Hari itu seharusnya tidak berjalan lebih sederhana dibandingkan hari-hari sebelumnya. Hari ini tidak ada panggung besar yang dipasang berhari-hari. Tidak ada juga undangan yang dicetak rapi. Hingga, tidak ada lampu sorot atau pakaian khusus yang harus dikenakan di hari ini. Sekolah memang mengadakan acara, tapi itu hanya sebuah pentas kecil di kelas. Dimana anak-anak akan bernyanyi bersama seraya berdiri di depan papan tulis, memakai topi kertas buatan tangan mereka sendiri. Namun sejak pagi, rumah terasa berbeda. Raka bangun lebih awal dari biasanya. Ia kini sudah berdiri di depan cermin kamar sambil mencoba merapikan kerah bajunya dengan wajah serius, seolah hari itu menuntut keberanian ekstra. Rama berlarian kecil sambil memegang topi kertasnya, memastikan hiasan di atasnya tidak lepas. Rajen duduk di tepi tempat tidur, memperhatikan topinya lama-lama sebelum bertanya pelan, hampir berbisik, “Kalau aku nyanyi pelan, boleh?” “Boleh,” jawab Aluna sambil tersenyum. “Yang penting
Last Updated : 2026-01-13 Read more