Swoosshhh!Namun, tepat ketika serigala itu mulai bergerak, sebuah anak panah melesat membelah udara dan menghantam kepalanya dengan tepat.Anak panah itu dilepaskan oleh Lukas. Setelah menyaksikan bagaimana Nathan dengan mudah melukai serigala tersebut, keberaniannya pun kembali tumbuh dan rasa takutnya berkurang.Serigala yang terkena panah di kepala itu langsung terdiam. Bahkan, ia tak sempat mengeluarkan lolongan terakhir sebelum nyawanya melayang.“Lukas, kemampuan memanahmu cukup bagus!” puji Nathan sambil menoleh kepadanya.“Kak Nathan, kau benar-benar hebat! Kalau bukan karena dirimu, mungkin aku bahkan tak akan berani mengangkat busur!” jawab Lukas dengan tatapan penuh kekaguman.Setelah itu, Lukas menghampiri bangkai serigala tersebut. Dia mengeluarkan belati, lalu dengan terampil mengambil Kristal Jiwa dari tubuh binatang itu.Sesudahnya, dia menguliti serigala tersebut. Namun, mereka tak mungkin membawa dagingnya begitu saja karena perjalanan ke dalam pegunungan masih panj
Leer más