Share

51

Author: Meylen
last update publish date: 2026-05-20 12:52:40

Mark membuka pintu mobil dengan tergesa dan berlari mendekati sosok orang yang dicarinya.

Evgenia tersentak saat tiba-tiba Mark meraih tangannya dan membawanya lari untuk masuk ke dalam mobil.

Mark segera menancap gas dan menjauh dari gedung Stains Corp.

Alisa dan Elena terkejut saat melihat kejadian itu.

"Apa yang kau lakukan Mark?!" tanya Evgenia kesal

"Aku harus bicara denganmu"

"Kau tidak perlu melakukan hal seperti ini hanya untuk bicara denganku"

Mark mencengkram setirnya
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Wanita Milik Sang Pewaris   51

    Mark membuka pintu mobil dengan tergesa dan berlari mendekati sosok orang yang dicarinya. Evgenia tersentak saat tiba-tiba Mark meraih tangannya dan membawanya lari untuk masuk ke dalam mobil. Mark segera menancap gas dan menjauh dari gedung Stains Corp. Alisa dan Elena terkejut saat melihat kejadian itu. "Apa yang kau lakukan Mark?!" tanya Evgenia kesal "Aku harus bicara denganmu" "Kau tidak perlu melakukan hal seperti ini hanya untuk bicara denganku" Mark mencengkram setirnya "Lalu jika aku melakukannya secara normal, apa kau mau mendengarkanku?" Evgenia terdiam "Banyak hal yang perlu kita bicarakan Jeni.. kau harus mendengarkanku" "Tidak ada yang perlu dibicarakan lagi Mark.. kau tau posisi kita sudah tidak bisa seperti dulu" ucap Evgenia pelan, nada suaranya terdengar sedih "Maka dari itu aku membawamu pergi agar kita bisa bicara" Di depan sebuah taman bermain yang cukup sepi, Mark menghentikan mobilnya. Mark keluar dari mobil dan berdiri dekat taman

  • Wanita Milik Sang Pewaris   50

    Karol berlari dengan tergesa sesampainya di kediaman Vasiliev. Dia bahkan tidak sempat membersihkan dirinya setelah bercinta, ketika asistennya menghubungi jika sang ayah mencarinya. Karol mengerang kesal saat melihat beberapa panggilan tidak terjawab dari ayahnya. Sesampainya di ruang kerja, terlihat kakek dan ayahnya menatapnya tajam "Rapat apa yang kau lakukan sampai begitu lama?!" geram Ivan "Maafkan aku ayah.. bagian produksi membuat banyak kesalahan, jadi aku harus memeriksanya dengan teliti" "Lalu kenapa kau begitu berkeringat begitu?" tanya Igor Karol meneguk ludahnya kasar "Aku terjun langsung ke bagian produksi untuk memantau pekerjaan mereka, ayah dan kakek tau sendiri bagaimana panasnya disana" bohongnya Igor menghela napasnya "Aku tau.. hanya kau yang bisa diandalkan" Karol tersenyum kecil mendengarnya "Jadi ada apa ayah menghubungi ku?" "Kakekmu ingin berbicara padamu" Pandangan Karol beralih kepada Igor "Ada apa kakek?" "Jadi bagaimana perkem

  • Wanita Milik Sang Pewaris   49

    Setelah menghabiskan waktu hampir tiga jam berkeliling mall, Evgenia memutuskan untuk pulang setelah membeli beberapa pakaian untuknya bekerja dan juga beberapa keperluan lainnya. Namun langkahnya seketika terhenti setelah berhasil keluar dari pintu mall, mata Evgenia melebar saat melihat seorang pria yang tidak terduga baru saja turun dari mobilnya. "Jeni..?" "Kakek? Maaf.. maksudku tuan Matvei.." Matvei tersenyum "Tidak apa-apa.. bersikaplah seperti biasa.." Evgenia tersenyum sungkan "Kau baru saja berbelanja?" Evgenia tersenyum "Aku hanya membeli beberapa barang" Matvei mengangguk "Apa kau ada waktu?" "Eh?" "Bisa temani kakek untuk jalan-jalan sebentar?" Evgenia sedikit ragu, karena bagaimanapun dia bukan lagi bagian dari keluarga Stainslav ataupun Yaroslav. "Apa kau keberatan Jeni?" "Itu.. tidak kakek.." jawab Evgenia tersenyum Matvei tersenyum dan mengangguk "Jerry, tolong simpan barang nona Jeni di mobil, dia yang akan menemaniku berkeliling" Jerry

  • Wanita Milik Sang Pewaris   48

    Mark membuka pintu kamar hotel, kamar yang seharusnya menjadi tempat dia menghabiskan malam pernikahannya dengan Victoria. Mata Mark melebar saat melihat kekacauan di kamar itu "Apa yang sudah kau lakukan, Victoria?!" tanya Mark kesal "Untuk apa kau kembali kemari?! Apa pedulimu?!" "Aku tanya sekali lagi, apa yang sudah kau lakukan?!" "Aku menghancurkan semuanya. Seperti kau yang sudah menghancurkanku" "Apa maksudmu?!" "Bagaimana bisa kau pergi mencari wanita lain, sedangkan kau meninggalkan istri dan calon anakmu disini sendirian!" Mark mengepalkan tangannya menahan emosi yang dia rasakan "Bersihkan dirimu dan bersiaplah, kita akan pergi setelah ini" "Aku tidak akan pergi denganmu! Lebih baik aku kembali ke rumah orang tuaku" "Jangan kekanak-kanakan, Victoria! Sekarang kau bukan lagi bagian dari Zhanna melainkan Yaroslav" Victoria tersenyum mengejek "Jadi kau sudah mengakui jika aku ini istrimu? Menggelikan sekali. Apa semalam kau tidak berhasil membujuk Jeni un

  • Wanita Milik Sang Pewaris   47

    Di sebuah bar, Mark sudah menuangkan wiskhy ke dalam gelasnya yang kesekian kali. Dom mengambil botol wiskhy milik Mark agar pria itu tidak lagi menuangkannya "Cukup Mark" "Tidak. Aku belum bisa menghilangkan semua kekacauan di pikiran ku" "Kau tidak bisa terus menghindar seperti ini terus, Mark" ucap Nick Dom mengangguk "Kakekmu bisa saja turun tangan jika mengetahui kau lari meninggalkan istrimu" "Dia bukan istriku!" "Kau baru saja menikahinya siang ini" ucap Nick "Itu hanya pernikahan paksaan" "Bagaimanapun kau menganggapnya, Victoria tetaplah istrimu dan juga ibu dari anakmu" ucap Dom "Hasil DNA itu pasti dipalsukan" "Apa kau yakin?" tanya Dom Sejenak Mark terdiam, lalu tiba-tiba dia seperti mengingat sesuatu "Aku tau! Lev pasti dibalik semua ini" "Apa maksudmu?" tanya Nick tidak mengerti "Alexe Lavrentiy adalah sahabat Lev. Mereka pasti bekerjasama untuk memalsukan hasil DNA itu" "Apa alasan Lev melakukannya?" tanya Dom "Jeni" Kedua pria itu terdia

  • Wanita Milik Sang Pewaris   46

    Evgenia duduk di kursi kerjanya sambil menghembuskan napas lega, dia merasa lebih aman berada di kantornya. Tiba-tiba Alisa dan Elena berjalan mendekatinya. "Jeni.. apakah benar jika Mark sudah menikah dengan wanita bernama Victoria Zhanna?" tanya Alisa Mereka cukup terkejut dengan pemberitaan di media cetak, jika sudah berlangsung pernikahan besar dari keluarga kongklomerat di Moskow. Dan yang membuat mereka lebih terkejut adalah pasangan pengantin yang menjadi sorotan utama media. Evgenia merasa hari ini sepertinya tidak akan berjalan baik untuknya. Namun dia hanya membalasnya singkat dengan senyum tipis "Ya" "Sungguh? Apakah Mark mencampakkan mu dan lebih memilih wanita itu?" ucap Alisa tanpa berpikir Elena segera menutup mulutnya, Alisa terkejut dan merasa jika dia sudah melakukan kesalahan "Apa kau baik-baik saja Jeni?" tanya Elena bersimpati Evgenia tersenyum tipis "Ya.. sejauh ini aku merasa baik" Alisa melepaskan tangan Elena yang menutup mulutnya "Maafk

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status