"Kau sudah bangun, Dar. Apa ada yang terasa sakit?" Suara seorang wanita yang sangat Dara kenal sedang bertanya khawatir padanya karena beberapa saat lalu pingsan di ruang ICU.Bukannya menjawab, Dara malah menangis dan langsung memeluk Anggun yang duduk di sampingnya. Dia meluapkan kesedihannya dengan menangis. Rasanya begitu sesak saat ingat kakak dan suaminya sedang terbaring lemah."Kau harus tenang. Ini semua sudah kehendak Tuhan. Kau harus relakan," tutur Anggun ragu. Namun, dia tetap ingin mengatakannya."Merelakan? Apa maksud Mbak?" Dara melepaskan pelukannya dan menatap Anggun yang langsung memegang kedua tangan teman dan juga adik untuknya itu."Maaf, tapi kau harus tau. Ini memang berat, namun—""Ada apa, Mbak? Apa terjadi sesuatu pada Mas Yuda? Ada apa, Mbak? Jangan buat aku takut," sahut Dara yang menyelai ucapan Anggun.Anggun sebenarnya enggan untuk mengatakannya, tapi Dara tetap harus tau. "Berjanjilah untuk tenan
اقرأ المزيد