Pelukan Noah dan Eliza perlahan terlepas. Suasana di sekitar mereka masih dipenuhi kehangatan, seperti sebuah gelembung kecil penuh cinta di tengah hiruk-pikuk bandara. Aishwa tersenyum tipis, Yura mengusap air mata, sementara Violet dan Jasmine berdiri berdekatan tak jauh dari sana, ikut terbawa suasana haru yang tak bisa dibendung. Sedikit di belakang, Kiara dan Rizky berdiri berdampingan. Kiara memandangi Noah dengan mata berkaca-kaca. “Itu anak yang dulu suka datang ke kamar dan mencari Aishwa…” gumamnya dengan suara lirih. “Sekarang dia tumbuh jadi pria yang begitu hangat.” Rizky mengangguk bangga. “Dulu ketika dia baru lahir, tubuhnya sangat lemah. Dan sekarang lihat, dia tumbuh menjadi laki-laki yang kuat dan hebat. Cara dia hormat pada Mommy Eliza saja sudah kelihatan karakternya.” Rizky tersenyum kecil, lalu menambahkan pelan namun penuh arti, “Kalau dia ingin jadi menantuku, akan langsung aku kawinkan dengan Ais.” Kiara langsung menepuk lengan suaminya sambil tersenyum
Last Updated : 2025-12-06 Read more