“ Ayo berdansa denganku.” Rahul tersenyum.Joya menatap tangannya dalam diam. Sebelum dia sempat berkata apa- apa, Jacky menarik lengan bajunya dan berbisik, “ Jangan kakak.”Rahul melirik Jacky dan tersenyum, “ Jangan khawatir, kakakmu bukan milikku sekarang, aku tidak akan melakukan apa pun yang akan membuatnya merasa tidak nyaman,” Janjinya.Joa mendengar kata- katanya dan menatap matanya, membuka mulutnya, dia menolak. “ Aku menolak.”“ Jika aku ingin tahu tentang apa pun yang berkaitan dengan Irwan dan kamu, maka aku akan bertanya padanya. Aku tidak perlu berdansa denganmu untuk mengetahui hal- hal tentang suamiku.” Katanya.Sekilas rasa penolakan dan kesedihan melintas di mata Rahul, tetapi ia segera menutupi emosinya. Sambil menarik kembali tangannya, ia tersenyum seolah tidak terjadi apa- apa. Sambil mengangkat bahu, ia terkekeh, “ Lagipula tidak ada salahnya mencoba.“ Ngomong- ngomong, Joya. Jika Irwan sangat mencintaimu mengapa dia tidak membantumu?” Rahul bertanya.“ Apa
Read more