Janice tidak langsung menjawab pertanyaan Jason, melainkan baru berkata setelah berpikir sejenak, "Kalau begitu, bagaimana denganmu? Kalau Rachel nggak pulang ke negara ini, apa yang akan kamu lakukan?"Jason menempelkan dahinya ke dahi Janice dan tatapannya penuh emosi. "Sekarang kamu sudah pandai melempar kembali pertanyaanku ya."Janice manyun. "Kalau kamu ....""Aku ingin bersamamu," sela Jason sambil menatap Janice dengan serius.Wajah Janice makin memerah, tetapi hatinya lega karena tahu perasaan Jason. "Oh.""Nggak ada yang mau kamu katakan?" tanya Jason balik."Saat itu aku juga nggak berpikir terlalu banyak, hanya merasa mungkin kamu akan sedikit peduli padaku. Jadi, aku merasa harus bicara baik-baik denganmu, setidaknya kita nggak selalu saling berlawanan," jawab Janice dengan jujur.Jason yang tadinya mengernyitkan alisnya pun mengendur. "Mulai sekarang, kita bisa bicara baik-baik kapan pun.""Ya," balas Janice sambil menganggukkan kepalanya, lalu menguap.Jason berbaring me
더 보기