Nathan meraung keras sambil mengerahkan seluruh tenaganya. Meski tekanan aura lawan begitu mengerikan, matanya memerah dan sebuah pukulan penuh tenaga langsung menghantam lengan raksasa itu.Sayangnya, serangan tersebut sama sekali tidak meninggalkan bekas. Sebaliknya, tekanan aura Arkhon Ignis menindih tubuh Nathan hingga ia nyaris tak mampu bergerak. Bahkan sekadar mengangkat lengannya pun terasa sangat sulit.Lengan raksasa itu telah berada tepat di hadapannya dan hampir berhasil menangkapnya."Sudah selesai!"Pada saat itu, Velisa berteriak lantang. Buah Roh terakhir akhirnya berhasil dipetik.Begitu suara itu terdengar, pohon tersebut berguncang hebat. Kekuatan dahsyat tiba-tiba meledak dari batangnya dan langsung menghancurkan lengan raksasa yang muncul dari kehampaan.Sesaat kemudian, ranting-ranting pohon mulai bergerak, saling melilit dan mengerut hingga membentuk sebuah bola raksasa yang rapat. Lebatnya menutup seluruh bagian dalam, membungkus Nathan dan Velisa tanpa menyisa
Read more