Aroma ikan pedas memenuhi seluruh dapur—gurih, pedas, dan menggoda. Supnya meresap ke dalam nasi, membuat setiap suapan terasa luar biasa nikmat. Ikan yang baru diangkat itu masih mengepul, warnanya merah keemasan, menggugah selera siapa pun yang melihatnya.Saat Agatha sibuk menata piring, Fahira baru pulang. Begitu masuk dapur, fahira5 langsung menghirup aroma yang menyebar.“Agatha, apa yang kamu masak? Wanginya luar biasa.”Agatha tersenyum sambil membuka tutup panci, memperlihatkan ikan pedas yang menggugah selera.“Ikan pedas khas daerahku. Kami biasa makan ikan dan supnya sekaligus. Ada bihun juga. Beberapa keluarga suka menambahkan telur rebus, tapi aku pilih bihun.”Fahira terpana melihat warna merah menyala di dalam panci.“Ibu belum pernah makan ikan seperti ini. Kelihatannya enak sekali.”“Asalkan rasanya cocok di lidah Ibu, aku senang,” jawab Agatha sambil meracik bumbu terakhir.Fahira memegang tangan menantunya, menatapnya dengan rasa bersalah.“Agatha, setiap hari kamu
Last Updated : 2025-11-03 Read more