Martis sempat merasa gemetar saat melihat sosok yang tiba-tiba muncul itu. "Apakah kalian semua adalah orang yang telah berani melukai Muridku sampai seperti ini...?" Sosok itu berdiri tegak, ia bertanya kepada semua orang yang ada di sana. Namun sepertinya Martis tidak gentar, ia kemudian berkata, "Sebenarnya, orang yang melukai muridmu itu adalah Muridku!" Martis tiba-tiba menjawab. "Lalu...?" tanya sosok itu lagi. "Murid adalah murid, dan guru adalah guru." Dengan lantang Martis mengatakannya. "Oh, jadi begitu. Maksud ucapanmu itu adalah murid melawan murid, dan guru lawannya adalah gurunya? Benarkah begitu maksudmu, Anak Muda...?" tanya sosok itu padam Martis. "Untunglah Anda mengerti. Kalau begitu, lawanmu adalah aku! Karena aku adalah guru dari orang yang telah mengalahkan muridmu!" Martis berkata dengan sangat percaya diri. Sosok bayangan yang muncul itu pun berkata, "Baiklah, baiklah, aku terima tantanganmu. Tapi tidak sekarang, kalau aku melawan hanya dengan sos
ปรับปรุงล่าสุด : 2025-12-12 อ่านเพิ่มเติม