Salah satu rantai langsung menghantam dada Nathan.Plak!Tubuh Nathan terdorong beberapa langkah. Karena Nathan tidak mengaktifkan Tubuh Vajra Naga Emas, serangan itu meninggalkan bekas merah di dadanya. Namun, luka tersebut sama sekali tidak terlihat parah.Noor justru tertawa puas. “Di hadapanku, kau tidak lebih dari seekor semut. Namun, kau masih berani melawanku?” Tatapannya penuh penghinaan. “Sepertinya kau memang ingin mati.”Nathan mengusap bekas luka di dadanya, lalu tersenyum dingin. “Kalau seseorang menyerangku, tentu aku harus membalas.” Tatapannya berubah tajam. “Kalau begitu, sekarang giliranku menunjukkan kemampuan.”Nathan mengangkat Pedang Aruna.SLASH!Begitu pedang itu diayunkan, cahaya pedang langsung memenuhi langit. Gelombang energi tajam menyebar ke segala arah hingga tanah di bawah kaki mereka terus bergetar.Dalam sekejap, ribuan pancaran pedang mengepung Noor, raut wajahnya langsung berubah. Kekuatan yang terkandung dalam cahaya pedang tersebut jauh melampaui
Read more