分享

Bab 9

作者: Tereya22
last update publish date: 2021-08-10 00:05:51
"Dua orang yang selalu berarti bisa menjadi pilihan yang sulit di waktu bersama."

-00-

Tetesan hujan tidak membuat Tata beranjak dari balik pohon. Ia tetap berdiri di sana untuk memastikan apa yang dilihatnya itu tidak benar.

Dua orang saling berbicara. Membuat Tata penasaran setengah mati. Apalagi mereka terlihat mesra sekali.

Tadi, saat Tata baru kembali dari supermarket depan kompleks. Ia tidak sengaja menemukan dua orang itu saat ingin memasuki gerbang rumahnya.

Pohon dekat rumah yan
在 APP 繼續免費閱讀本書
掃碼下載 APP
已鎖定章節

最新章節

  • Tolong Aku!   Bab 12

    "Dua orang yang selalu berarti bisa menjadi pilihan yang sulit di waktu bersama." -00-  Tetesan hujan tidak membuat Tata beranjak dari balik pohon. Ia tetap berdiri di sana untuk memastikan apa yang dilihatnya itu tidak benar. Dua orang saling berbicara. Membuat Tata penasaran setengah mati. Apalagi mereka terlihat mesra sekali. Tadi, saat Tata baru kembali dari supermarket depan kompleks. Ia tidak sengaja menemukan dua orang itu saat ingin memasuki gerbang rumahnya. Pohon dekat rumah yang tidak terlalu rindang menjadi persembunyian amannya. Dengan cahaya remang yang bisa membantu penguntitan Tata. "Besok weekend, lo nggak ada niat pergi bareng gue? Jangan pacar Lo terus yang lo manjain," ucap seorang wanita yang membuat tubuh Tata menegang. Jika Tata gegabah, maka dia akan langsung melabrak mereka berdua. Hanya saja Tata harus menyelesaikan rasa penasarannya secara tuntas. Meski semua sudah jelas adanya. Barangkali ia negatif thinking. "Besok kita jalan, Sayang," jawab lawa

  • Tolong Aku!   Bab 11

    "Dua orang yang selalu berarti bisa menjadi pilihan yang sulit di waktu bersama." -00-  Tetesan hujan tidak membuat Tata beranjak dari balik pohon. Ia tetap berdiri di sana untuk memastikan apa yang dilihatnya itu tidak benar. Dua orang saling berbicara. Membuat Tata penasaran setengah mati. Apalagi mereka terlihat mesra sekali. Tadi, saat Tata baru kembali dari supermarket depan kompleks. Ia tidak sengaja menemukan dua orang itu saat ingin memasuki gerbang rumahnya. Pohon dekat rumah yang tidak terlalu rindang menjadi persembunyian amannya. Dengan cahaya remang yang bisa membantu penguntitan Tata. "Besok weekend, lo nggak ada niat pergi bareng gue? Jangan pacar Lo terus yang lo manjain," ucap seorang wanita yang membuat tubuh Tata menegang. Jika Tata gegabah, maka dia akan langsung melabrak mereka berdua. Hanya saja Tata harus menyelesaikan rasa penasarannya secara tuntas. Meski semua sudah jelas adanya. Barangkali ia negatif thinking. "Besok kita jalan, Sayang," jawab lawa

  • Tolong Aku!   Bab 10

    "Dua orang yang selalu berarti bisa menjadi pilihan yang sulit di waktu bersama." -00-  Tetesan hujan tidak membuat Tata beranjak dari balik pohon. Ia tetap berdiri di sana untuk memastikan apa yang dilihatnya itu tidak benar. Dua orang saling berbicara. Membuat Tata penasaran setengah mati. Apalagi mereka terlihat mesra sekali. Tadi, saat Tata baru kembali dari supermarket depan kompleks. Ia tidak sengaja menemukan dua orang itu saat ingin memasuki gerbang rumahnya. Pohon dekat rumah yang tidak terlalu rindang menjadi persembunyian amannya. Dengan cahaya remang yang bisa membantu penguntitan Tata. "Besok weekend, lo nggak ada niat pergi bareng gue? Jangan pacar Lo terus yang lo manjain," ucap seorang wanita yang membuat tubuh Tata menegang. Jika Tata gegabah, maka dia akan langsung melabrak mereka berdua. Hanya saja Tata harus menyelesaikan rasa penasarannya secara tuntas. Meski semua sudah jelas adanya. Barangkali ia negatif thinking. "Besok kita jalan, Sayang," jawab lawa

  • Tolong Aku!   Bab 9

    "Dua orang yang selalu berarti bisa menjadi pilihan yang sulit di waktu bersama." -00-  Tetesan hujan tidak membuat Tata beranjak dari balik pohon. Ia tetap berdiri di sana untuk memastikan apa yang dilihatnya itu tidak benar. Dua orang saling berbicara. Membuat Tata penasaran setengah mati. Apalagi mereka terlihat mesra sekali. Tadi, saat Tata baru kembali dari supermarket depan kompleks. Ia tidak sengaja menemukan dua orang itu saat ingin memasuki gerbang rumahnya. Pohon dekat rumah yang tidak terlalu rindang menjadi persembunyian amannya. Dengan cahaya remang yang bisa membantu penguntitan Tata. "Besok weekend, lo nggak ada niat pergi bareng gue? Jangan pacar Lo terus yang lo manjain," ucap seorang wanita yang membuat tubuh Tata menegang. Jika Tata gegabah, maka dia akan langsung melabrak mereka berdua. Hanya saja Tata harus menyelesaikan rasa penasarannya secara tuntas. Meski semua sudah jelas adanya. Barangkali ia negatif thinking. "Besok kita jalan, Sayang," jawab lawa

  • Tolong Aku!   Bab 8

    "Dua orang yang selalu berarti bisa menjadi pilihan yang sulit di waktu bersama." -00-  Tetesan hujan tidak membuat Tata beranjak dari balik pohon. Ia tetap berdiri di sana untuk memastikan apa yang dilihatnya itu tidak benar. Dua orang saling berbicara. Membuat Tata penasaran setengah mati. Apalagi mereka terlihat mesra sekali. Tadi, saat Tata baru kembali dari supermarket depan kompleks. Ia tidak sengaja menemukan dua orang itu saat ingin memasuki gerbang rumahnya. Pohon dekat rumah yang tidak terlalu rindang menjadi persembunyian amannya. Dengan cahaya remang yang bisa membantu penguntitan Tata. "Besok weekend, lo nggak ada niat pergi bareng gue? Jangan pacar Lo terus yang lo manjain," ucap seorang wanita yang membuat tubuh Tata menegang. Jika Tata gegabah, maka dia akan langsung melabrak mereka berdua. Hanya saja Tata harus menyelesaikan rasa penasarannya secara tuntas. Meski semua sudah jelas adanya. Barangkali ia negatif thinking. "Besok kita jalan, Sayang," jawab lawa

  • Tolong Aku!   Bab 7

    "Dua orang yang selalu berarti bisa menjadi pilihan yang sulit di waktu bersama." -00-  Tetesan hujan tidak membuat Tata beranjak dari balik pohon. Ia tetap berdiri di sana untuk memastikan apa yang dilihatnya itu tidak benar. Dua orang saling berbicara. Membuat Tata penasaran setengah mati. Apalagi mereka terlihat mesra sekali. Tadi, saat Tata baru kembali dari supermarket depan kompleks. Ia tidak sengaja menemukan dua orang itu saat ingin memasuki gerbang rumahnya. Pohon dekat rumah yang tidak terlalu rindang menjadi persembunyian amannya. Dengan cahaya remang yang bisa membantu penguntitan Tata. "Besok weekend, lo nggak ada niat pergi bareng gue? Jangan pacar Lo terus yang lo manjain," ucap seorang wanita yang membuat tubuh Tata menegang. Jika Tata gegabah, maka dia akan langsung melabrak mereka berdua. Hanya saja Tata harus menyelesaikan rasa penasarannya secara tuntas. Meski semua sudah jelas adanya. Barangkali ia negatif thinking. "Besok kita jalan, Sayang," jawab lawa

  • Tolong Aku!   Bab 6

    "Dua orang yang selalu berarti bisa menjadi pilihan yang sulit di waktu bersama." -00-  Tetesan hujan tidak membuat Tata beranjak dari balik pohon. Ia tetap berdiri di sana untuk memastikan apa yang dilihatnya itu tidak benar. Dua orang saling berbicara. Membuat Tata penasaran setengah mati. Ap

  • Tolong Aku!   Bab 5

    "Dua orang yang selalu berarti bisa menjadi pilihan yang sulit di waktu bersama." -00-  Tetesan hujan tidak membuat Tata beranjak dari balik pohon. Ia tetap berdiri di sana untuk memastikan apa yang dilihatnya itu tidak benar. Dua orang saling berbicara. Membuat Tata penasaran setengah mati. Ap

  • Tolong Aku!   Bab 4

    "Dua orang yang selalu berarti bisa menjadi pilihan yang sulit di waktu bersama." -00-  Tetesan hujan tidak membuat Tata beranjak dari balik pohon. Ia tetap berdiri di sana untuk memastikan apa yang dilihatnya itu tidak benar. Dua orang saling berbicara. Membuat Tata penasaran setengah mati. Ap

  • Tolong Aku!   Bab 3

    "Dua orang yang selalu berarti bisa menjadi pilihan yang sulit di waktu bersama." -00-  Tetesan hujan tidak membuat Tata beranjak dari balik pohon. Ia tetap berdiri di sana untuk memastikan apa yang dilihatnya itu tidak benar. Dua orang saling berbicara. Membuat Tata penasaran setengah mati. Ap

更多章節
探索並免費閱讀 優質小說
GoodNovel APP 免費暢讀海量優秀小說,下載喜歡的書籍,隨時隨地閱讀。
在 APP 免費閱讀書籍
掃碼在 APP 閱讀
DMCA.com Protection Status