Ryo terengah-engah di depan kos. Dia berlari cepat karena baterai ponselnya mau habis. Sedangkan dia sedang menonton acara favoritnya secara live. Niat Ryo mengejar waktu. Namun, seseorang mengajaknya bicara tiba-tiba. "Kamu tinggal sini juga?" tanya orang itu sinis. Ryo menjawabinya, namun dia dipenuhi rasa penasaran. Siapa dia, kenapa seakan mengenalinya, lalu kenapa dahinya berkerut seperti itu.. "Kenalin, aku Kyohei. Yuukinya ada?" "Kak Yuuki? Gak tahu, aku aja belum masuk rumah," Ryo memasukkan ponselnya ke dalam saku, "kamu temennya Kak Yuuki, Kak?" Kyohei mengganguk lalu menambahkan, "sejak kecil." Tanpa pikir panjang, Ryo langsung mengubah sikapnya. Dia tak ingin dibenci oleh teman kakaknya, Ryo selalu ingin mengambil hati orang-orang di sekitar Yuuki. "Masuk dulu Kak, siapa tahu Kak Yuuki udah pulang. Kalau belum, kita tunggu bareng aja." ajak Ryo, Kyohei memberinya jawa
Baca selengkapnya