“Kulit anak-anak halus banget, ya,” kata Olivia. “Kak Henry, ayo sini kejar aku. Hehehe ….” Bahkan di dalam mimpinya pun, Russel masih sempat tertawa riang. Di bermimpi sedang bermain kejar-kejaran dengan Henry. Ketika Henry mengejarnya, Russel membalikkan badan dan berlari sambil tertawa bahagia. Russel tertawa dengan begitu senang memimpikan aktivitas yang seru itu, tanpa menyadari kalau dia sendiri sedang bermimpi. “Kak Henry, aku punya dua papa …,” ujar Russel. Mendengar itu, Olivia tersenyum masam dan berbicara kepada Stefan yang ada di sampingnya, “Kemarin Russel pasti main seharian, ya. Bahkan mimpinya saja masih nggak jauh-jauh dari bermain.” Olivia mencubit lembut wajah keponakannya. “Iya, kamu punya dua orang papa yang sayang sama kamu.” Tak peduli apakah Russel bisa mendengarnya atau tidak, Olivia mencium pipinya dan berkata lirih, “Makanya, kamu harus hidup bahagia selamanya. Tante berharap kamu nggak perlu merasa sedih lagi seumur hidup kamu.” Semoga Russel bisa tumb
Read more