"Tuan Muda," sapa salah satu anak buah Kaito yang tampak terkejut melihat Yudanta ada di depan matanya sekarang."Di mana Kakek?" tanya Yudanta. "Beliau ada di kamarnya sedang bicara dengan Tuan Galih," jawabnya."Bukankah kata Galih, dia sedang tidak sehat." Yudanta menatap anak buah kakeknya itu. Benar juga, Galih menjebaknya agar dia datang.Yudanta berjalan ke kamar kakeknya, dia tidak peduli lagi bagaimana nanti nasibnya. Hidup mati bagaimana nanti. Perlahan Yudanta melangkah masuk ke kamar Kaito saat pelayan membukakan pintunya. Terlihat sang kakek dan juga Galih memang sedang bicara di sana, tapi untuk kondisi Kaito. Dia mengenakan selang oksigen, walau tidak berbaring."Kau menipuku karena menolak perjodohan yang aku buat," ucap Kaito pada Yudanta."Aku pikir Kakek sudah tak mampu bangun lagi, karena dia bilang Kakek sudah sekarat," jawabnya sambil menatap tajam Galih yang ada di hadapannya."Kau berharap a
Read more