LOGINSeorang remaja yang memiliki kekuatan terpendam kerap di hina oleh teman-teman sebayanya. Itu terjadi ketika remaja itu diketahui tidaklah memiliki kekuatan di dalam dirinya. Pada jaman ini, semua orang memiliki kekuatan khusus. Dan kekuatan khusus itu akan bangkit ketika usia seseorang telah berumur tujuh tahun. Namun, ada seorang remaja yang usianya sudah lima belas tahun belum juga berhasil membangkitkan kekuatan yang ada di dalam tubuhnya. Bahkan, semua orang mengatakan kalau ia adalah orang cacat yang tidak bisa apa-apa. Remaja itu bernama Martis. Martis lahir dari keluarga sederhana. Kedua orang tua Martis tidak pernah menyesal telah melahirkan anak seperti Martis. Justru kedua orang tuanya sangat memanjakan dan menyayangi Martis. Setiap Martis di hina oleh anak-anak lainnya, maka kedua orang tua Martis akan sangat marah. Namun, Martis sangat yakin kalau sebenarnya dirinya bukanlah orang yang lemah!
View MorePadahal Raja Peri sudah sebisa mungkin menahan amarahnya, namun sepertinya, ucapan demi ucapan yang Arlot katakan justru semakin membuat Raja Peri marah. Karena tidak mau menanggung malu, Akhirnya alur pertandingan pun berubah. Raja Peri berkata, "Baik, Aidit kau lawan dia! Sekarang!" tegasnya.Kemudian kembali riuh suara bisikan dari para pendukung dan penonton seleksi kandidat prajurit terbaik ini. Sangat jelas, kali ini sudah menyalahi aturan dalam pertandingan tersebut. Selama beberapa abad ini, barulah hari ini terjadi nya pelanggaran aturan ujian seleksi kandidat prajurit terbaik. Tapi mau bagaimana lagi, saat ini Raja Peri sendiri yang melanggar aturan itu. Dari sini pasti akan jadi pelajaran untuk kaum peri ke depannya bahwa seleksi kandidat prajurit terbaik telah berubah. Perubahan ini secara langsung dilakukan oleh Sang Raja Peri sendiri.Kemudian, karena perintah Raja, Panitia seleksi kandidat prajurit terbaik pun mengikuti apa yang dikatakan oleh Sang Raja Peri.Dan pa
"Aku akan lihat, seberapa kuat usaha kalian untuk menjadi Kandidat terbaik," ujar Raja Peri, yang saat ini datang dengan tiba-tiba ke tempat seleksi kandidat prajurit terbaik di dunia Peri. Martis menatap dengan lekat aura dan wajah Raja Peri itu, ia merasakan sesuatu bergetar di dalam inti jiwa miliknya. 'Aura ini, ini aura api suci hijau.' Ternyata api suci hijau milik Raja Peri ini beresonansi dengan api suci yang telah Martis miliki. Itu adalah hal yang wajar, karena saat api suci berdekatan maka akan ada gesekan-gesekan yang terjadi. Kemudian semua orang langsung tunduk dan hormat atas kedatangan Baginda Raja Peri pada saat ini. "Silahkan lanjutkan pertandingan nya...," ujar Raja Peri. Setelah itu barulah pertandingan dilanjutkan, yang kini hanya tersisa Elnara, Aidit, Martis, dan Arlot. Dalam pertandingan selanjutnya, Arlot akan melawan Elnara. Sedangkan Martis akan melawan Aidit. Semua telah disepakati, pihak yang akan melakukan pertandingan Dan keesokan harinya, t
"Guru, Elnara, tunggu saja. Aku juga akan berusaha semaksimal mungkin." Dengan sangat percaya dirinya Aidit menyenggol bahu Martis. Martis pun menjawab, "Aidit, semoga sukses." Kemudian mereka bertiga untuk sementara ini berpisah, mereka akan tinggal di daerah yang sudah ditentukan menurut aturan seleksi kandidat terbaik. *** Dan beberapa hari kemudian tibalah waktunya untuk ujian seleksi kandidat terbaik. Dan benar saja, dari setiap regu yang Elnara dan Aidit ikuti ternyata mereka berdua yang berhasil lolos dalam ujian seleksi kandidat terbaik, begitu juga dengan Martis. Hari ini, adalah hari di mana para pemenang di setiap regu harus kembali bersaing melawan masing-masing pemenang disetiap regu. "Regu A, yang memimpin saat ini adalah Martis! Lanjut regu B. Yang memimpin Aidit. Regu C dipimpin oleh Elnara, regu D dipimpin oleh Arlot." Pengumuman ini membuat semuanya gempar. Karena ada salah satu nama yang terdengar dan membuat gempar. Di lorong istana Peri, langsung t
Setelah beberapa waktu mereka menempuh perjalanan, akhirnya mereka tiba di Istana Peri. Setibanya mereka di Istana, Elnara dan Aidit sempat terperangah melihat keindahan dan keagungan Istana itu. "Wah..., Elnara, lihatlah..., Bangunan yang sangat besar di ujung sana itu namanya adalah Istana...," ujar Aidit dengan wajah polosnya. "Iya benar, ternyata, sangat besar ya...?" Elnara yang menyahuti Aidit pun raut wajahnya sama, sama-sama terperangah. "Hey, kalian berdua mau sampai kapan melongo di sana, hah...?" Martis yang sudah jalan lebih dulu akhirnya berteriak pada kedua muridnya itu Elnara dan Aidit yang tersadar dari lamunan akhirnya menyusul Martis dan Komandan untuk memasuki wilayah Istana Peri. Dan sesampainya mereka di tempat para prajurit, mereka langsung bergegas membersihkan diri masing-masing dan mematuhi aturan yang ada di sana. Dua hari kemudian, barulah Elnara, Aidit, dan Martis bisa berkumpul kembali. Ternyata, mereka ditempatkan di kelompok yang berbeda. Dan
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviewsMore