Kelima wanita itu telah keluar dari ruangan. Pintu tertutup perlahan, menyisakan Alvaro seorang diri dalam kesunyian yang terasa menyedihkanIa berdiri terpaku, rahangnya mengeras. Kedua tangannya mengepal, bergetar menahan frustasi.“Kenapa?” bisiknya, tapi amarahnya jelas terasa.Ia berjalan mondar-mandir, napasnya berat.Lima wanita. Lima. Dan tidak satu pun mampu membuat tubuhnya merespons.Tapi kenapa saat bersama Elena, keinginannya begitu kuat.Tatapan Alvaro mulai menerawang, mengingat bagaimana dia pertama kali melihat Elena. Hari itu, dia berada di rumah sakit untuk melakukan kontrol lukanya akibat penyerangan musuh yang berhasil menikam punggung bagian bawah miliknya. Karena kejadian itu, dokter memvonis ada masalah dengan kejantanan Alvaro.Awalnya dia tak percaya, dan sangat terpukul. Demi menjaga nama baiknya, sebagai penguasa kota dan bos para mafia. Dia menyimpan rapat-rapat hal tersebut. Apa jadinya, jika kabar ini terdengar oleh musuhnya. Seorang Alvaro yang terkena
Terakhir Diperbarui : 2025-01-15 Baca selengkapnya