Kemudian Pendekar Kera Sakti bertanya, "Siapa namamu, Nona?""Menurutmu siapa?""Konyol juga si cantik ini!" gumam Baraka dalam hatinya. Tawa Baraka yang mengguncangkan pundak itu membuat si gadis semakin berani sunggingkan senyum melebar."Namaku.... Telaga Sunyi.""Wow...! Nama julukan yang cantik sekali. Pas untuk gadis secantik kau!"Hati sang gadis berkata dalam hati, "Ah, dia selalu bikin jantungku berdebar-debar. Dia pandai memikat hati. Mungkin seribu gadis sudah pernah jatuh dalam pelukannya. Tapi... biarlah, semuanya biar berlalu, dan aku pun barangkali akan berlalu."Lalu terdengar suara Baraka berkata, "Seandainya aku punya nama seperti itu, akan kuukir pada setiap pohon sepanjang Tanah Jawa ini. Sayangnya namaku tak seindah namamu. O, ya... kau perlu tahu namaku?""Sudah tahu! Namamu Baraka, bukan? Kau punya gelar Pendekar Kera Sakti, bukan?""Rupanya kau lebih banyak tahu tentang diriku. Pasti kau ada di antara pe
Última atualização : 2025-12-31 Ler mais