LOGINMenceritakan seorang wanita yang tak dianggap sebagai Ratu. Putranya mengkhianatinya, sehingga ia melarikan diri. Ia seringkali hampir diperkosa, dijahati, dan dijadikan seorang pelacur berkali-kali namun tak berhasil. Ia selalu punya banyak cara untuk melarikan diri.
View MoreRatu Angel kembali menyakinkannya seakan-akan menjadi salju baginya. Tangannya memegang bahu kanannya Si Pengawal. "Aku sudah katakan, kau tak perlu khawatir," katanya tak melepas bagu Si Pengawal."Apa yang dia katakan kepadamu sehingga kau tak lagi seperti macan. Tidak biasanya," ucap Ratu tersenyum.Si Pengawal itu coba menghela napasnya dalam-dalam," matanya melototiku, dia berpesan kepadaku, jika berita ini tersebar ke mana-mana ia akan menghukumku," kata Si Pengawal tadi yang agak sedikit lega."Haa..." balas Ratu dengan singkat. Ia berjalan ke sana-sini di depan Si pengawal untuk memastikan apa dibilang Si Pengawal ini sebuah informasi yang benar-benar akurat.Ratu kemudian menghentikannya langkahnya "Lalu setelah itu?" "Tidak ada Nyonya. Dia aneh sekali kepadaku saat itu," jelas Si Pengawal."Cepat-cepat ambil pakai ember yang lebih besar. Cepat! Api sudah besar," kata salah satu dari mereka panik.Situasi di Istana makin rumit, api merembet dengan cepat Ratu hanya bisa berja
*Pembicaraan Masa Lalu Kelam dengan Dewan Tetua Selesai*"Itulah cerita yang sebenarnya Dewan Tetua," kata Ratu yang ingin mengakhiri pembicaraan yang memakan 3 jam lebih."Aku merasa awalnya tak ada bermasalah, tidak akan seperti ini," imbuhnya penuh air mata.Ratu Angel menunduk. Ibarat nasi sudah menjadi bubur. Di situlah enyahlah sebuah kebahagiaan menjadi suatu ketakutan dari kekalahan masa lalu yang kelam."Baiklah! Aku tidak akan memaksamu untuk mencertiakan lebih dalam. Aku tahu kau seperti apa! Aku tahu kau baik," ujar Dewan Tetua yang masih duduk di ruangan itu.3 hari setelah tak terasa kematian, Raja Guardians sudah 3 tahun lamanya. Istana diguncang, setelah Ratu Angel mendapat ancaman dari Louis, kemarin. Hal itu sangat membuat Ratu Angel pusing 7 keliling.Bersamaan dengan kejadian, dalam hatinya sebenarnya sudah ada ingin menjadikan Dino dan Jennita pasangan baru dalam tahta Guardians. Namun selalu terkendala untuk membicarakan kepada penasehat-penasehat Guardians yang
Kini, di hadapan puluhan penjaga dan penasehat istana, Ratu berdiri tegak. Gaun putihnya kotor oleh lumpur, rambutnya masih lembap oleh embun sungai. Namun matanya, mata yang tajam. Bagai bilah pedang, memantulkan keyakinan tinggi kepada pria yang ia temukan di pinggir sungai itu.Kemarahan pelan-pelan muncul di dadanya. Bukan karena hinaan, tapi karena takut ketidakpercayaan atas dirinya."Apa aku akan diceritakan mirip wanita pelacur. Oh tidak mungkin. Atau mungkin mereka mengatakan Aku telah membawa kesialan ke istana." Ia telah mempertaruhkan nyawanya, menentang larangan istana, untuk membawa seseorang yang terluka.Namun yang ia terima hanyalah tatapan curiga. Pertanyaan yang mengiris. Dan yang paling menyakitkan, ketidakhadiran Raja.“Aku akan menjawab pertanyaan kalian,” ucapnya akhirnya, suaranya tenang namun bergetar bagai gemuruh di kejauhan. “Tapi tidak satu pun dari kalian berhak menghakimi sebelum tahu apa yang sebenarnya terjadi.”Ia menatap pria itu—yang kini masi
Tak lama kemudian, keesokan harinya, langit masih menyisakan mendung dari hujan dan petir yang mengguyur sepanjang malam. Awan kelabu menyelimuti suasana seperti kabut dosa yang enggan pergi.Di kamar tidurnya yang megah namun terasa hampa, Ratu Angel bangkit dari tempat tidurnya dengan mata melek dan wajah yang belum tersentuh tidur. Malam yang harusnya menjadi tempat peristirahatan, justru menjadi ajang pergolakan batin baginya.Pikiran tentang pria asing yang terluka parah itu terus membayanginya, seolah roh lelaki itu memanggil-manggil dari kejauhan. Louis. Nama yang terdengar asing namun mulai terasa dekat di hatinya. Ada sesuatu pada pria itu, entah karena lukanya terbuka jelas, atau karena kenyataan bahwa tak seorang pun tahu dari mana asalnya. Yang pasti, Ratu Angel tidak bisa tinggal diam alias iba.Dengan jubah biru tuanya yang kini lembap hujan saat itu, Ratu Angel melangkah cepat.Di rumah tua tunggal itu. Ia segera menemui pemilik rumah itu, yang sudah cukup rela ber
Ratu keluar dari lemari sampai panik yang luar biasa. Berulang-ulang dia tarik napas segar dalam-dalam."Apa kah Lelaki itu sudah pergi?" tanya Ratu."Iya, tapi dia sudah menghancurkan hampir semua barang-barangku." jawabnya melihat ke arah barang-barangnya."Hiasan kaca kenang-kenangan dari suami
Seketika itu Ratu langsung membuka pintu belakang, tampak jalan semak dan botol-botol minuman keras yang berserakan.Tak pikir panjang ia langsung berlari ke arah sana. Di saat itu, Andi tampak senang karena sudah menerima uang jutaan dari Lelaki hidung belang dengan koper."Thanks Bos, Bos memang
"Apa masih lama lagi? sambil mengisyaratkan kepada Andi hasrat busuknya kepada Ratu yang bernama Angel di depannya."Sabar bos, Apa Aku pernah mengecewakan mu Bos?" tanya Andi.Si lelaki gagah diam tak menjawab. Ia bertingkah seperti kena anyang-anyangan, kadang berdiri kadang duduk seperti tak bet
"Apakah Anda mau ikut dengan Saya?""Saya sebenarnya akan bermukim di sekitar sini." Jawab Andi dengan acuh.Hal itu dilakukan sebagai modusnya saja, agar menjerat mangsanya. Kebiasaannya dalam menjerat wanita-wanita untuk dijualnya ke tempat bordir dengan harga yang mahal.Sebagai alatnya, ia meng
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.