Tirta memandang ke kejauhan seraya bergumam, "Ada gejolak kekuatan spiritual, tapi nggak murni. Energinya sangat mirip dengan energi manusia burung yang kusimpan. Jangan-jangan ... Keluarga Randolph masih punya manusia burung yang lain?"Tirta melanjutkan, "Tapi, kemampuan manusia burung ini terlalu lemah. Paling-paling mereka baru memasuki tingkat pembentukan fondasi. Selain itu, sepertinya mereka itu pria. Tsk, tsk .... Sayang sekali."Ekspresi Tirta tampak kecewa.Luvia yang berdiri di samping Tirta juga menyadari keberadaan orang-orang itu. Dia menanggapi, "Mereka seperti kultivator tingkat pembentukan fondasi, jumlahnya sembilan orang. Meskipun banyak, tetap nggak bisa mengancam keselamatan kita. Biar aku yang bereskan mereka saja."Ngung! Pedang panjang muncul di tangan Luvia. Dia yang sudah tidak sabar ingin beraksi hendak terbang ke udara.Tiba-tiba, Tirta mendengar permintaan Genta. Dia berbisik kepada Luvia, "Nggak usah, Kak Luvia. Semua manusia burung itu ... um ... sebenarn
Baca selengkapnya