gemetar hebat, dia tak tahu apakah gemetar itu karena sakit hati atau karena getaran keras mobil ....

Sampai Ketika pria dan wanita di dalam mobil itu selesai melampiaskan nafsu dan pergi, Milla baru keluar dari bagasi. Kesadarannya kacau. Dia kehilangan keseimbangan dan tidak sengaja menumpukan berat badan pada kaki kirinya yang terluka. Rasanya sakit sekali.

Namun, rasa sakit itu tidak sebanding dengan sakit di hatinya. Dengan langkah tertatih-tatih, dia berjalan keluar dari tempat parkir tanpa arah ....

Dua tahun lalu, sebuah kecelakaan mobil mengubahnya dari seorang sosialita terkenal di Kota Huari menjadi itik buruk rupa yang pincang. Saat hatinya hancur, kehadiran Ryan-lah yang berhasil menyentuhnya.

Sejak saat itu, dia mengabdikan dirinya pada perusahaan media milik pria itu dan membantunya membangun kejayaan. Sementara itu, artis yang diorbitkan perusahaan adalah sepupunya sendiri ... Sunny!

Baru-baru ini, Sunny melanggar kontrak dan digugat oleh sebuah tim produksi. Ryan memintanya untuk menyelesaikan masalah itu.

Milla berpikir keras bagaimana caranya untuk mediasi. Dalam tiga hari, dia hanya tidur dua jam! Semua itu demi menyelesaikan masalah lebih awal dan memberikan kejutan ulang tahun untuk Ryan.

Namun, apa hasilnya?

Ryan yang selalu mengatakan mencintainya, malah memberinya kejutan yang menyakitkan!

Konyol sekali!

Ternyata, segala upayanya selama dua tahun ini hanyalah untuk memuluskan rencana busuk dua orang berengsek yang mempermainkannya!

Entah telah berapa lama Milla berjalan.

Hujan deras mulai mengguyur dari langit. Dengan keras kepala, Milla mendongak. Hujan lebat itu terasa seolah-olah langsung menembus ke dalam hatinya. Selain suara hujan, dia juga bisa mendengar suara kenangan masa lalu yang hancur berantakan.

Milla benar-benar lelah.

Akhirnya, dia terjatuh di bawah papan penanda halte di pinggir jalan. Di tangannya hanya tersisa botol tequila yang dibawanya. Dengan putus asa, dia membuka tutupnya dan meneguk habis isinya ....

....

Setengah jam kemudian.

Sebuah mobil Bentley hitam melintas di tepi jalan. Warna mobil yang sederhana tak mampu menyembunyikan kesan mewahnya. Awalnya, mobil itu melewatinya. Namun, mobil itu segera mundur dan berhenti perlahan di sampingnya.

Milla ditarik masuk ke dalam mobil dan tubuhnya terkulai di hadapan seorang pria.

Wajahnya yang basah oleh hujan dicengkeram tanpa belas kasihan sehingga membuatnya mendongak. Dalam pandangan yang mabuk, dia melihat seorang pria tampan yang wajahnya terlihat tidak asing. Dengan bingung, dia bertanya:

"Kamu siapa?"

"Kamu nggak perlu tahu siapa aku. Yang penting, aku tahu siapa kamu, Nona Besar Keluarga Jauhari." Suara pria itu dingin bagaikan hujan malam dan menyiratkan sedikit nada ancaman.

Milla menggelengkan kepalanya untuk berusaha memulihkan sedikit kesadaran terakhir dalam tubuhnya. Namun, mata pria itu yang dingin membuatnya semakin terperangkap.

Saat dia mencoba bergerak, tangannya ditahan kuat oleh tangan pria itu. Pria itu berkata dengan suara tegas, "Seharusnya aku mencarimu sejak dulu!"

"Apa maksudmu?"

Pandangan Milla yang kabur tertuju pada dada pria itu. Dua kancing kemejanya terbuka, memperlihatkan garis otot dada yang kuat. Aroma hormon pria yang menggoda itu segera menyulut tequila dalam darahnya.

Sekilas, Milla berpikir bahwa Ryan sudah mengkhianatinya. Lalu, kenapa dia tidak bisa melakukan hal yang sama?

Baik dari segi tubuh maupun wajah, pria di hadapannya ini jauh lebih unggul daripada Ryan.

Milla mengangkat punggungnya dan meraih leher pria itu dengan tangannya. "Jadi kamu benar-benar ingin mencariku? Kalau begitu, ayo! Aku akan memuaskanmu!"

Alis pria itu berkerut dalam. Matanya menatap wanita di hadapannya. Tubuhnya yang indah terpampang jelas, begitu memikat dan mematikan.

"Kamu yakin?" Suara pria itu terdengar serak.

Milla mengangguk pelan dengan gumaman kecil. Tangannya yang lain merayap ke atas paha pria itu dan bergerak semakin ke bawah.

Tubuh pria itu langsung menegang. Dengan gerakan cepat, dia meraih Milla dan menariknya ke atas pangkuannya. Dari tenggorokannya, meluncur kata-kata yang dingin, "Kalau begitu, aku akan mengabulkan keinginanmu!"

....

Beberapa jam kemudian.

Milla tiba-tiba membuka matanya. Dia terkejut melihat seorang pria masih tertidur di sampingnya.

Matanya perlahan memindai garis rahang pria itu yang tegas, dadanya yang kokoh .... Potongan-potongan ingatan semalam yang kacau mulai tersusun cepat di dalam kepalanya.

Milla ingat dirinya mabuk berat di tepi jalan, lalu seorang pria membawanya ke dalam mobil, dan kemudian .... Dengan setengah sadar, dia setuju untuk tidur dengan pria itu.

Lampu kamar masih menyala.

Wajah pria itu terlihat begitu tampan dari samping, dan entah kenapa terasa tidak asing. Milla menatapnya dengan lebih saksama. Dia merasa semakin penasaran dengan identitas pria itu. Tiba-tiba, hatinya berdegup kencang!

Ternyata dia?

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Welcome to GoodNovel world of fiction. If you like this novel, or you are an idealist hoping to explore a perfect world, and also want to become an original novel author online to increase income, you can join our family to read or create various types of books, such as romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel and so on. If you are a reader, high quality novels can be selected here. If you are an author, you can obtain more inspiration from others to create more brilliant works, what's more, your works on our platform will catch more attention and win more admiration from readers.

reviewsMore

Germaine Mooney
Germaine Mooney
Really well written. Enjoying.
2021-02-04 05:48:03
0
0
Theresa-Terri Morg
Theresa-Terri Morg
I need more!!!
2020-12-28 14:54:23
0
0
Theresa-Terri Morg
Theresa-Terri Morg
I love this book, but I want more!!!
2020-12-28 14:54:07
0
0
Huma Qureshi
Huma Qureshi
Beautiful story ❤️
2020-11-28 19:23:32
1
0
Saumik Biswas
Saumik Biswas
Good story
2020-11-24 18:26:29
1
0
19 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status