“ Aku ingin kamu berteriak keras setiap tiga puluh detik. Berteriak seolah- olah aku menusukkan belati ini ke tubuhmu, berteriak, berteriak, berteriak, menangis... lakukan apa pun yang anda inginkan tetapi suara- suara kesakitan anda harus menggema di ruangan ini. Keluarkan bakat akting bodoh anda dan mulailah berteriak, apakah kamu mengerti?” Rahul bertanya.“ Dan jika tidak, pria di sini akan melayani kalian berdua,” tambahnya.Windy menggigil dan dengan cepat menganggukkan kepalanya. “ Aku, aku, aku akan berteriak... aku akan berteriak...” dia tergagap ketakutan.Puas dengan reaksinya, Rahul berbalik dan menatap suaminya. “ Pastikan dia berteriak setiap 30 detik. Dan jika dia tidak berteriak, maka kamu bisa menikmati suaminya,” perintahnya.Windy : “....”Leonard : “.....”Menikmati suaminya?Apa .. apa artinya itu?Mereka berdua saling memandang dengan terkejut, lalu menatap pria yang sedang menatap Leonard dengan mesum. Kemudian mereka menyadari kalau pria ini tidak dipanggil unt
Baca selengkapnya