Jemmy tidak berhenti tersenyum. Dia mengamati sekeliling. “Di mana Yana? Kenapa tidak kemari?”Kelly tersenyum. “Yana lagi bersama ayahnya. Saat ini, seharusnya mereka juga sudah tiba di Kota Atria, lagi perjalanan kemari.”Ranty menimpali, “Yana itu flower girl. Besok Kakek pasti bisa melihatnya.”“Oke, oke!” Jemmy terus mengangguk.Rose berjalan kemari, lalu berkata dengan tersenyum, “Kakek Jemmy, kamu hanya merindukan Yana saja, nggak merindukan Rose lagi?”Jemmy menunjuk Rose sembari berkata pada Aska, “Coba kamu lihat, dia saja sudah mau menikah, tapi dia malah berebut kasih sayang dari seorang anak kecil!”Aska tersenyum, lalu berkata dengan nada manja, “Apa daya, dia memang sudah dewasa, tapi pemikirannya masih seperti anak kecil.”Semua orang di dalam rumah pun tertawa.Hallie juga ikut tertawa. Hanya saja, ketika melihat Rose, tatapannya menjadi lebih dingin.Semuanya mengobrol sesaat. Sonia membawa Ranty dan yang lain ke halaman belakang. Jemmy pun lanjut mengobrol dengan Ask
Read more