Mendengar penjelasan itu, Mahesa mengernyit.Nathan lalu menjelaskan dengan tenang, "Setelah seseorang mati, sisa jiwa yang tertinggal adalah wujud paling lemah. Hanya segelintir Kultivator Jahat yang mampu memisahkan sisa jiwa ketika masih hidup.""Selain itu, mengendalikan sisa jiwa juga memiliki batas jarak. Mustahil dilakukan tanpa batas. Itulah sebabnya aku sengaja ingin membiarkannya melarikan diri. Dengan mengikuti hubungan antara sisa jiwa dan tubuh aslinya, kita bisa menemukan persembunyian Kultivator Jahat itu."Itulah alasan Nathan menahan diri untuk tidak menyerap maupun memurnikan sisa jiwa tersebut sejak awal. Memusnahkan sisa jiwa memang tidak akan memberikan dampak berarti bagi pemilik tubuh aslinya. Sebaliknya, selama sisa jiwa itu masih ada, mereka masih memiliki kesempatan untuk melacak keberadaan musuh yang sesungguhnya.Sayangnya, kesempatan itu kini telah lenyap. Keadaan pun berubah menjadi tidak menguntungkan.Ordo Sancta kini berada di posisi terbuka, sementara
Leer más