Sikap seperti itu jelas menunjukkan bahwa situasinya sudah jauh di luar perkiraan Penasihat Negara, sehingga dia hanya bisa melampiaskan amarahnya karena merasa tidak berdaya. Sebenarnya, dia sejak awal sudah mengirim orang untuk membunuh Tirta dan bahkan bukan hanya satu kelompok.Namun, jika dilihat dari keadaan sekarang, pendapat Penasihat Negara berubah. Meskipun dia mengerahkan seluruh Dinasti Darminan, mereka juga belum tentu mampu menjadi lawan Tirta."Argh ....""Penasihat Negara, ampuni kami .... Penasihat Negara, jangan bunuh kami ...."Melihat kejadian itu, para selir itu kembali menjerit ketakutan karena takut mereka yang akan mati selanjutnya. Satu per satu dari mereka buru-buru melepaskan kain tipis yang dari awal memang hampir tidak mampu menutupi tubuh mereka, lalu berlutut di kaki Penasihat Negara dengan ketakutan. Mereka hanya berharap Penasihat Negara akan mengampuni nyawa mereka demi kecantikan mereka."Huh. Sekumpulan wanita jalang!" maki Penasihat Negara muda itu
Read more