Keempat laki-laki anak buah Golok Terbang pun terdiam. Si Tinggi kini bangkit berdiri, menghadap pada pemuda di depannya dengan tatap mata mencorong talam dibakar amarah."Anak muda. Siapa kau. Beraninya kau mengaku raja? Memangnya kau ini raja apa?"Si pemuda tersenyum, sambil pencongkan mulutnya dia menjawab. ”Aku adalah Pendekar, eh... Raja Sinting, hahaha”.Golok Terbang mendengus."Seperti yang kuduga, kau memang bukan raja. Kau bahkan hanya pantas menjadi raja kunyuk, sinting. Ha ha ha""Ya.” Sahut Angon Luwak sambil manggut-manggut."Jika aku menjadi raja kunyuk. Kau malah lebih pantas menjadi raja anjing. Ha ha ha.” Ucapan Angon Luwak karuan saja membuat Golok Terbang menjadi sangat marah. Seketika tawanya terhenti, mata mendelik, kumis bergerak-gerak, dua tengan terkepal erat mengeluarkan suara berkeretekan Melihat ini Angon Luwak malah meledek."Wuah ha ha ha. Ternyata raja anjing mulai marah. Bagaima
Última atualização : 2026-01-12 Ler mais