Wajah Elman Windson dipenuhi kegembiraan mendengar kabar baik itu. Ia membungkuk hormat dan berkata dengan tulus, "Terima kasih, Tabib Barry." "Sejujurnya, pemuda ini masih harus berpartisipasi dalam Kompetisi Immortal Ascension besok." "Apakah menurutmu dia akan bangun sebelum kompetisi dimulai?" "Jika tidak ada hal yang tidak terduga terjadi, dia seharusnya bisa pulih sepenuhnya sebelum fajar besok," jawab Barry Lance sambil mengangguk dengan yakin. Mendengar jaminan itu, Elman Windson akhirnya merasa benar-benar lega. Ia segera mengeluarkan sebuah tas berisi kristal spiritual dan menyerahkannya dengan kedua tangan. "Tabib Barry, ini biaya konsultasi. Apakah menurutmu cukup?" Barry Lance memindai tas itu dengan indra spiritualnya sekilas. Ekspresinya menunjukkan kepuasan. "Cukup. Jika tidak ada hal lain, saya akan pamit dulu." Ia menatap Elman dengan serius. "Bos Elman, Anda harus segera menyembuhkan luka Anda. Jika tidak, mungkin akan ada efek samping permanen." Sete
閱讀更多