"Kamu juga tahu kalau aku seorang dokter. Karena niat baik, aku pun menyelamatkannya. Aku juga nggak nyangka hal seperti ini akan terjadi." Tirta menunjukkan ekspresi tak berdaya.Nova berkata, "Menyelamatkan satu nyawa lebih berharga daripada apa pun. Kalau aku berada di posisimu, aku juga pasti akan menolong orang.""Suamiku, aku ... aku nggak bermaksud menyalahkanmu. Kamu juga nggak perlu merasa bersalah."Setelah mendengar penjelasan Arshala, hati Nova jauh lebih lega. Jika tidak, dia pasti mengira Tirta mencari wanita lain untuk menggantikannya."Nova, aku benar-benar nggak nyangka kamu begitu murah hati!" Dengan ekspresi tulus, Tirta memegang lengan Nova yang ramping sambil berkata, "Aku kira kamu akan memukul dan memarahiku.""Mana mungkin? Tadi aku sudah bilang, dalam situasi seperti itu, kalau aku juga pasti akan menyelamatkan orang."Nova meneruskan, "Lagi pula, kamu menyelamatkan seorang istri yang begitu kuat. Nantinya keselamatanmu juga jadi lebih terjamin.""Oh ya, sebena
Read more