Linko memang pernah menyukai Kesya, juga pernah menghabiskan banyak waktu demi mengejar wanita itu.Namun, pada dasarnya sifat pria memang buruk.Setelah didapatkan, tidak akan dihargai lagi selamanya.Kala itu, demi mengejar Kesya, dia telah mencurahkan banyak pikiran dan tenaganya, juga berusaha sebaik mungkin untuk menyesuaikan diri dengan preferensi wanita itu.Namun, saat mereka berdua sudah bersama, dia seakan-akan sudah melupakan jerih payahnya saat mengejar pujaan hatinya itu, merasakan seolah-olah semuanya memang sudah seharusnya begitu.Atau, boleh dibilang Kesya adalah sosok primadona di sekolah, dia adalah sosok yang selalu menjadi pusat perhatian.Kalau dirinya bisa mendapatkan wanita itu, maka Linko akan menjadi pria yang paling bermartabat di antara semua pria.Mungkin karena keinginannya untuk menanglah yang memicunya untuk mengejar Kesya sedemikian rupanya.Namun kemudian, setelah berinteraksi, lama-kelamaan juga membuatnya benar-benar menyukai Kesya.Namun, godaan dun
Read more