Namun, tatapan Andini malah terlihat sangat tegas. Dia menatap pintu batu yang dingin itu sambil menarik napas dalam-dalam, lalu tersenyum ke arah semua orang. "Kalau nggak dicoba, bagaimana kita tahu nggak bisa?"Tubuh Rangga mungkin tidak akan mampu menunggu datangnya bulan purnama berikutnya, sehingga Andini harus masuk ke wilayah terlarang itu.Saat itu, terdengar suara Surya perlahan-lahan dari samping. "Kalian tenang saja. Selama ada aku dan Pasukan Harimau di sini, aku akan pastikan keselamatan Andin."Begitu terdengar kata-kata itu, Kino dari Pasukan Harimau juga ikut menyahut, "Benar. Markas suku Tru saja pernah kami terobos. Aku nggak percaya wilayah terlarang ini bisa lebih kejam daripada gerombolan suku Tru itu."Darya juga ikut tertawa, "Kami bahkan berhasil kabur dari Penjara Air Hitam milik Keluarga Gutawa, wilayah terlarang kecil seperti ini nggak perlu ditakuti."Nada bicara Darya terdengar terlalu sombong, tetapi Andini tahu Darya sengaja berkata seperti itu untuk men
더 보기