Morgan menunggu sampai jam empat sore, tetapi dia masih belum melihat batang hidung Theresia. Dia pun menghubungi Julia. Julia memberitahunya bahwa Theresia memang sudah berangkat ke Kota Atria.Morgan pun menghubungi Theresia, tetapi panggilan terus tidak diangkat. Bahkan Jemmy yang bersikap tenang juga mulai merasa cemas. “Perjalanan juga tidak mungkin selama ini. Apa sudah terjadi sesuatu?”Raut wajah Morgan terlihat datar. Setelah merenung sejenak, dia pun berdiri dan berjalan ke luar.Jemmy berpesan, “Kalau sudah ketemu Theresia, jangan lupa beri tahu aku.”Morgan membalas dengan datar, “Iya.”Selesai berbicara, Morgan pun sudah berdiri di luar pintu.Indra memasuki ruangan untuk menyuguhkan segelas teh untuk Jemmy. Dia melihat pion di atas papan catur, kemudian berkata dengan tersenyum, “Permainan catur Tuan Morgan kacau sekali.”Jemmy berucap, “Namanya hatinya sedang kacau, apa mungkin caturnya tidak kacau?”Indra bertanya, “Apa semuanya masih bisa diselamatkan?”Jemmy menatap p
Ler mais