Share

Bab 1390

Author: Si Kecil Tangguh​
Cahaya obor di tangan Surya yang berkelip langsung menembus ke dalam ruang tersembunyi itu. Sinar putih yang dingin itu menerangi pemandangan di dalamnya dengan jelas, tulang belulang berserakan dan bertumpuk berlapis-lapis.

Semuanya adalah kerangka kecil yang rapuh, mungil, dan bahkan belum berkembang sempurna. Mereka menumpuk dalam posisi terpelintir, meringkuk, dan berantakan. Beberapa di antaranya bahkan hanya sebesar telapak tangan.

Pada saat itu, waktu seolah-olah membeku sepenuhnya.

Andini seperti dihantam palu raksasa yang tak kasatmata sampai terpaku di tempat dan pikirannya menjadi kosong.

"Binatang!"

"Keluarga Gutawa bajingan! Semuanya pantas dicincang hidup-hidup!"

"Keparat! Apa mereka masih pantas disebut manusia?"

Para Pasukan Harimau akhirnya tidak mampu menahan diri mereka lagi, amarah yang sudah lama mereka pendam pun langsung meledak. Meskipun mereka telah melewati ratusan pertempuran dan terbiasa menyaksikan gunung mayat serta lautan darah, mereka tidak pernah meliha
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Putri Pengganti Untuk Keluarga Adipati   Bab 1391

    "Ini ... pasti tempat untuk mengalirkan darah," kata Joso dengan nada muram.Semua orang langsung memahami maksud Joso. Mereka langsung maju sambil mengangkat ember-ember berisi darah babi yang mereka bawa, lalu mengarahkannya ke lubang itu dan mulai menuangkan isinya. Cairan kental berwarna merah gelap mengalir deras ke dalam lubang hitam yang tak berdasar sampai menimbulkan bunyi yang keras.Satu ember, dua ember, tiga ember, empat ember ....Darah babi terus mengalir tanpa henti, tetapi pilar batu itu tetap tidak bergerak dan tidak bereaksi. Bau amis yang menyengat makin memenuhi udara sampai membuat orang lain hampir muntah. Semua orang juga perlahan-lahan merasa muram seiring ember-ember yang satu per satu dikosongkan. Saat hanya tersisa satu ember terakhir, suasana juga menjadi sangat menekan."Bagaimana ini? Tinggal satu ember lagi. Atau aku keluar sekarang untuk mengambil tambahannya?" tanya Danbo.Surya mengernyitkan alisnya, lalu menggelengkan kepala. "Nggak sempat. Saat kamu

  • Putri Pengganti Untuk Keluarga Adipati   Bab 1390

    Cahaya obor di tangan Surya yang berkelip langsung menembus ke dalam ruang tersembunyi itu. Sinar putih yang dingin itu menerangi pemandangan di dalamnya dengan jelas, tulang belulang berserakan dan bertumpuk berlapis-lapis.Semuanya adalah kerangka kecil yang rapuh, mungil, dan bahkan belum berkembang sempurna. Mereka menumpuk dalam posisi terpelintir, meringkuk, dan berantakan. Beberapa di antaranya bahkan hanya sebesar telapak tangan.Pada saat itu, waktu seolah-olah membeku sepenuhnya.Andini seperti dihantam palu raksasa yang tak kasatmata sampai terpaku di tempat dan pikirannya menjadi kosong."Binatang!""Keluarga Gutawa bajingan! Semuanya pantas dicincang hidup-hidup!""Keparat! Apa mereka masih pantas disebut manusia?"Para Pasukan Harimau akhirnya tidak mampu menahan diri mereka lagi, amarah yang sudah lama mereka pendam pun langsung meledak. Meskipun mereka telah melewati ratusan pertempuran dan terbiasa menyaksikan gunung mayat serta lautan darah, mereka tidak pernah meliha

  • Putri Pengganti Untuk Keluarga Adipati   Bab 1389

    Namun, tatapan Andini malah terlihat sangat tegas. Dia menatap pintu batu yang dingin itu sambil menarik napas dalam-dalam, lalu tersenyum ke arah semua orang. "Kalau nggak dicoba, bagaimana kita tahu nggak bisa?"Tubuh Rangga mungkin tidak akan mampu menunggu datangnya bulan purnama berikutnya, sehingga Andini harus masuk ke wilayah terlarang itu.Saat itu, terdengar suara Surya perlahan-lahan dari samping. "Kalian tenang saja. Selama ada aku dan Pasukan Harimau di sini, aku akan pastikan keselamatan Andin."Begitu terdengar kata-kata itu, Kino dari Pasukan Harimau juga ikut menyahut, "Benar. Markas suku Tru saja pernah kami terobos. Aku nggak percaya wilayah terlarang ini bisa lebih kejam daripada gerombolan suku Tru itu."Darya juga ikut tertawa, "Kami bahkan berhasil kabur dari Penjara Air Hitam milik Keluarga Gutawa, wilayah terlarang kecil seperti ini nggak perlu ditakuti."Nada bicara Darya terdengar terlalu sombong, tetapi Andini tahu Darya sengaja berkata seperti itu untuk men

  • Putri Pengganti Untuk Keluarga Adipati   Bab 1388

    Ganendra seolah-olah sudah memperkirakan pertanyaan itu akan muncul sejak awal. Ekspresinya tetap tenang, bahkan menampilkan sedikit kesan seolah-olah tidak tersinggung padahal Rangga sudah salah paham dengan tepat. Dia mundur selangkah dengan santai, lalu menghadap Rangga yang terbaring lemah di ranjang dan membungkuk untuk memberi hormat."Jenderal, terus terang saja, aku sudah lama mengagumi reputasi gemilang Jenderal di medan perang Negara Darsa. Keberanian dan kecerdikan strategi Jenderal sungguh membuatku kagum. Kali ini aku bisa menyelamatkan Jenderal, pertama-tama adalah untuk memenuhi rasa kagum pribadiku."Ganendra mengangkat kepala dan tatapannya yang membara memancarkan kesan ketulusan yang sengaja ditampilkan. "Kedua, aku juga berharap setelah tubuh Jenderal pulih, Jenderal bersedia menetap di Negara Tarbo dan mengabdi bagi negaraku. Dengan kemampuan Jenderal, aku yakin Jenderal pasti bisa mendapatkan jasa besar."Namun, mendengar semua itu, Rangga hanya bisa terlihat teta

  • Putri Pengganti Untuk Keluarga Adipati   Bab 1387

    Ganendra sengaja berhenti sejenak, membiarkan suasana yang terasa berat itu menekan Rangga hingga nyaris kehabisan napas. Setelah itu, dia baru mengucapkan kata demi kata itu dengan jelas dan perlahan-lahan menancapkan kebohongan itu dalam-dalam ke dalam ingatan Rangga yang kosong."Aku tebak wanita dalam mimpi Jenderal Rangga itu pasti Andini. Dia itu sahabat masa kecilmu yang tumbuh bersamamu sejak kecil, tapi pada saat yang sama ...."Suara Ganendra tiba-tiba menjadi tajam dan menusuk hati Rangga dengan kejam. "Dia juga musuh yang sudah memusnahkan seluruh Keluarga Maheswara.""Musuh ... yang memusnahkan keluargaku?" gumam Rangga dengan mata yang membelalak, lalu menyipitkan matanya. Seolah-olah baru saja mendengar hal paling tidak masuk akal sekaligus mengerikan di dunia, wajahnya menjadi pucat pasi.Ganendra menjawab dengan suara yang terdengar tegas dan berwibawa, "Benar. Keluarga Maheswara adalah keluarga yang setia turun-temurun dan seluruh anggotanya adalah pahlawan. Karena di

  • Putri Pengganti Untuk Keluarga Adipati   Bab 1386

    Namun, makin dikejar dengan tergesa-gesa, bayangan itu makin cepat memudar. Hingga akhirnya, sosok itu benar-benar lenyap di kedalaman kabut putus asa yang tak bertepi, hanya menyisakan gema samar-samar yang memilukan hati."Jangan pergi!"Rasa panik yang menyesakkan dan kehilangan yang begitu besar langsung mencengkeram Rangga. Dia meraung sambil tiba-tiba mengulurkan tangan ke depan untuk meraih dan tubuhnya berguncang hebat, lalu akhirnya berhasil melepaskan diri dari mimpi buruk yang dingin dan mencekik itu. Sepasang matanya pun tiba-tiba membelalak.Napas Rangga yang terengah-engah terdengar sangat jelas di kamar yang sunyi senyap itu. Keringat dingin telah membasahi pakaian dalam tipisnya dan menempel dingin di tubuhnya. Tatapannya yang tadinya kabur karena genangan air mata perlahan-lahan menjadi fokus.Namun, hal pertama yang dilihat Rangga adalah sosok berpakaian hitam pekat yang duduk tegak di sisi ranjang, yaitu Ganendra. Dia sedang menatap Rangga dalam diam dengan tatapan p

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status