Setelah berjalan dengan cepat Shena segera masuk ke dalam kamar ayahnya, di sana Julius terbaring tidak dapat tidur. Saat Shena masuk, Julius langsung sumringah dia pun menyapa antusias, "Shena!" "Kenapa ayah belum tidur?" Shena meletakkan makanan yang dia bawa dari rumah Tuan Damian ke atas meja di samping ayahnya. "Ayah masih kepikiran sama kamu, bagaimana ... jika ayah saja yang menjadi jaminan untuk Javier?" "Ssst, ayah ini bicara apa?" Shena buru-buru memotong perkataan ayahnya. "Tapi hutang ayah terlalu banyak, ayah tidak ingin terus menerus merepotkanmu, Shena. Lagi pula benar kata Javier." Shena sangat kesal ayahnya berbicara seperti ini, dia sudah susah payah berusaha menyembuhkan dia, tapi dia malah ingin menyerahkan dirinya, bukankah selama ini ayahnya yang selalu menasehati Shena jika apapun keadaannya tetap tidak boleh menyerah? Dia harus melewati dan melawannya. "Tidak, aku sudah membayarnya setengah. Jadi ayah tenang saja, aku pasti bisa melunasinya." Shen
Last Updated : 2026-09-11 Read more