Suasana tegang mengisi sore di pendopo halaman samping rumah Dani. Sejak kembali dari mengantar Andrewi pulang, Issano dan Bownie menginterogasi tindakan impulsifnya. Dani berkilah, hanya tindakan spontanitas biasa, tiada maksud romantis. Ia tadinya sedang menunggu David untuk meminta maaf bersama, tapi tak kunjung datang sampai Andrewi sudah keluar dari gerbang. David juga yang seharusnya mengantar gadis itu pulang, namun malah pergi menjauh saat Dani sudah menyelesaikan misi meminta maaf. Maka, tak mungkin gadis itu ditinggalkan sendirian, kan? Meski sudah dijelaskan seperti itu berulang kali, mereka masih tak percaya.Sementara itu, David mendengarkan dalam diam sembari menelaah tiap gelagat sahabatnya. "Kalau kau juga suka dia, nggak masalah, Dan," ucapnya tiba-tiba.Seketika mereka semua terdiam memandang heran."Andrewi juga manusia biasa yang punya perasaan dan bukan aku atau kita yang berhak mengatur siapa yang dia suka. Jadi, kalau kau juga suka, silakan. Kita bersaing sehat.
Last Updated : 2021-08-12 Read more