Jauh melatar belakangnya, sinar rembulan merayapi permukaan laut yang agak tenang. Ombak masih tetap cukup besar menampar-nampar pantai."Selamat malam," sapa tamu tak diundang, tanpa menoleh. Suaranya agak sengau.Dedengkot Sinting cemberut."Aku tahu ini malam," gerutunya. "Masalahnya, apa kau tahu malam itu waktunya orang tidur!" ujarnya, mulai sok galak. Mau 'unjuk gigi' dia, kendati giginya sudah tinggal sisa."Kalau kau ingin mencapai tingkat kesempurnaan hidup, tentunya kau tak akan menghabiskan seluruh malam untuk tidur saja.""Ah, sok tahu kau! Eh, lagi pula siapa kau ini sebenarnya? Kenapa lancang-lancangnya kau mengajari aku? Kau tahu, aku ini sudah terlalu tua untuk kau ceramahi macam itu. Tahu!"Tetap masyuk mengilik-ngilik telinga, orang bercaping berkata lagi, "Aku bukan mengajari. Cuma mengingatkan....""Ah, apa bedanya! Itu kan cuma silat lidahmu saja. Sebenarnya kau memang bermaksud menggurui ku. Biar terdengar agak
Last Updated : 2025-12-25 Read more