Pada saat ini, Felicia yang sedang terbang tiba-tiba berhenti. Entah kenapa, seluruh tubuhnya terasa gelisah, jantungnya berdebar tanpa alasan.Di dalam mimpinya, potongan-potongan gambaran yang samar dan tak jelas itu terus berputar di benaknya."Afkar! Kamu berhasil menahan Vakappa? Apa Vakappa akan menyerangmu?" gumam Felicia dengan pelan, seolah-olah berbicara sendiri tanpa sadar.Detik berikutnya, iblis batin seolah-olah mulai muncul. Dia berhenti dan wajahnya menunjukkan ekspresi seperti orang yang hampir kehilangan kendali."Aku harus kembali! Hari ini, sekalipun mati, aku harus kembali! Kalau aku kabur seperti ini, pasti akan melahirkan iblis batin!""Afkar, aku bukan terlalu peduli padamu, aku hanya peduli pada masa depan kultivasiku! Kalau sampai muncul iblis batin dan membuat kekuatanku terhambat, lebih baik aku mati saja!" Felicia memegangi kepalanya, terus bergumam sendiri.Buzz! Detik berikutnya, tak jauh darinya, ruang tiba-tiba bergetar. Sesosok pria bertubuh sedang, se
Read more